Friday, December 10, 2021

Bermain Game Online Tidak Sekedar Hobi, Bersiaplah Menjadi Atlet Esports Bersama IndiHome

 

Menjadi atlet eSports bersama IndiHome (Sumber: shutterstock/screenshot)

 

 

          Pepatah mengatakan, selalu ada kesempatan di dalam kesempitan. Meskipun, pandemi Covid-19 yang telah melumpuhkan berbagai sektor ekonomi, ternyata memberikan sisi positif. Di mana, konsep Work From Home (WFH) atau Learn From Home (LFH) memberikan kesempatan besar banyak orang untuk meningkatkan hobinya di rumah. Salah satu hobi yang sedang naik daun adalah bermain game online. Hobi bermain game online semacam Player Unknown's Battlegrounds (PUBG), Pro Evolution Soccer (PES), FIFA, dan Mobile Legends telah menyasar dari anak-anak hingga orang dewasa.

          Tentu, akses koneksi intenet yang handal dalam game online adalah sebuah keniscayaan. Masyarakat bijak akan memilih provider dengan koneksi internet stabil dan harga yang bisa dijangkau. Salah satu provider yang telah melayani dan menemani masyarakat Indonesia dalam bermain game online adalah IndiHome.

          Perlu diketahui bahwa IndiHome sebagai “Internetnya Indonesia” merupakan layanan fixed broadband terkemuka milik PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk. IndiHome menyediakan tiga layanan utama, yaitu Internet, Telepon dan TV Interaktif. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, anda bisa klik link di https://www.indihome.co.id/.

          Dalam Bincang Santai bersama manajemen PT. Telkom Indonesia di Coffe Secret Denpasar Bali tanggal 9 Desemeber 2021 lalu, memberikan banyak informasi menarik. Menurut Bapak E. Kurniawan selaku VP. Marketing Management PT. Telkom menyatakan bahwa ada pertanyaan menarik saat audiensi dengan anggota dewan di Bali. Yaitu, bagaimana komitmen IndiHome saat PPKM di masa pandemi Covid-19.

          Sebagai informasi, IndiHome mempunyai program untuk Pelajar, Pengajar dan Jurnalis (PPJ). IndiHome menyadari Pelajar, Pengajar dan Jurnalis (PPJ) merupakan sebuah komunitas yang membutuhkan koneksi internet. Maka, IndiHome memberikan harga atau paket khusus bagi komunitas tersebut, agar bisa melakukan “Aktivitas Tanpa Batas” demi menciptakan kedaulatan digital.

          Di masa mendatang, IndiHome mempunyai perencanaan yang matang untuk memberikan paket-paket khusus terhadap komunitas yang lebih segmented, seperti Paket IndiHome Entertainment, Paket IndiHome Gamer dan lain-lain. Dengan kata lain, komunitas membutuhkan apa dan IndiHome akan menyanggupinya.

 

Game Tidak Sekedar Hobi

 

          Menarik, IndiHome mempunyai komitmen yang selalu melihat kreatifitas komunitas anak muda yang ingin maju. Siap berkolaborasi dengan para Content Creator, KPop dan komunitas lainnya. Karena, komitmen IndiHome adalah berkolaborasi dan mengawal komunitas atau perseorangan yang siap maju.         IndiHome siap bareng bersama anak-anak muda yang ingin meraih prestasi terbaik. Komunitas eSports menjadi komunitas yang menarik IndiHome untuk dirangkul menjadi bagian program perusahaan. Dengan alasan, komunitas tersebut memanfaatkan layanan koneksi internet, dalam melakukan hobi atau kegiatan sehari-hari.

          Perlu diketahui bahwa Bonus Demografi sekitar tahun 2030 mendatang akan dikuasai anak muda kurang lebih 72%. Maka, menciptakan Generasi Emas bangsa Indonesia perlu penanganan serius. Jika, komunitas anak muda tidak “didekatin” sejak sekarang, maka akan kehilangan momen dengan anak-anak muda tersebut. Oleh sebab itu, IndiHome mencoba berkolaborasi dengan komunitas eSports, yang tadinya sekedar hobi atau kesenangan. Selanjutnya, IndiHome akan mengawal hobi tersebut menjadi sebuah prestasi gemilang.

          IndiHome membaca peluang dan pasar, bahwa bermain game online menjadi sebuah hobi yang sedang ngetren di masyarakat. Apalagi, eSports telah menjadi cabang olahraga eksibisi di even akbar PON XX Papua 2021 lalu. Hal ini menunjukan bahwa eSports menjadi peluang besar untuk melangkah lebih serius ke tingkat internasional.

          Hal itulah yang menjadi fokus IndiHome untuk melakukan transformasi tentang gaming. Agar, bermain game online tidak hanya sekedar hobi. Tetapi, IndiHome ingin mencetak talenta-talenta baru untuk menjadi atlet e-Sports yang bisa tampil hingga tingkat internasional.

 

Mengapa harus menjadi eSports? Karena, IndiHome menyatakan bahwa tidak semua pemain atau gamer profesional adalah atlet eSport. Tetapi, atlet eSport sudah pasti seorang gamer profesional.

 

          Maka, untuk mewujudkan atlet eSports, IndiHome telah meluncurkan program Limitless Esport Academy (LEAD). LEAD by IndiHome ini merupakan akademi eSport dengan konsep Athlete Enablement, yaitu memberdayakan seorang gamer (player) yang semula bermain game sebatas hobi, menjadi professional player (pro player).


 

LEAD by IndiHome (Sumber: IndiHome/screenshot)

 

          Bahkan, menurut Bapak Venusiana, Direktur Consumer Service Telkom menjelaskan, dengan mengusung semangat #BerlatihTanpaBatas, kehadiran program LEAD by IndiHome diharapkan dapat melahirkan the next atlet eSport Indonesia yang mampu berkiprah di kancah Internasional.

 

“Kami meyakini, salah satu aspek penting dalam ekosistem eSport adalah kaderisasi atlet. Untuk itu, LEAD by IndiHome hadir dan berkomitmen melahirkan sebanyak-banyaknya atlet eSport yang memiliki spirit dan berdaya saing internasional. LEAD by IndiHome adalah tempat belajar bagi para player untuk menjadi atlet eSport yang unggul”.

 

 

Direktur Consumer Service Telkom Venusiana saat acara Press Conference & Peluncuran LEAD By IndiHome secara daring pada tanggal 10 September 2021 (Sumber:: IndiHome).

 

          Para gamer profesional yang tergabung di LEAD by IndiHome akan dibina, dididik dan dilatih menjadi talenta-talenta baru atlet eSport, agar menjadi seorang atlet eSport yang tangguh dan berkarakter. Itulah sebabnya, IndiHome berperan besar sebagai agen pemerataan pembangunan nasional dalam mendukung perkembangan ekosistem eSport.

          Kepedulian IndiHome terhadap perkembangan eSports bukan hanya dengan meluncurkan program LEAD by Indihome. Tetapi, IndiHome telah mengadakan IndiHome eSport League melalui layanan IndiHome Triple Play, pada bulan Maret 2018 hingga akhir 2019. Tidak main-main, liga olahraga elektronik tersebut memperebutkan hadiah total uang Rp 1 miliar. Dan,  berlangsung dalam 4 season, menjadi ajang tersebut sebagai eSports terluas dan terbesar yang pernah diadakan di Indonesia.

          Selain itu, IndiHome juga seringkali mengadakan kompetisi gaming di berbagai kota di Indonesia. Seperti, mengadakan kerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar untuk mengadakan Denpasar Gaming Festival bulan April 2021 lalu. Dengan tujuan, agar gamer profesional lebih terlatih dan terasah menjadi atlet eSports.


 

IndiHome Denpasar Gaming League 2021 (Sumber: ESI Bali/screenshot)

 

Dukungan Infrastruktur

 

          Perlu diketahui bahwa IndiHome adalah market leader layanan fixed broadband dengan menguasai 85% pasar, dengan 8,6 juta pelanggan hingga kuartal kedua tahun 2021.  IndiHome telah menjangkau 96,5% atau 496 dari 514 kabupaten/kota. Bahkan, IndiHome telah hadir di 9 pulau terluar di Indonesia (Bintan, Karimun, Kei, Alor, Simeulue, Weh, Sebatik, Rote dan Sabu). Fiber optic IndiHome membentang sejauh 166.343 kilometer atau 4 kali keliling bumi, dari pusat kota hingga desa-desa terpencil di seluruh nusantara.

          IndiHome menyadari bahwa kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction) adalah hal yang utama. Oleh sebab itu, IndiHome tidak cepat puas atas raihan prestasi selama ini. Pada tahun 2022, IndiHome berkomitmen untuk melakukan perbaikan yang terus-menerus (Continous Improvement) agar hadir dari Sabang sampai Merauke.

          Sungguh, komitmen menarik IndiHome pada tahun 2022 adalah tidak ada lagi kecepatan internet di bawah 20mbps. Tetapi, IndiHome akan memberikan koneksi internet pelanggan dengan kecepatan di atas 30mbps. Selanjutnya, yang existing akan dicek berapa besaran biayanya dan berapa pelanggan membayarnya.

          IndiHome bisa meningkatkan kecepatan internetnya dan pelanggan tanpa tambahan biaya dalam program High Speed Same Price. Dengan kata lain, speed (kecepatan internet) dinaikan dan harga yang harus dibayar pelanggan tetap. Sedangkan, untuk pelanggan IndiHome baru akan dimulai dengan kecepatan internet 30mbps. IndiHome akan bermain pada high speed, dari 30mbps hingga 100mbps dengan harga yang kompetitif dan kecepatan internet yang stabil. Fasilitas ini sangat cocok bagi penggila game online.

          IndiHome juga berkomitmen untuk mendelivery-kan tentang besaran kecepatan yang dijanjikan. Sebagai contoh, jika dijanjikan dengan stabilitas kecepatan internet 30 mbps, maka pelanggan akan mendapatkan kecepatan internet yang dijanjikan tersebut. Jangan sampai terjadi, dijanjikan dengan kecepatan 100mbps, tetapi kenyataannya, pelanggan mendapatkan stabilitas kecepatan internet hanya separuhnya.

          IndiHome juga menyadari beberapa tantangan untuk memberi kepuasan pelanggan. Adapun, tantangan IndiHome adalah: 1) Pelanggan terkini berjumlah sekitar 8,6 juta. Namun, yang terkoneksi lebih dari 90 juta device. Kondisi ini menjadi tantangan IndiHome untuk memberikan edukasi kepada pelanggan; 2) IndiHome harus selalu memperbaiki performance, agar konektivitas tetap handal.

          Perlu dipahami bahwa dalam konektivitas, ada 3 hal yang harus diperhatikan yaitu 1) Latency; 2) Jitter; dan 3) Troughput. Latency (delay/penundaan) adalah waktu yang dibutuhkan data dari asal sampai tujuan, dengan diukur dalam satuan mili detik. Jitter adalah ukuran variabilitas dalam ping seiring waktu. Jitter yang tinggi dapat menghasilkan buffering dan interupsi lainnya. Ping diukur dalam mili detik.

          Sedangkan, Throughput yaitu kecepatan (rate) transfer data efektif, yang diukur dalam bps (bit per second) atau jumlah total kedatangan paket yang sukses yang diamati pada tujuan. Sebagai contoh, kecepatan internet yang dijanjikan dengan 80mbps, tetapi pada kenyataannya mendatapatkan 40 mbps. Maka, Throughput hanya mendapatkan 50% saja.

          Performance uplink dan downlink juga terus diperbaiki. Comparing (perbandingan) antara download dan upload terus diperbaiki. Di bulan Desember 2021, IndiHome sedang fokus pada performance uplink dan downlink, agar pelanggan merasa nyaman.

 

ORBIT Untuk Yang Mobile 

 

Bagaimana jika pelanggan yang notabene seorang penggila game online berada di kawasan yang belum terjangkau fiber optik IndiHome?

 

          Kabar baik, menurut Bapak Bayun R. Rohadi selaku GM Witel Denpasar mengatakan bahwa pada bulan Desember 2021, backbone IndiHome yang keluar dari Bali, ke arah Jawa dan Lombok akan lengkap dengan 4 kaki, yaitu: jalur ke Benculuk, Lombok, Banyuwangi, dan dari Sanur-Nusa Penida-Lombok. Jadi, seandainya satu sisi mati, maka sisi yang lain masih hidup, yang membuat koneksi internet tetap berjalan baik.

          Dengan demikian, pelanggan tetap nyaman dalam melakukan aktifitas mengakses game online. Apalagi, keuntungan IndiHome adalah menggunakan jaringan fiber optic, di mana fiber optic adalah bisa mencuplik. Di dalam fiber optic telah terpasang ODP untuk 8 pelanggan. Optical Distribution Point (ODP) sendiri merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk melindungi dan membagi kabel fiber optic (protect dan split) ke beberapa saluran atau pelanggan.

          Jika, belum ada rute atau rute habis secara kapasitas, maka fiber optic tersebut tinggal ditarik ke daerah pelanggan baru. Caranya, dengan memasang Optical Distribusi Cabinet (ODC) yang berfungsi sebagai tempat instalasi sambungan jaringan baru.  Kemudian, dipasang Provisioning Type 1 (PT-1) berupa pemasangan drop cable dari ODP yang tersedia sampai ke pelanggan. Atau, Provisioning Type 3 (PT-3) berupa pemasangan kabel distribusi baru, pemasangan ODP sampai dengan pemasangan drop cable hingga ke pelanggan.

          Namun, jika kondisi menunjukan belum ada jaringan fiber optic sama sekali. Karena, kondisi lokasi yang sulit dan jauh, maka IndiHome memberikan solusi terbaik dengan meluncurkan produk ORBIT, semacam modem WIFI yang dimiliki oleh Telkomsel. Jadi, para pelanggan penggila game online tetap nyaman untuk menyalurkan hobinya.


 

Telkomsel ORBIT (Sumber: IndiHome)

 

          Perlu diketahui bahwa Bali mempunyai 2 wilayah operasi yaitu Denpasar dan Singaraja. Menurut Bapak Bayun R. Rohadi mengatakan bahwa meskipun kondisi daerah Singaraja Kabupaten Buleleng mempunyai lokasi pelanggan yang jauh, tetapi pembangunan instalasi IndiHome tetap dilakukan.


 

Bapak E. Kurniawan selaku VP. Marketing Management PT. Telkom dan Bapak Bayun R. Rohadi selaku GM Witel Denpasar (Sumber: dokumen pribadi)

 

          Di sisi lain, IndiHome terus mengenalkan produk ORBIT kepada pelanggan dengan rate harga, Rp500 ribuab, Rp600 ribuan hingga Rp1 jutaan. Produk ORBIT tersebut mendapatkan kuota sebesar 25 Giga untuk tenggang waktu 3 bulan. IndiHome menekankan 1) prioritas kualitas kuota pada produk ORBIT; dan 2) harga sangat kompetitif.

          Menurut Bapak Agus Widhiarsana selaku Consumer Service Manager Denpasar, produk ORBIT untuk harga Rp500 ribuan bisa terkoneksi (device) hingga 32 perangkat gadget. Sedangkan, untuk harga Rp1 jutaan bisa terkoneksi 64 perangkat gadget. Jika, pelanggan hendak isi ulang produk ORBIT, maka dengan harga Rp65 ribu, pelanggan bisa mendapatkan paket data 33GB.


 

Bapak Agus Widhiarsana selaku Consumer Service Manager Denpasar (Sumber: dokumen pribadi)

 

          Dalam kondisi pelanggan menggunakan fasilitas produk ORBIT, IndiHome tetap membangun instalasi fiber optic. Berdasarkan pengalaman, menurut Bapak Bayun R. Rohadi, pelanggan justru tetap menyambung instalasi IndiHome. Selanjutnya, ORBIT bisa dipakai pelanggan yang notabene pemain game online untuk berbagai keperluan di luar rumah.

          Menarik, pangsa pasar terhadap produk ORBIT sangat bagus. Maka, permintaan pemasangan jaringan fiber optic dan produk ORBIT bisa berjalan bersama. Oleh sebab itu, dalam kondisi lokasi apapun di Indonesia. IndiHome siap hadir untuk mencetak talenta-talenta terbaik. Yang berawal dari sebuah hobi dalam bermain game online, menjadi atlet eSports yang tampil hingga kancah internasional. Inilah sebuah transformasi IndiHome untuk menyiapkan Generasi Emas menghadapi Bonus Demografi mendatang.   

 

IndiHome Milik Bangsa, IndiHome bersama bangsa dan masyarakat yang aktif dan mau maju. Ayo, kolaborasi dengan IndiHome menjadi atlet eSports.

 

Referensi tulisan: 

www.indihome.com

Wikipedia

News Release IndiHome tanggal 10 September 2021.

Wawancara langsung dengan Bapak E. Kurniawan, Bapak Bayun R. Rohadi dan Bapak Agus Widhiarsana di Kota Denpasar Bali. 



No comments:

Inagurasi Boiler Biomassa Industri Pertama Berbahan Sekam Padi di Jawa Tengah

  Boiler Biomassa Industri Pertama Berbahan Sekam Padi yang ada di PT. PT Sarihusada Generasi Mahardhika, Klaten, Jawa Tengah (Sumber: Danon...