Skip to main content

Membangun Sinergitas Demi Akselerasi Pembangunan Bali


Sekretaris Diskominfos Bapak Agus Suryawan dan Kabid Sumber Daya Informasi Publik Bapak I.B. Ketut Agung Ludra sedang memimpin rapat sinergitas Pemerintah Provinsi Bali dan media online (Sumber: dokumen pribadi)


Perkembangan era digital memberi kemudahan bagi setiap orang dalam memperoleh informasi. Khususnya, informasi tentang perkembangan pembangunan Bali. Kondisi inilah yang dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Pemerintah Provinsi Bali berharap besar bahwa perkembangan Bali bisa diakses siapapun. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Bali giat untuk melakukan Sosialisasi Program Pembangunan melalui media online. Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Bali menggandeng media online yang notabene sebagai perpanjangan dalam menyajikan berita.

Dinas Kominfos Bali sebagai wakil dari Pemerintah Provinsi Bali melakukan rapat sosialisasi yang dihelat di Ruang Rapat kantor setempat (23/01/2019). Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Diskominfos Bapak Agus Suryawan berlangsung santai. Juga, dihadiri oleh Kabid Sumber Daya Informasi Publik Bapak Ida Bagus Ketut Agung Ludra dan Pelaksana Teknis Bapak Ida Bagus Made Sutrisna.

Sosialisasi Media online tersebut melibatkan 20 orang yang mewakili media online yang ada di Bali. Sinergitas Pemerintah Provinsi Bali dan media online tidaklah terikat. Karena, media online tetap berpegang pada kewenangan dan independensi dalam menyajikan berita.

Menurut Sekretaris Diskominfos Bapak Agus Suryawan menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah membangun kurang lebih 4.013 titik internet gratis (jaringan Wifi) di beberapa tempat strategis  Bali.  Hal ini bertujuan agar masyarakat Bali mampu mengakses informasi tentang pembangunan Bali secara mendalam. Juga, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti akses informasi bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan UMKM dalam program Nangun Sad Kerthi Loka Bali.

Menurut Kabid Sumber Daya Informasi Publik Bapak I.B. Ketut Ludra menegaskan bahwa sinergitas tersebut terletak pada kerja sama dan harapan besar Pemerintah Provinsi Bali. Yaitu, untuk membantu sosialisasi demi menyajikan berita tentang perkembangan Bali. Jadi, apapun yang terjadi di lapangan, media online bisa mengkritisi setiap kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang dianggap “kurang atau tidak tepat sasaran”.

Tentunya, jika ada kondisi pembangunan Bali yang dianggap “kurang”  hendaknya disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Bali terlebih dahulu. Dengan tujuan,  Pemerintah Provinsi Bali bisa bergerak dan menangani sebuah kasus tersebut lebih cepat dan tanggap.

Pelaksana Teknis Bapak Ida Bagus Made Sutresna menyatakan bahwa sinergitas sosialisasi media online tersebut sebagai langkah awal untuk penyebaran informasi secara luas tentang Program Pemerintah Provinsi Bali kepada masyarakat Bali.

Menarik, sinergitas yang terjadi bisa memberikan dampak positif. Salah satunya adalah untuk membangun masyarakat Bali yang cerdas tentang pembangunan Bali yang sedang berjalan. Bahkan, untuk memaksimalkan komunikasi yang sedang hangat   akan diadakan tatap muka kembali setiap bulannya. Dan, menjalin diskusi asik tentang “sejauh mana kemajuan perkembangan Bali” terkini.

Dengan adanya berita yang disampaikan di media online maka Pemerintah Provinsi Bali bisa mengeluarkan kebijakan lebih cepat dan terbaik. Semua itu demi kesejahteraan masyarakat Bali. Sebuah sinergitas yang saling meguntungkan (simbiosis mutualisme). Agar, akselerasi pembangunan Bali bisa dinikmati setiap lapisan  masyarakat. 

Comments

Sayang ktpku gak bali padahal hadiahnya wow banget

Popular posts from this blog

Cara mencerahkan kulit dengan Kojie San

Wisata Sejarah Benteng Pendem (Van Den Bosch), Surga Tersembunyi di Kota Ngawi

Benteng Pendem (Van De Bosch), wisata sejarah unggulan Pemerintah  Kabupaten Ngawi Jawa Timur (Sumber: dokumen pribadi)


Hari Raya Lebaran sebagai Hari Kemenangan umat Islam telah berlalu. Hari yang menjadi titik balik sebagai insan yang kembali kepada fitrah (kesucian). Kini, di hari ibur Lebaran, banyak tempat-tempat wisata atau spot untuk hangout para orang tua atau generasi milenial yang diserbu pengunjung khususnya para pemudik. Oleh sebab itu, tempat wisata yang ada di daerah menjadi incaran para pemudik untuk menghabiskan masa liburnya sebelum kembali ke kota dan melakukan rutinitas kerja seperti sedia kala. Kini, di jaman digital memberikan kemajuan setiap daerah untuk berbenah mengelola potensi wisata yang ada sebaik mungkin. Dari tempat wisata pantai hingga wisata dataran tinggi yang mengandalkan keindahan alam pegunungan. Dan, mayoritas pengunjung paling happy saat berkunjung ke tempat wisata pantai atau gunung tersebut. Lonjakan pengunjung tersebut secara langsung akan mening…