Tuesday, January 17, 2017

Cheria Wisata: Wisata Halal Korea Selatan



Asyiknya Tour Wisata Halal Korea Selatan
Bersama Cheria Wisata Tour & Travel




http://www.cheria-travel.com 



Seoul … Gangnam Style … Meteor Garden …. dan Lee Min Ho …. adalah sederet nama yang sangat familiar mengenai Korea Selatan, termasuk masyarakat Indonesia. Korea Selatan memang sangat dikenal dunia beberapa tahun belakangan ini. Apalagi, demam K-Pop yang mewabah seantero dunia membuat Korea Selatan semakin dikenal masyarakat dunia. Apalagi, para penyanyi K-Pop wanita yang berbodi mulus dan seksi serta wajah yang cantik dengan goyangan tarinya (baca: dance) yang memikat hati membuat setiap orang terpana untuk menyaksikannya. Ditambah lagi dengan demam Gangnam Style, menambah deretan panjang Korea Selatan lebih terkenal.
Kondisi itulah yang menyebabkan wisatawan internasional ingin berkunjung ke Korea Selatan. Masyarakat Indonesia pun tidak mau ketinggalan turut serta berkunjung ke Korea Selatan. Namun, wisatawan dari Indonesia yang mayoritas beragama Islam masih ada keraguan tentang kondisi halal pariwisata yang ada di Korea Selatan. Apalagi, Korea Selatan yang mayoritas beragama Buddha tentunya berbeda kebiasaan dan adat-istiadatnya dengan Indonesia. Tidak usah khawatir, Korea Selatan kini berbenah diri dengan mengangkat wisata halal agar bisa dinikmati dengan mudah seluruh pelancong dunia.
Lantas, untuk berkunjung ke Korea Selatan tentunya membutuhkan Tour & Travel yang terpercaya dengan wisata halalnya. Nggak usah pusing tujuh keliling brosis! Sekarang, percayakan perjalanan wisata halal anda pada Cheria Wisata Tour & Travel. Karena,  CheriaWisata Tour Travel Halal Terlengkap di Indonesia hanya bisa diperoleh di Cheria Wisata Tour & Travel. Sebuah perusahaan biro perjalanan wisata yang sudah berpengalaman, terpercaya dan melayani anda dengan sepenuh hati. 

Korea Selatan in Brief
Mengunjungi Korea Selatan, tentunya kita juga perlu mengetahui tentang kondisi negara tersebut. Hal ini diperlukan agar kita mempunyai pegangan untuk memahami apa saja yang berhubungan dengan Korea Selatan. Menilik sejarah, bahwa pariwisata di Korea Selatan mengacu pada industri pariwisata di Republik Korea. Informasi menunjukan bahwa pada tahun 2007, ada 6,4 juta turis asing yang berkunjung ke Korea Selatan.
Fakta tersebut yang menyebabkan Korea Selatan menjadi negara di urutan ke-36 yang paling sering dikunjungi di dunia. Mengejutkan, sesuai rilis Korea Tourism Organisation (KTO) menyatakan bahwa jumlah turis yang berkunjung ke Korea Selatan pada tahun 2016 menembus rekor tertinggi yaitu 17 juta wisatawan atau 32 orang setiap 1 menitnya (detik.com). Fantastik! 
Korea Selatan memang begitu fenomenal. Mengapa? Karena mayoritas industri pariwisata Korea Selatan didukung oleh pariwisata domestik. Serta, berkat jaringan luas kereta api nasional dan bus, sebagian besar negara terletak dalam satu hari perjalanan pulang pergi dari dan ke kota-kota besar. Bahkan, Bandar Udara Internasional Incheon, di dekat Seoul, pernah menjadi bandar udara terbaik di dunia pada tahun 2006 hingga tahun 2012. Wisatawan internasional datang terutama dari negara-negara terdekat di Asia. Jepang, China, Hong Kong dan Taiwan bersama-sama menjadi sekitar 75% dari jumlah wisatawan internasional. 



Korea Selatan (Sumber: Nationalgeographic.co.id)

10 Alasan Harus Berlibur Ke Korea Selatan
Annyeonghaseyo! Hai apa kabar? Itulah sapaan yang akrab di telinga kita ketika berkunjung ke Korea Selatan. Sapaan yang hangat yang senantiasa memacu kita untuk menikmati dan mengeksplorasi keunikan Korea Selatan. Lanjut, apa sih yang membuat wisatawan internasional termasuk Indonesia mau datang ke Korea Selatan. Tentunya punya alasan yang kuat yang menarik wisatawan untuk datang berkunjung. Berikut ini beberapa alasan masyarakat dunia mau datang berpetualang ke Korea Selatan :  
  1. Budaya Korea Selatan
Budaya merupakan rangsangan terkuat wisatawan asing untuk datang ke Korea Selatan. Bahkan, anda tidak akan menyesal mengunjungi Korea Selatan karena negeri ini menawarkan keunikan budaya yang sangat menarik. Budaya yang bisa kita nikmati mencakup berbagai tradisi, inovasi serta kehidupan tradisional dan modern yang saling berdampingan. Ditambah lagi, anda bisa menikmati keunikan bangunan peninggalan bersejarah selama berada di Korea Selatan, di antaranya adalah Gyeongbokgung Palace, Changdeokgung Palace dan Bukchon Hanok Village.
  1. Pesona Indah Alam
Seperti layaknya Indonesia yang terkenal dengan keindahan alamnya, Korea Selatan pun ternyata tidak hanya terkenal akan keunikan budayanya. Keindahan alam yang ada mampu menghipnotis para wisatawan untuk betah berlama-lama berlibur di Korea Selatan. Apalagi, jika anda mengunjungi Seoul, anda bisa singgah di Nami Island yang sangat terkenal dan memiliki pemandangan indah.
Tempat wisata tersebut sangat cocok untuk mengabadikan momen berlibur Anda ke Korea Selatan. Bukan hanya itu, anda juga bisa mengunjungi Mt. Seorak, Busan ataupun Jeju Island yang sudah memiliki banyak penggemar juga di dunia. Tentunya, kita tidak ingin melewati tempat-tempat yang indah tersebut bukan?
  1. Makanan Korea Selatan
Berwisata tentu tidak akan lepas dari menikmati kuliner daerah wisata setempat. Sama halnya jika anda berkunjung ke Korea Selatan maka anda pun tidak akan lepas untuk mencicipi kuliner Korea Selatan yang sudah terkenal. Sebagai informasi bahwa meskipun makanan Korea memiliki banyak persamaan elemen dengan makanan Asia lainnya namun ternyata Anda tidak akan dapat menemukan beberapa bahan, kombinasi rasa dan resep di masakan Korea dari masakan Asia lainnya. Itulah sebabnya kuliner merupakan menu wajib saat anda berkunjung ke Korea Selatan.
  1. Belanja Seru Di Korea Selatan
Berbelanja di Korea merupakan salah satu pengalaman yang menarik. Di kota besar seperti Seoul, Anda bisa dengan mudah menumpahkan hasrat berbelanja di tiap waktunya karena disana terdapat banyak pusat perbelanjaan yang luar biasa dan cocok untuk segala selera dan kantong Anda.
  1. Keramahan Masyarakat Korea Selatan
Ada peribahasa bahwa penerimaan yang baik terhadap tamu mengakibatkan tamu tersebut akan betah untuk berkomunikasi dengan tuan rumah. Apalagi, senyum dan keramahan membuat tamu akan menjadi teringat selamanya. Dalam hal pariwisasta, tidak berbeda dengan beberapa negara Asia lainnya, ternyata masyarakat Korea Selatan juga terkenal akan keramahan dan kebaikan hati untuk saling menolong.
Bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke Korea Selatan, keramahan mengakibatkan terjalin komunikasi dua arah. Jadi, wisatawan tak segan-segan untuk membaur dengan masyarakat setempat. Justru, kondisi inilah membuat pengenalan budaya Korea Selatan lebih dalam oleh wisatawan.
  1. Obat Tradisional Korea Selatan
Ini adalah alasan yang menarik bagi wisatawan. Seperti halnya negara Asia lainnya seperti Jepang dan China, Korea Selatan pun terkenal dengan pengobatan tradisionalnya. Oleh sebab itu, wisatawan yang datang ke Korea Selatan bisa mencoba pengobatan akupuntur dan bekam disana. Perlu diketahui bahwa praktisi akupuntur di Korea Selatan sangat ahli. Apalagi, harga pengobatan yang mereka tawarkan lebih terjangkau dibandingkan dengan para praktisi akupuntur di negara barat.
  1. Sauna Korea Selatan
Sauna merupakan salah satu sarana untuk membuat badan menjadi lebih sehat. Banyak cara atau lat yang ditawarkan dim Indonesia. Nah, bagi anda yang ingin mencoba sauna ala Korea Selatan maka perjalanan wisata ke Negara tersebut sangatlah tepat. Sauna Korea Selatan sangat menarik untuk dicoba dan tentunya berbeda dengan spa dan sauna di negara lainnya termasuk di Indonesia.
Yang menarik, harganya juga lebih terjangkau jika dibandingkan dengan fasilitas yang ditawarkan dengan standar negara barat. Lanjut, anda bisa menikmati pijat tradisional ala Korea Selatan. Anda juga bisa mendapatkan pelayanan menarik lain yang membuat wisata anda lebih menyenangkan.
  1. Taman Hiburan Korea Selatan
Berwisata adalah mencari kesenangan atau keseruan. Wisata bisa menghilangkan stress dari rutinitas. Itulah sebabnya setiap tempat wisata menawarkan tempat hiburan menarik bagi wisatawan. Jika anda berkunjung ke Korea Selatan dengan Paket Wisata Halal Korea melalui Cheria Wisata Tour & Travel, bisa menikmati  berbagai wahana seru dan menarik. Anda diberikan kesempatan untuk mengunjungi berbagai taman hiburan seperti Everland di Seoul ataupun Lotte World yang sama-sama memberikan warna pada liburan anda.
  1. Kaya Akan Festival Tradisional
Banyak wisatawan datang ke Korea Selatan karena tertarik dengan berbagai festival menarik yang masih bersifat tradisional. Oleh karena itu, Korea Selatan sering mengadakan berbagai festival tradisional yang tujuan utamanya selain menarik wisatawan untuk berlibur ke Korea adalah tak lain untuk menjaga kekayaan budaya serta memberikan wawasan sejarah kepada masyarakatnya melalui cara yang unik dan menyenangkan. Festival-festival tradisional yang bisa kita nikmati saat berada di Korea Selatan di antaranya adalah Festival Kunang-kunang Muju, Festival Lumpur Boryeong, Festival Gwacheon Hanmadang, Festival Tari Topeng Andong dan Festival Lampion Jinju Namgang.
  1. Ginseng Korea dan Teh Hijau
Nah, ini adalah alasan yang menarik ketika wisatawan datang ke Korea Selatan. Mendapatkan tumbuhan Ginseng yang asli dan langsung dari negerinya merupakan sebuah kepuasan. Dunia pun sudah mengakui bahwa Ginseng yang berasal dari Korea Selatan merupakan  ginseng yang terbaik di dunia.
Bagi pengemar Ginseng sejati maka  anda bisa dengan mudah membeli di Korea Selatan yang harganya bisa diperoleh lebih murah. Bukan itu saja, teh hijau Korea juga terkenal sangat baik dan bermanfaat untuk kesehatan. Biasanya dikonsumsi untuk membuat tubuh menjadi langsing atau membuang lemak tubuh. 

Liburan Saat Musim Dingin
Korea Selatan dikenal dengan 4 musimnya seperti negara Jepang. Musim yang perlu disikapi dengan baik adalah saat musim dingin dan semi, terutama bagi wisatawan Indonesia yang biasa hidup di daerah tropis. Perlu diketahui bahwa udara yang dingin dan turunnya salju bisa jadi membuat badan kita sakit. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya anda mempersiapkan obat-obatan untuk menjamin kondisi badan tetap fit dan bugar. Tidak ada salahnya, berkonsultasi ke dokter menjelang keberangkatan sehingga bisa mengantisipasi jika ada kejadian yang tidak kita inginkan.
Setelah urusan destinasi wisata dan kesehatan beres, jangan lupa untuk menyiapkan segala peralatan dan pakaian yang dibutuhkan seperti pakaian hangat, payung dan sepatu. Oleh karena musim dingin di Korea Selatan bisa mencapai suhu minus derajat maka pastikan benar pakaian hangat bisa melindungi dan menghalau dinginnya salju. Perlengkapan lain seperti sarung tangan, syal, topi dan kaos kaki adalah fashion item yang juga harus dibawa. 
Cuaca dingin di Korea Selatan memaksa anda harus mengenakan pakaian khusus yang bisa menghangatkan badan anda seperti coat, mantel, syal hingga sarung tangan, kaos kaki dan juga sepatu kulit atau boot yang bisa menghangatkan kaki. Dengan kata lain, anda akan mengenakan pakaian berlapis-lapis ketika berada di Korea Selatan saat musim dingin. Dan tidak heran jika anda akan mengenakan pakaian hingga 5 lapis baju. Oleh sebab itu, anda perlu bawa pakaian dengan bahan wol dan kulit yang lebih hangat.
Urusan alas kaki, anda perlu membawa sepatu yang nyaman dipakai. Pilihlah alas kaki yang enak dipakai dan tidak licin. Jika disarankan, anda bisa memakai sepatu boot karena sepatu jenis ini dapat menahan udara dingin. Menggunakan sepatu dengan alas bergerigi membuat anda mudah untuk berjalan di atas salju yang licin agar tidak terpeleset.
Usahakan sepatu anda cukup rapat dan tidak mudah tembus air. Salju sifatnya cukup lembut dan bagaikan es serut yang bisa saja menembus sepatu anda. Jika sepatu anda tipis, bisa menembus lapisan sepatu yang membuat kaki akan kedinginan. Tambah lagi, body lotion juga sangat diperlukan karena musim dingin membuat kelembapan udara sangat rendah.
`Sama halnya di Indonesia ketika musim hujan datang, di Korea Selatan pun saat musim dingin membuat perut kita senantiasa lapar. Jika kita tidak terbiasa dengan masakan khas ala Korea, tidak ada salahnya kita bisa membawa bekal dari Indonesia yang tahan lama. Tetapi, namanya wisata ke Korea Selatan menjadi kurang afdhol jika tidak mencicipi kuliner negeri ginseng tersebut seperti bungeo-ppang, hoppang, baked sweet potatoes & chestnuts roasted dan toppoki.

Yuk, Mengenal Jejak Islam di Korea!
Korea Selatan sangat cermat menyikapi kedatangan wisatawan yang berasal dari negara-negara yang penduduknya mayoritas bergama Islam. Mengembangkan wisata halal merupakan keharusan untuk meningkatkan kedatangan wisatawan. Bagaimana dengan wisatawan Indonesia yang sangat peduli dengan kondisi halal di Korea Selatan? Sekarang banyak Tour & Travel yang menawarkan wisata halal ke Korea Selatan. Salah satu perusahaan biro perjalanan wisata yang menawarkan Paket Tour Wisata Halal Korea adalah Cheria Wisata Tour & Travel. Kita juga bisa melihat tayangan video berikut ini:


Paket Tour Korea Selatan|Wisata Muslim Cheria
(Sumber: Cheria Wisata)

Tidak perlu khawatir, dalam Paket wisata ke Korea Selatan tahun 2017, anda akan disajikan makanan halal dan juga berkesempatan untuk mengunjungi pusat Islam di Seoul yaitu Masjid Itaewon serta bertemu dengan Imam besar di sana untuk berbincang mengenai perkembangan agama Islam yang tersebar di Seoul. Bukan hanya itu, anda juga diberikan kesempatan untuk berbelanja seru ke berbagai pusat perbelanjaan dan menikmati sensasi beragam wahana permainan seru di Lotte World serta menikmati pemandangan indah di Nami Island.
Namun, hal terpenting adalah anda akan berwisata halal atau religi untuk meningkatkan daya keimanan ketika berada di Korea Selatan. Salah satunya adalah mengenal jejak Islam di Korea Selatan. Perlu diketahui bahwa berdasarkan manuskrip kuno, agama Islam sudah masuk ke Korea sejak abad ke-9 di masa kerajaan Silla Bersatu. Pada masa itu, Islam dibawa oleh para pedagang muslim dari Persia, Irak, dan Arab. Beruntung sekali bahwa agama Islam diterima di kerajaan itu sebagai budaya baru.
Lama-kelamaan, agama Islam berasimilasi dengan Buddhisme dan Shamanisme. Banyak pedagang muslim yang menetap di sini dan membentuk desa-desa muslim. Budaya Islam dapat dibuktikan dengan penemuan-penemuan patung-patung wali kerajaan dengan karakter khas Persia serta manuskrip kerajaan Silla. Menariknya, hubungan baik agama Islam dan agama setempat masih berlanjut sampai abad 15 di masa akhir kerajaan Goryeo. Setelah itu jejak Islam menghilang dan muncul kembali di abad ke 20 sampai sekarang. Bahkan, agama Islam kembali dikenal di Korea pada masa perang Korea melalui Manchuria dan Brigade Turki. Brigade Turki yang berada di bawah perintah PBB membantu Korea Selatan selama masa Perang Korea.
Selain membantu di medan perang, Turki juga membantu pekerjaan kemanusiaan melalui Korea Muslim Society (KMS) (1955) dan mendirikan masjid pertama di kota Iteawon Korea Selatan. Pada tahun 1967, KMS berubah menjadi Korea Muslim Federation (kmf) dan berkantor pusat di masjid yang sama, yaitu Soeul Central mosque menjadi daftar tempat wisata di korea selatan untuk peziarah muslim.

Wisata Menarik Di Korea Selatan

Monumen Peringatan Perang Korea
Monumen Peringatan Perang Korea adalah tempat paling menarik untuk mengetahui riwayat Perang Korea hingga militer Korea. Monumen peringatan Perang berdiri di areal lahan yang luasnya 20 ribu m2, terletak di kawasan Yongsan-Dong yang dahulu merupakan markas tentara Korea. Di kawasan ini terdapat pula museum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari monumen tersebut. Terdapat banyak layar interaktif dalam museum dengan teknologi touchscreen yang dapat memberi pengetahuan bagi Anda.
Pembuatan monumen ini bertujuan untuk mengingat masa-masa kelam dalam sejarah perang Korea, menceritakan banyak hal pada wisatawan tentang konflik yang terjadi di Korea sekitar 60 tahun yang lalu. Bukan itu saja, wisatawan juga bisa menjumpai berbagai macam barang peninggalan perang serta peralatan militer yang jumlahnya hingga 13 ribu. Untungnya, untuk menikmati perjalanan wisata ke monumen ini tidak dikenakan biaya apapun alias gratis. 




Monumen Peringatan Perang Korea 
(Sumber: cheria-travel.com)


Seoul Arts Center (Pusat Kesenian Seoul)
Bangunan ini terletak di kawasan Seocho-gu, Korea. Tempat ini digunakan sebagai gedung pementasan kesenian di Seoul, dibangun pada tahun 1984 dan merupakan himpunan sembilan buah bangunan dengan fungsinya masing-masing, seperti Opera House, Music House, dan sebagainya. Di Seoul Arts Center, anda dapat menonton pertunjukan seni budaya dan pameran, tarian, opera, teater, hingga film dan musik. Di tempat juga beberapa organisasi kesenian dan kebudyaaan penting di Korea Selatan bermarkas.



Seoul Arts Center (Pusat Kesenian Seoul) 
(Sumber: cheria-travel.com)


Istana Gyeongbok (Gyeongbokgung)
Istana Gyeongbok adalah simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea. Istana ini didirikan pada tahun 1395 dan merupakan istana yang terbesar di Korea Selatan. Lanjut, istana tersebut merupakan istana utama Dinasti Joseon. Saat masuk dari gerbang utama Gwanghamun, anda akan menyaksikan hamparan halaman batu yang luas.
Perlu diketahui, di dalam istana Gyeongbok inilah terdapat Museum Nasional Rakyat Korea (National Folk Museum of Korea). Beruntung sekali, di tempat wisata ini, anda bisa menyewa baju tradisional Korea, yang selanjutnya berfotoria untuk mengabadikan momen wisata sebagai kenang-kenangan. Sebagai informasi, untuk memasuki kawasan istana tersebut wisatawan harus membayar tiket masuk sebesar 3 ribu won atau sekitar 30 ribu rupiah. 


Istana Gyeongbok (Gyeongbokgung
(Sumber: cheria-travel.com)

Masjid Pusat Seoul, Masjid Itaewon
Setiap negara mempunyai sisi yang unik yang membuat wisatawan asing untuk datang berkunjung. Untuk meningkatkan kedatangan wisatawan dari negara mayoritas berpenduduk Islam, wisata muslim Korea Selatan biasanya digabungkan dengan wisata hiburan lainnya. Pelayanan dan  kebutuhan wisatawan muslim juga sangat diperhatikan, seperti tujuan wisata religi dan makanan yang halal. Tujuan diadakannya wisata muslim Korea Selatan ini tiada lain mengenalkan kehidupan Muslim di Korea Selatan. Juga, memberi rasa aman dan nyaman bagi wisatawan Muslim yang ingin datang ke Korea.
Walaupun populasi umat muslim di Korea Selatan tidak terlalu banyak, anda bisa menemukan atmosfer kehidupan muslim di Seoul Central Mosque yang berada di Itaewon, Seoul, Korea Selatan. Itulah sebabnya sering disebut sebagai Masjid Itaewon tepatnya berada di distrik Yongsan-gu. Masjid Itaewon ini dalam bahasa Arab bernama Masjid Si’ul Al Markaz. Tetapi, petunjuk jalan yang dibuat oleh pemerintah setempat menuliskannya dengan bahasa Inggis yakni Seoul Central Mosque.
Arsitektur Masjid Itaewon mempunyai ciri yang khas membuat wisatawan akan dengan mudah mengenali masjid ini. Di pintu utama terdapat tulisan “Allahu Akbar” menggunakan huruf Arab yang cukup besar. Bagi masyarakat setempat dan pemeluk non muslim, masjid ini merupakan titik destinasi wisata karena keindahan arsitekturnya. Apalagi Seoul Central Mosque ini terletak antara Namsan dan Han River.
Masjid Itaewon merupakan masjid pertama dan satu-satunya di Seoul sekaligus masjid terbesar di Korea atas bantuan dari pemerintahan Korea dan kontribusi moneter yang besar dari Arab Saudi dan negara-negara Islam lainnya. Seoul Central Mosque yang dibuka untuk pertama kalinya pada tanggal 5 Mei 1976. Selain menjadi pusat agama Islam, masjid ini juga merupakan kebanggaan lebih dari 45 ribu masyarakat Korea asli yang memeluk Islam sejak lama. Perluasan bangunan ini dilakukan pada tahun 1991 setelah pengelola setempat mendapatkan sumbangan dari pemerintah Arab Saudi sebesar 3,5 miliar Won.
Masjid ini memiliki tiga lantai, yang memiliki fungsi berbeda. Di lantai pertama terdapat kantor Federasi Muslim Korea dan ruang pertemuan, sedangkan ruang salat berada di lantai dua dan tiga. Di tempat ini juga dibangun sebuah madrasah yang dijadikan sebagai lembaga pendidikan Islam bagi anak-anak, Pusat Penelitian Kebudayaan Islam dan Organisasi Islam lainnya. Menarik sekali, di Masjid Itaewon ternyata ada ustadz seperti di masjid lainnya. Setiap hari ada sholat jamaah, dan tiap hari Jumat ada shalat jumat. 



Seoul Central Mosque, Itaewon Seoul 
(Sumber: cheria-travel.com)

Sungguh menarik, lokasi Masjid Itaewon berada dekat basis militer AS di Korea Selatan. Jadi, pemandangan hilir mudik tentara AS menjadi hal yang biasa. Untuk sampai ke Masjid Itaewon, anda bisa menumpang subway jalur 6 melalui Seoul Subway dan turun di Stasiun Itaweon pintu exit nomor 3. Ketika, anda turun dari stasiun akan menemukan Fire Station Itaewon, selanjutnya berbeloklah ke arah kanan. Selanjutnya, jika sampai di persimpangan, kita mengambil arah ke kiri dan berjalanlah sekitar 200 meter. 
Di kawasan Itaewon juga tersedia hotel-hotel tempat menginap seperti Hamilton Hotel Itaewon, Grand Hyatt Hotel atau Capital Itaewon Hotel. Tempat destinasi lainnya juga bisa kita jelajahi seperti Whanki Museum, makan di Restoran Seokparang atau menjelajahi Seoul Forest yang mengagumkan. Anda bisa menikmati indahnya kawasan ini sepuasnya. 

Kehidupan Tradisional Masyarakat Korea
          Rasanya banyak yang penasaran dengan bagaimana kehidupan beberapa ratus tahun lalu ketika masih banyak kerajaan yang berdiri. Kehidupan masyarakatnya, arsitekturnya, serta tentunya, beberapa aktivitas tradisional yang sangat etnik. Saat berkunjung ke Seoul, Anda pun bisa merasakan atmosfer dari Dinasti Joseon dengan berkunjung ke Bukchon Hanok Village.
Secara lokasi, Bukchon Hanok Village sendiri dikepung oleh beberapa pusat budaya Seoul. Sebut saja Gyeongbokgung Palace, Changdeokgung Palace dan Jongmyo Shrine. Kampung ini menjadi situs wisata yang menarik karena Bukchon Hanok Village berisi ratusan rumah tradisional Korea yang dikenal dengan nama Hanok.

Rumah Tradisional Hanok
Nama Bukchon yang berarti kampung utara, merupakan petunjuk bahwa kampung ini terletak di utara dua landmark yang cukup kondang di Seoul, Cheonggyecheon Stream dan Jongno. Berada di tengah Bukchon Hanok Village memang seolah menyeret Anda ke kira-kira 600 tahun silam. Kebanyakan bangunan yang berada di sini memang masih merupakan bangunan lama yang sudah berdiri sejak berabad-abad lampau.
Dari segi bangunannya, penataan ruangnya, dan aksen ragam hiasnya yang sangat khas menunjukan bahwa bangunan tersebut mempunyai seni yang tinggi. Kita bisa sepuasnya berjalan-jalan menikmati sekitar 920 Hanok bagai penduduk dari Dinasti Joseon. Bahkan,  beberapa rumah masih digunakan sebagaimana mestinya. Sedangkan beberapa lainnya sudah beralih fungsi menjadi galeri, cafe, resto, dan beberapa spot untuk wisatawan lainnya. Itulah sebabnya, anda perlu mengontrol volume suara seperti yang telah ada di beberapa papan pengumuman yang menyampaikan mengenai hal tersebut.

Dongrim Maedeup Museum
Dongrim Maedeup Museum masih berada di dalam Bukchon Hanok Village. Sayang, museum ini tidak memiliki papan petunjuk dalam bahasa Inggris. Oleh karena itu, jasa pemandu wisata sangatlah dibutuhkan.  Yang menarik dari museum ini oleh-oleh berupa Maedeup yang berarti ikatan yang dibuat dari benang tebal dan membentuk aneka aksesori menarik.
Hampir serupa dengan merajut, tapi yang ini lebih sederhana. Anda tidak perlu memiliki pengetahuan lebih untuk membuat Maedeup di sini, karena Anda akan diajari untuk membuat Maedeup Anda sendiri. Dan Anda boleh percaya boleh tidak, seni Maedeup, konon sudah berkembang sejak 1000 tahun yang lalu di Korea. 

Itinerary Paket Wisata Halal Korea Selatan 2017
Cheria Wisata Tour & Travel mengadakan Promo Paket Tour Muslim Korea Selatan Maret 2017. Banyak itinerary yang menarik untuk anda ikuti. Salah satu contoh Itinerary (rencana perjalanan) Paket Wisata Halal Korea Selatan yang banyak diminati oleh wisatawan Indonesia adalah sebagai berikut: 

Hari 1: JAKARTA-INCHEON (by GA878  ETD 23.25)
Malam ini, anda berkumpul di bandara international Soekarno Hatta dan memulai perjalanan dengan penerbangan International menuju Seoul. (Bermalam di pesawat). Sebelum melakukan perjalanan hendaknya berdoa terlebih dahulu agar selalu ddalam keadaan selamat sampai tujuan. 

Hari 2: INCHEON-NAMI ISLAND-MT. SORAK (by GA878  ETA 8.30) (--/MS/MM)
Nami Island Korea masih menjadi tujuan wisata favorit. Di sini, anda bisa menilik lokasi syuting terfavorit drama Korea Selatan. Jika anda merupakan penggemar berat Winter Sonata, jangan lewatkan untuk berkunjung ke salah satu lokasi syuting drama tersebut di sebelah utara kota Seoul, Nami Island. Nami terletak di tengah sungai Han bagian utara dan dibatasi oleh dua provinsi paling utara di Korea Selatan, Gyeonggi-do dan Gangwon-do. Pulau ini merupakan salah satu tujuan rekreasi keluarga dan juga menjadi tempat favorit dari pasangan yang ingin melakukan sesi foto pre-wedding.
Sebagai informasi bahwa Nami Island merupakan bentuk penghormatan bagi Jenderal Nami, Dewan Militer pada masa pemerintahan Raja Sejo dari dinasti Joseon. Pulau Nami juga sering dijadikan tempat berlangsungnya acara-acara kesenian dan budaya nasional maupun internasional. Pulau ini masih terlihat alami karena tidak adanya kabel telepon atau pun listrik yang menjulang, semuanya ditanam di bawah tanah. Belum lagi pesona dari pohon poplar dan chestnut yang tertanam di seluruh jalanan utama pulau ini. Semenjak dijadikan sebagai destinasi favorit rekreasi keluarga di Korea Selatan, banyak hotel mulai dibangun di Pulau ini untuk mengakomodasi pengunjung.
Uniknya, Pulau Nami mendeklarasikan kemerdekaan mereka pada maret 2006 dan menyebutnya sebagai Naminara Republic. Meski hanya berupa negara khayalan, namun Naminara membuat passport, mata uang, stempel dan kartu telepon sendiri untuk mempromosikan diri mereka ke negara lain. Passport dan visa yang dikeluarkan akan sekaligus menjadi tiket masuk ke pulau ini.
Meski buka sepanjang tahun, tapi pesona dari Pulau Nami lebih menarik untuk dinikmati pada bulan Mei, Juli, Agustus dan Oktober. Biaya yang harus dibayarkan untuk masuk ke Pulau ini adalah 8000 KRW, sudah termasuk biaya menaiki ferry untuk menyeberangi sungai. Ferry yang disediakan mampu memuat 20.000 orang setiap kali berangkat dan akan terus beroperasi sepanjang hari dengan interval waktu 10-30 menit. Selanjutnya anda akan bermalam di Gunung Seorak
Hotel : Seorak Pine(Resort)/Setaraf

Hari 3: MT. SEORAK-SEOUL  (MP/ MS/--)
Seoraksan National Park, terletak di Provinsi Gangwon, Korea Selatan yang merupakan wisata alam favorit keluarga di Korea. Seoraksan National Park merupakan kawasan pegunungan yang terletak di Provinsi Gangwon, Korea Selatan, yang dapat dicapai sekitar tiga jam dari kota Seoul. Dengan ketinggian sekitar 1.700 mdpl, Seoraksan menjadi salah satu gunung tertinggi di Korea. Tebing-tebingnya yang berwarna pucat nampak seperti salju abadi. Itulah sebabnya gunung ini dinamakan Seorak, Seor berarti salju dan ak berarti gunung besar.
Tempat wisata yang ada seperti Biseondae Rock dan Gua Geumganggul. Air Terjun Yukdam dan Biryong juga menjadi lokasi favorit yang merupakan air terjun terindah di Korea. Lokasi favorit lainnya adalah Gwongeumseong Fortress, serta puncak Hendeulbawi-Ulsanbawi. Jarak dan tingkat kesulitannya bervariasi. Sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai lokasi-lokasi ini berkisar antara 1-2 jam. Ada juga yang membutuhkan waktu delapan jam bahkan dua hari. Bagi pengunjung yang memiliki waktu terbatas, dapat memilih untuk langsung ke Gwongeumseong Fortress, salah satu puncak Mount Seorak, yang dapat dicapai dengan menggunakan kereta gantung. Dari ketinggian 1.200 mdpl ini, pengunjung dapat menyaksikan keindahan hamparan hutan, bukit dan tebing-tebing batu di sekitarnya.
Setelah sarapan, menuju MOUNT SORAK untuk mengunjungi SHINHEUNGSA TEMPLE & GWONGEUMSEONG FORTRESS dengan menggunakan cable car serta mengunjungi GIANT BUDDHA STATUE. Kemudian dengan bus kembali ke Seoul. Setibanya, singgah di KIMCHI SCHOOL untuk belajar cara  membuat Kimchi dan berkesempatan memakai pakaian tradisional Korea HANBOK sebelum diantar menuju DONGDAEMUN FASHION STREET untuk berbelanja.
Hotel : The M Hotel  / Setaraf *3

Hari 4: SEOUL     (MP/MS/--)
Kota Seoul di Korea Selatan merupakan salah satu kota di dunia yang banyak didambakan untuk bisa dikunjungi sebagai tempat menghabiskan waktu yang menyenangkan. Seoul kota yang sudah berusia lbih dari 600 tahun tersebut merupakan ibukota dari Negara Korea Selatan. Sebelumnya Seoul merupakan ibukota dari seluruh wilayah Korea yang saat itu masih utuh, namun akhirnya Negara Korea terpecah menjadi dua dan akhirnya Seoul menjadi ibukota dari Korea Selatan.
Bagi pengunjung yang suka nongkrong di tempat-tempat yang asyik, jangan lupa untuk berkunjung dan singgah ke Sungai Cheonggyechon. Sungai tersebut merupakan tempat nongkrong favorit di Kota Seoul, Korea Selatan. Banyak anak muda Korea Selatan yang menghabiskan malam yang indah di sekitar Sungai Cheonggyechon tersebut. Tidak salah kalau tempat ini menjadi tempat nongkrong favorit anak muda Korea Selatan maupun para turis asing karena di sekitar Sungai Cheonggyechon tersebut pemandangannya sungguh sangat indah dan membuat nyaman setiap orang yang berada di tempat tersebut.
Hari ini wisatawan diajak mengunjungi GYEONGBOK PALACE dan NATIONAL FOLK MUSEUM serta melewati Blue House Presidential Palace. Kemudian berkunjung ke Gingseng Outlet, Healthy Red Pine Shop, Hoganbo, Duty Free Shop, Cosmetic Shop, serta melintasi CHEONGGYECHEON STREAM. Anda juga akan menyaksikan show unik dan menarik dengan menggunakan alat-alat dapur yaitu NANTA SHOW yang terkenal. Lalu, berbelanja di kawasan MYEONGDONG STREET.
Hotel : The M Hotel  / Setaraf *3

Hari 5: SEOUL (MP/--/--)
Bicara tentang wisata ke Seoul, Korea Selatan seiring dengan pengenalan budaya korea melalui sajian di berbagai media, jumlah kunjungan wisatawan pastinya mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Dan kalau datang ke kota ini, pasti tidak akan melewatkan juga tempat-tempat belanjanya yang terkenal dan menjadi incaran kalangan wisatawan Indonesia maupun mancanegara.
Hari bebas yang dapat anda manfaatkan untuk berbelanja, mengenal lebih dalam kota Seoul ini dengan beragam keunikan dan keramahan para penduduknya. Anda bisa mencoba pengalaman menggunakan transportasi umum seperti subway untuk menjelajah kota ini. (Tidak disediakan guide service dan bus)
Hotel : The M Hotel  / Setaraf *3

Hari 6: SEOUL-JAKARTA (by GA879  10.35 – 15.50)     (MP/--/--)
Sebelum diantar ke airport Anda akan mampir ke Local Product Supermarket. Kemudian penerbangan kembali ke Jakarta. Terima kasih atas partisipasi anda dan sampai jumpa pada acara perjalanan wisata  lainnya.

Harga Termasuk :
  • Ticket International Garuda Indonesia (Ekonomi Class)
  • Akomodasi  sesuai dengan acara di atas. 
  • Makan, Tour & Transfer sesuai dengan acara di atas
  • Tour Leader dari Jakarta (min. 15 orang)
  • Jakarta Airport Tax
Harga Tidak Termasuk :
  • Int’l Apt Tax & Flight Insurance
  • Biaya Pribadi: Telephone, mini bar, laundry dan lain- lain
  • Tips untuk Local Guide, Supir & Tour Leader dari Jakarta
  • Visa Korea 
Keterangan :
  • Jadwal perjalanan dapat berubah sewaktu-waktu disesuaikan dengan konfirmasi hotel dan penerbangan domestik jika ada
  • Harga, Airport Tax & Fuel Surcharge dapat berubah sewaktu-waktu dengan atau tanpa pemberitahuan sebelumnya
  • Tempat tidur di Hotel area Mt. Sorak berupa Tradisional Style (Ondol)/Western Style (Bed), tergantung dari ketersediaan jenis kamar saat check in.
Mengikuti tour wisata bersama Cheria Wisata Tour & Travel memang mengasyikkan. Banyak pengalaman seru yang bisa anda dapat. Apalagi, wisata halal ke Korea Selatan merupakan impian anda sejak dulu. Untuk lebih memahami asyiknya Tour Wisata Halal ke Korea Selatan, anda bisa melihat tayangan video berikut ini:          


Asyiknya Tour Wisata Halal Korea Bersama Cheria Wisata
(Sumber: Cheria Wisata)


 
Wisata Tour Muslim Korea Selatan Cheria Wisata
(Sumber: Cheria Wisata)


Jika anda berminat untuk turut serta dalam Paket Wisata Halal Korea Selatan, anda bisa mendapatkan Info Lengkap Paket Tour Korea Selatan Promo 2017 langsung ke alamat di bawah ini:

PT. CHERIA - Biro Perjalanan Umroh,
Haji & Tour Muslim Halal Syariah
Gedung Twink Lt. 3
Jl. Kapten P. Tendean No. 82 Mampang Prapatan
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12790

OFFICE

021-7900218
021 7900 216 (HUNTING/OPERATOR)
021 7900 218
021 7900 201

HAJI PLUS
021- 73888872+6281287465815
+62878 9964 1375
021 7900 216 (ext. 108)

UMROH
021 7900 216 (ext. 102)
021 7900 218
021 7918 2403
0812 8962 7592
0812 9424 8748

TICKETING
021 7900 216 (ext 107)

TOUR
021 7900 216 (ext. 105 dan 106)
021 7900 201
021 7900 218
021 7918 2404
0812 9857 0855


EMAIL
info[at]cheria-travel.com

Sosial Media
Line: cheria_wisata
Whatspp: 087899641375
 

Referensi:


https://goo.gl/forms/lUum0WPOMr1exT8H3

Friday, January 13, 2017

Hidup Sehat



Hidup Sehat Itu Mudah Kok!


 Biar nggak “kurang piknik”, tamasya dulu agar badan sehat
(Sumber: dokumen pribadi)


Ada pepatah dalam hidup sehat, Mensana in corpore sano. Di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Begitulah adanya, bahwa dengan mempunyai badan yang sehat kita mempunyai jiwa yang kuat untuk melakukan hal-hal terbaik.
Namun, untuk menjadi badan sehat perlu dilakukan dengan kemauan yang tinggi. Kita memahami bahwa hidup sehat menjadi dambaan setiap orang. Berbagai cara pun dilakukan untuk membuat badan tetap sehat. Bukan hanya sehat, badan yang bugar membuat aktifitas yang kita lakukan sangat menyenangkan.
Banyak anggapan bahwa badan yang sehat ada pada badan yang kurus dan seksi. Tidak, badan yang sehat adalah kondisi badan yang terhindar dari berbagai macam penyakit. Dan, kondisi tersebut ada pada orang yang melakukan pola hidup sehat.
Berbagai cara yang dilakukan orang agar mendapatkan badan dalam kondisi sehat. Dari mengkonsumsi makanan yang sehat hingga rajin berolahraga. Tentunya, hal tersebut dilakukan demi mendapatkan badan yang sehat setiap hari.
Saya pun tidak ketinggalan seperti orang-orang di luaran sana. Saya mempunyai cara hidup sehat ala saya. Alhamdulillah, sampai detik ini dan mudah-mudahan jangan sampai terjadi, saya selalu diberi kesehatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Apa yang saya lakukan agar hidup tetap sehat?
1.   Memperbanyak tersenyum, bila perlu tertawalah. Hidup ini hanya sekali. Hidup yang saya jalani selalu dilakukan dengan santai “laksana air”. Mengalir saja. Saya memahami benar bahwa hidup sehat berawal dari pikiran. Beban apapun yang saya hadapi selalu dilakukan dengan senyum. Bahkan, saya berusaha untuk bisa tertawa setiap hari. Bagaimana caranya? Bisa mencari hiburan atau tontonan yang bisa menghibur dan membuat tertawa seperti komedi, kartun dan lain-lain.


 Jangan lupa tersenyum kalau dekat dengan cewek cantik. Apalagi, kalau ada yang lucu tertawalah sepuasnya. (Sumber: dokumen pribadi)

2.   Jangan sampai kurang tidur. Saya merasakan sekali jika kurang tidur membuat kondisi badan menjadi “drop” karena tekanan darah menjadi rendah. Kondisi tersebut saya ketahui ketika saya hendak melakukan donor darah. Jika kondisi badan  kurang tidur maka niat untuk donor darah menjadi gatot (gagal total). Karena tekanan darah di bawah normal (110).  Itulah sebabnya, saya berusaha untuk meningkatkan kualitas tidurnya agar badan lebih segar keesokan harinya. 
3.   Makan makanan yang sehat. Makan tidak harus yang mahal dan berkelas. Untuk menjadi badan yang sehat adalah perlunya mengkonsumsi makanan yang sehat. Saya berusaha untuk menghindari makanan “jeroan” dan mengurangi makanan berlemak. Tidak ketinggalan, saya juga rajin mengkonsumsi buah-buahan.


 Ini pisangku. Mana pisangmu? (Sumber: dokumen pribadi)

4.   Bertamasya alias piknik. Jangan sampai kita dianggap “kuper” alias kurang pergaulan karena kurang piknik. Ya, dengan bertamasya bisa membuat pikiran kita lebih santai dari hiruk-pikuk pekerjaan rutin. “Yuk, kita piknik  agar badan tidak tegang. Yuk, kita piknik agar badan jadi sehat”. Dalam setiap kesempatan, saya berusaha tamasya menjelajah setiap sudut pulau Bali. Saya juga berusaha untuk membawa anak saya agar bisa memahami tentang alam. Bukan hanya sehat yang didapat, tetapi bertambahnya rasa syukur atas ciptaan Tuhan menjadi kita lebih menikmati hidup.

 Bertamasya ke Danau Batur Kintamani Bali 
(Sumber: dokumen pribadi)



Tidak lupa, saya mengajak anak saya untuk bertamasya
(Sumber: dokumen pribadi)

5.   Berusaha menghindari minuman kopi. Kopi memang enak dengan sejuta rasa dan pesona. Dari kopi Bali hingga Aceh benar-benar menggoda. Apalagi, bagi para pencinta kopi “akut”, meninggalkan kebiasaan kopi laksana ditinggal pacar dan tidak pernah kembali. Tetapi, rasa nikmat yang ada di minuman kopi mengandung zat yang tidak cocok untuk tubuh seperti kafein dan lain-lain. Saya merasakan bahwa kopi bisa mengganggu kerja jantung dan menghambat saluran kencing. Oleh sebab itu, saya berusaha sebisa mungkin untuk menghindari dari kopi. Sebagai tandingannya, saya rajin minum air putih sesuai dengan takaran yang disyaratkan dalam kesehatan. 


Saya berusaha untuk menghindari kopi  
(Sumber: dokumen pribadi)

6.  Berolahraga dengan rajin. Saya tidak terbiasa datang ke tempat fitness. Cara olahraga yang bisa membuat badan sehat ala saya adalah berlari dan berenang. Bahkan, berenang merupakan olahraga kesukaan saya. Banyak anggapan orang bahwa dengan berenang bisa membuat olah pernafasan kita menjadi lebih kuat.

 Renang sudah lama menjadi hobi saya, membuat 
badan lebih sehat dan bugar (Sumber: dokumen pribadi)

Jadi, hidup sehat itu mudah kok. Mulailah dari sekarang, karena sehat adalah pilihan. Terlebih lagi, sehat itu tidak ada di toko-toko. Siapa yang mampu membuat badan kita sehat. Ya, kita sendiri. Anda senang sehat, hiduplah dengan sehat sejak dini.

Artikel ini juga tayang di sini.


Pad Thai, Kuliner Khas Thailand



Pad Thai, Kuliner Khas Thailand yang Mengundang Selera

 Pad Thai, kuliner Thailand (Sumber: dokumen pribadi)



Negeri Gajah Putih (The White Elephant) alias Thailand memang memberikan pesona wisata untuk masyarakat dunia. Kondisi pariwisata yang hampir meningkat setiap tahunnya di Asia Tenggara didukung oleh tempat-tempat wisata yang sudah mendunia seperti Pantai Pattaya, Krabi, Pagoda dan lain-lain. Bukan hanya tempat wisata yang menarik wisatawan, tetapi kuliner khasnya juga sangat disukai para wisatawan. Banyak wisatawan dari Indonesia  yang menyukai kuliner khas Thailand, wisatawan mancanegara lainnya juga dibuat ngiler untuk mencicipinya.
Banyak kuliner khas Thailand yang sudah tidak asing lagi bagi wisatawan yang pernah datang mengunjunginya. Kini, untuk menikmati kuliner khas Thailand bisa kita nikmati di luar Thailand seperti di negeri kita Indonesia. Beberapa makanan khas yang sudah melegenda di kalangan dunia kuliner di antaranya Tom Yam dan Pad Thai. Kita bisa menemui kuliner tersebut di negeri kita, tidak perlu datang langsung ke Thailand. Meskipun banyak kalangan menyatakan bahwa menikmati kuliner Thailand di tanah kelahirannya serasa makan buah dari pohonnya. Sensasinya berbeda dengan menikmati kuliner di luar Thailand.
Namun, bagi saya bahwa menikmati kuliner baik di negara Thailand maupun di negeri kita tidak ada bedanya. Toh, kalau resep dan cara penyajiannya sama akan menghasilkan rasa masakan yang tidak jauh berbeda. Oleh sebab itu, saya kepincut untuk mencicipi salah satu kuliner khas Thailand, Pad Thai. Untuk menikmati kuliner ini saya harus mencicipinya di sebuah Hotel di Kawassan Kuta Bali.
Sekilas, kuliner Pad Thai tidak berbeda jauh dengan kuliner mi yang sering disajikan oleh para koh-koh atau ci-ci di kawasan Glodok Jakarta. Atau, seperti kuliner mi gepeng yang sering dijual di restoran atau kawasan kaki lima di kota-kota besar di Indonesia seperti di Jakarta dan Surabaya. Yang membedakan dengan mi instan atau mi gepeng yang dijual di kawasan kaki lima adalah toping cabe merah dan hijau yang membuat mulut menjadi huh-hah, kepedasan. Rasa telur yang telah bercampur dengan mi menjadi lebih sehat dan mengenyangkan. Apalagi, jika ditaburi dengan remasan jeruk nipis maka kuliner ini akan terasa nikmat dan terhindar dari bau amis karena efek udang goreng.  


 Toping udang goreng, potongan cabe merah dan hijau dan remukan kacang goreng membuat nafsu untuk mencicipinya (Sumber: dokumen pribadi)


 Mi yang dipakai adalah mi gepeng seperti di restoran biasa atau kaki lima. Tambahan jeruk nipis dan sambel kecap manis membuat selera makan makin tergugah (Sumber: dokumen pribadi) 

Tambahan toping udang goreng dan kacang yang sudah diremukkan menjadi kuliner ini gurih dan maknyus. Tambahan kecap manis dan potongan cabe menjadi nafsu makan bertambah. Yang membuat ketagihan adalah minya tidak membuat enek di perut karena kekenyangan. Kondisi inilah yang membuat saya ingin mencoba lagi untuk menikmatinya.
Tentunya, sahabat-sahabat ingin mencoba kuliner khas Thailand Pad Thai ini. Anda bisa mengunjungi restoran khas Thailand yang ada di kota anda. Atau, anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Karena kuliner ini sangatlah mudah kita olah sendiri. Yang penting kita mau memasakanya. Jika ingin mencoba membuat sendiri di rumah, bisa mengikuti panduan memasak Pad Thai berikut ini (sumber dari sini): 
Resep Pad Thai
1.      Bahan-bahan yang diperlukan di antaranya:
1)      375 g mie Pad Thai kering, rendam dalam air hangat hingga lunak;
2)      4 sdm minyak goreng, untuk menumis;
3)      5 siung bawang putih, rajang halus;
4)      5 btr bawang merah, rajang halus;
5)      200 g udang kupas;
6)      250 g tahu putih, iris bentuk korek api, goreng setengah matang;
7)      200 g taoge, cuci bersih
8)      20 lbr kucai, potong-potong ukuran 5 cm
2.      Bumbu Pad Thai (campur jadi satu) :
1)      20 g asam, rendam dalam 10 sdm air panas, remas-remas, ambil airnya;
2)      4 sdm gula pasir;
3)      1 sdt garam;
4)      15 sdm kecap ikan;
3.      Bahan Pelengkap Pad Thai:
1)      1 bh jeruk nipis;
2)      2 sdm kacang goreng;
3)      3 bh cabe rawit, rajang kasar, campurkan dengan kecap ikan secukupnya;
4)      5 btr telur, untuk ceplok;
4.      Cara Membuat Pad Thai Noodle Spesial Lezat Khas Thailand:
1)      Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum;
2)      Masukkan udang, masak sampai udang berubah warna;
3)      Masukkan tahu dan rice noodle. Aduk rata;
4)      Tambahkan bumbu pad thai, aduklagi sampai rata;
5)      Masukkan taoge dan kucai, aduk sebentar. Angkat;
6)      Letakkan di piring saji lalu tata bahan pelengkapnya juga;
7)      Pad Thai Noodle Spesial Lezat Khas Thailand siap disajikan.
 


 Menikmati Pad Thai di sebuah hotel kawasan Kuta Bali (Sumber: dokuemn pribadi)







Inagurasi Boiler Biomassa Industri Pertama Berbahan Sekam Padi di Jawa Tengah

  Boiler Biomassa Industri Pertama Berbahan Sekam Padi yang ada di PT. PT Sarihusada Generasi Mahardhika, Klaten, Jawa Tengah (Sumber: Danon...