Skip to main content

Cara Indah Menikmati “Happy Sunday” di Best Western Kamala Jimbaran




Happy Sunday di Best Western (BW) Kamala Jimbaran (Sumber: dokumen pribadi)







Best Western (BW) Kamala Jimbaran merupakan salah satu hotel berbintang grup Best Western Group yang terletak di Jalan Uluwatu Ungasan Badung Bali. BW Kamala Jimbaran menawarkan kenyamanan kamar dengan pemandangan  bay view atau lansekap Kuta dan sekitarnya. Juga, anda bisa menikmati keindahan patung tertinggi Asia Garuda Wisnu Kencana (GWK) dengan mata telanjang, Bukan itu saja, anda juga bissa menikmati kolam renang dengan desain air pancuran. Air yang berasal dari kendi atau gentong besar menjadi menarik pemandangan di kolam renang. Kolam renang tersebut berada di lantai dasar. 
Saat anda memasuki lobi atau front office maka kesan luas dengan sirkulasi udara yang cukup sangat terasa. Desain  yang didominasi unsur kayu memberikan kesan alami. Tambah lagi, warna kalem yang mendominasi di kawasan lobi memberikan kedamaian saat anda melakukan chek in atau chek out.



Front Office dan lobi hotel (Sumber: dokumen pribadi)


Di sekitar lobi, anda juga bisa menikmati fasilitas informasi atau internet gratis yang terletak persis depan pintu lift. Pernak-[ernik yang ada di sekitar meja panjang tempat fasilitas internet memberikan kesan menawan saat dilihat.





Ruang informasi dan free internet (Sumber: dokumen pribadi)



Welcoming drink yang berupa air dingin rasa jeruk akan menghilangkan rasa haus anda. Dan, anda siap menghadapi hari-hari indah di BW Kamala Jimbaran. Kebetulan saya menginap di BW Kamala Jimbaran saat malam minggu. Jadi, kesempatan tersebut saya gunakan sebaik-baiknya untuk menikmati “happy Sunday”. 



Welcoming drink (Sumber: dokumen pribadi)


Kamar Nyaman dan Warna Kalem
          Kamar yang saya tempati didominasi dengan warna kalem seperti warna krem. Terdapat lampu tidur di setiap sisi “bedroom”. Lukisan indah yang terdapat di dinding memberikan kesan menarik. Bergambar berbagai macam kayu kotak memanjang tegak lurus. Mungkin, ilustrasi ini menggambarkan kesan agar anda bisa tidur nyenyak dengan pikiran atau mimpi yang membumbung tinggi.  
            Dengan dinding di bagian yang menghadap pemandangan terbuat dari kaca maka penerangan alami bisa diatur.  Dari tempat tidur, anda bisa menikmati sebagaian lansekap kuta dan sekitarnya.




Kamar tidur dengan pencahayaan yang bisa diatur dengan menyingkap korden dan pemandangan langsung bay view (Sumber: dokumen pribadi)



            Kamar juga dilengkapi dengan meja dan kursi santai. Serta, tempat duduk berbentuk tabung yang dilapisi dengan sofa.  Puluhan channel televisi kabel (berlangganan) siap menemani anda sebagai hiburan.




Kamar tidur dengan warna yang kalem dan desain minimalis (Sumber: dokumen pribadi)


Keindahan dari Balkon
          Berada di balkon adalah hal yang saya lakukan di saat santai baik siang maupun malam hari adalah menikmati lansekap sebagian wilayah Kuta. Seperti Bandara Internasional Ngurah Rai dan pantai-pantai yang ada di sekitarnya.
Karena kamar saya berada di bagian utara maka tampilan GWK (Garuda Wisnu Kencana) tidak bisa saya nikmati secara langsung dari kamar. Karena, posisi GWK berada di bagian timur. Jadi, pengunjung yang menginap di kamar-kamar yang menghadap ke timur bisa menikmati GWK secara langsung. Saya harus keluar menuju Emergency Exit (pintu darurat) untuk menikmati GWK.


          
 Menikmati keindahan bay view dari balkon (Sumber: dokumen pribadi)



Pada malam hari, keindahan lansekap Kuta dan sekitarnya sungguh indah. Dari balkon, saya bisa menikmati gemerlap lampu-lampu kota dan pesawat udara yang take off dan landing di Bandara Internasional Ngurah Rai. Kebetulan, saya berada di lantai paling tinggi hotel (lantai 6).  

Faktor Penunjang
Bagian kamar mandi (bathroom) didominasi dengan warna kalem. Fasilitas air panas juga bisa anda dapatkan sesuai dengan keinginan. Anda tinggal mengaturnya melalui kran air. Beberapa air mineral dan keperluan minum kopi dan teh juga disediakan oleh hotel.   




Bagian shower atau bathroom yang didominasi warna kalem (Sumber: dokumen pribadi)


 Yang membuat saya tertarik adalah lorong antar kamar. Ternyata, posisinya tidak lurus (agak berbelok). Ini justru membuat seni arsitektur yang menarik. Dengan pintu kamar berwarna coklat tua dan dinding hotel berwarna cenderung putih member kesan alami dan adem.  




Lorong hotel yang sedikit berbelok (Sumber: dokumen pribadi)


BW Kamala Jimbaran juga mempunyai restoran di lantai dasar. Penataan meja yang terbagi dalam 2 wilayah, di dalam ruangan berdinding kaca dan ruang terbuka yang berbatasan dengan kolam renang. Warna kursi bagian luar diatur dengan berbeda warna. Di ujung terdapat beberapa hiasan kotak kaca yang berisi lilin besar yang bisa mengusir nyamuk atau lalat. Ini menjadi pemandangan yang menarik. 



Restoran yang berbatasan dengan kolam renang (Sumber: dokumen pribadi)


Happy Sunday di Kolam Renang
            Spot yang paling saya tunggu di BW Kamala Jimbaran adalah kolam renang. Di lihat dari luar, arsitektur  BW Kamala Jimbaran tidak berbeda dengan hotel berbintang lainnya. Tetapi, saat melihat kondisi kolam renang akan memberikan kesan alami. Banyak pohon yang tumbuh di salah satu pinggir klam renang.
            Anda bisa melihat 3 pancuran besar yang berada di ujung dalam. Pancuran air yang berasal dari  3 gentong besar akan memberikan kesan seperti kolam renang para raja tempo dulu. Lagi, di salah satu pinggir kolam renang yang berbatasan dengan restoran ada desain unik. Bagian kolam renang yang berbentuk bundar dengan bagian menjorok pasti menarik bagi siap saja. 




Kolam renang yang indah dari berbagai angel (Sumber: dokumen pribadi)


Meskipun hotel tersebut minim pohon besar, tetapi banyaknya pohon kecil yang berada di pinggir kolam renang memberikan kesan teduh. Anda bisa merasakan sinar matahari pagi  yang menyelinap di antara dedaunan. Saya justru merasakan seperti berada di villa mewah “saat” berada di kolam renang.
Dari kolam renang, saya bisa menikmati “happy Sunday” bersama keluarga. Sepertinya, saya tidak mau “mentas” dari kolam renang tersebut. Tetapi, waktu yang belum mengijinkan maka “happy Sunday” pun saya sudahi dengan keceriaan.
Selamat berlibur bersama keluarga anda.



Comments

Popular posts from this blog

Cara mencerahkan kulit dengan Kojie San

Wisata Sejarah Benteng Pendem (Van Den Bosch), Surga Tersembunyi di Kota Ngawi

Benteng Pendem (Van De Bosch), wisata sejarah unggulan Pemerintah  Kabupaten Ngawi Jawa Timur (Sumber: dokumen pribadi)


Hari Raya Lebaran sebagai Hari Kemenangan umat Islam telah berlalu. Hari yang menjadi titik balik sebagai insan yang kembali kepada fitrah (kesucian). Kini, di hari ibur Lebaran, banyak tempat-tempat wisata atau spot untuk hangout para orang tua atau generasi milenial yang diserbu pengunjung khususnya para pemudik. Oleh sebab itu, tempat wisata yang ada di daerah menjadi incaran para pemudik untuk menghabiskan masa liburnya sebelum kembali ke kota dan melakukan rutinitas kerja seperti sedia kala. Kini, di jaman digital memberikan kemajuan setiap daerah untuk berbenah mengelola potensi wisata yang ada sebaik mungkin. Dari tempat wisata pantai hingga wisata dataran tinggi yang mengandalkan keindahan alam pegunungan. Dan, mayoritas pengunjung paling happy saat berkunjung ke tempat wisata pantai atau gunung tersebut. Lonjakan pengunjung tersebut secara langsung akan mening…