Showing posts with label Sisi Gelap Yakuza. Show all posts
Showing posts with label Sisi Gelap Yakuza. Show all posts

Saturday, November 6, 2021

SISI GELAP YAKUZA DAN KELUARGANYA

 

Sisi gelap Yakuza dan keluarga (Ilustrasi: Shutterstock)

 

            Siapa yang tidak kenal Yakuza?

 

            Saya yakin hampir semua penduduk di Indonesia pasti mengenal Yakuza. Sebuah geng mafia kejahatan yang terorganisir di Negeri Matahari Terbit Jepang. Seperti halnya kelompok kejahatan yang ada di Indonesia. Yakuza juga menguasai kawasan sentra ekonomi yang mampu menghasilkan pundi-pundi untuk kelompoknya. Bahkan, ada beberapa geng Mafia Yakuza yang mesti berbagi lahan untuk dikuasai.

            Saya tertarik untuk mereview film persembahan Netflix yang menceritakan sepak terjang Yakuza dan keluarganya dalam film YAKUZA AND THE FAMILY. Meskipun, itu hanyalah film, tetapi nilai-nilai sosial yang ada di sepanjang 2 jam lebih film tersebut, memberikan gambaran nyata tentang Yakuza. Ya, Yakuza yang dikenal sebagai organisasi massa terlarang di negeri Jepang tersebut, juga memberikan cerita yang mampu meneteskan air mata.

 

ANGGOTA BARU YAKUZA

            Tersebutlah Lil Ken atau Kenji Yamamoto (25 tahun), anak Mashihiro Yamamoto, seorang Yakuza yang barusan dibunuh oleh geng Yakuza lain. Lil Ken dan 2 teman berandal, yang salah satunya bernama Hosono. Mampu menarik perhatian sang kepala Yakuza Shibazaki Gumi. Saat kepala Yakuza dan temannya sedang menikmati kuliner di restoran milik Aiko dan anak kecilnya yang bernama Tsubasa. Aiko sendiri seorang janda yang ditinggal mati oleh suaminya Kimura. Yang notabene anggota geng Yakuza Shibazaki Gumi yang mati dibunuh oleh rival Yakuza Kato.

            Di restoran Aiko, Lil Ken mampu membuat kelabakan anggota geng Yakuza Kato. Dari sinilah cerita Yakuza mulai menemukan titik serunya. Lil Ken dan 2 temannya yang hanya berandal biasa diburu anggota geng Yakuza Kato hingga babak belur. Untung, ditolong oleh anggota geng Yakuza Shibazaki Gumi. Akhirnya, bos Yakuza Shibazaki Gumi tersebut menawarkan Lil Ken untuk menjadi anggota barunya.

            Lil Ken mengiyakan untuk menjadi anggota Yakuza Shibazaki Gumi. Dan, merubah jalan hidupnya. Ia hidup dalam kemewahan dan tampilan yang selalu parlente. Ia merasa menjadi anggota Yakuza Shibazaki Gumi sebagai PRIA SEJATI. Meskipun, menjadi anggota Yakuza, tetapi melarang anggota lainnya untuk mengkonsumsi dan berbisnis narkoba.

            Dalam perjalanannya menjadi anggota Yakuza, Lil Ken menjadi anggota kepercayaan Bos Yakuza. Lil Ken pun berkenalan dengan salah satu penghuni tempat prostitusi yang menjadi penguasaan geng Yakuza Shibazaki Gumi bernama Miyuka. Lil Ken naksir berat sama Miyuka, kembang dari prostitusi. Namun, Miyuka masih menjaga jarak, karena Lil Ken adalah seorang Yakuza.

            Di mana, anggota Yakuza adalah golongan masyarakat yang tidak diakui di Jepang. Yakuza tidak mempunyai KEWAJIBAN DAN KEHORMATAN. Seorang Yakuza akan merasa terisolir dalam kehidupan masyarakat. Tidak mendapatkan berbagai fasilitas pemerintah, seperti fasilitas asuransi, kesehatan dan lain-lain.

            Kondisi itulah yang sangat menakutkan diri Miyuka. Tetapi, Lil Ken benar-benar ingin menjadi suami yang baik. Hingga, tanpa disadari Lil Ken telah menanamkan benih cinta pada diri Miyuka. Namun, di saat masa hubungan romantis dengan Miyuka. Lil Ken justru menjadi buruan utama geng Yakuza Kato. Hal ini disebabkan oleh aksi Lil Ken yang telah membunuh tangan kanan (sebutannya Letnan) dari kepala Yakuza Kato.

            Tindakan Lil Ken membunuh tangan kanan bos Yakuza Kato disebabkan sebagai aksi balas dendam. Karena, geng Yakuza Kato telah membunuh sopir idaman bos Yakuza Shibazaki Gumi yang bernama Ohara. Di mana, dalam sebuah perjalanan satu mobil, Bos Yakuza Shibazaki Gumi yang menjadi target utama pembunuhan Yakuza Kato berhasil diselamatkan aksi heroik Lil Ken. Sayang, sopir Ohara menjadi tumbalnya. Atas aksi heroik tersebut, bos Yakuza Shibazaki Gumi semakin percaya atas kinerja Lil Ken.

 

MASUK PENJARA

            Kondisi hidup Lil Ken menjadi berubah drastis, setelah menghabisi tangan kanan kepala Yakuza Kato. Kasus pembunuhan tersebut menjadi ranah pengusutan polisi Jepang. Hasilnya, Lil Ken diganjar hukuman penjara 14 tahun. Ternyata, selama Lil Ken menghuni penjara, kawasan kekuasaan Yakuza Shibazaki Gumi semakin habis. Karena, diambil alih oleh geng Yakuza Kato.

            Hosono, salah satu teman gengnya pun mulai keluar dari Yakuza Shibazaki Gumi. Memulai hidup baru sebagai manusia normal. Namun, Hosono meski bertahan selama 5 tahun, agar masyarakat mengakui bahwa dirinya tidak lagi menjadi label anggota geng Yakuza. Hosono pun harus menghindari dari pertemanan dengan anggota Yakuza lain, agar tidak diberi label seorang Yakuza lagi. Sebuah hidup yang kejam tanpa dihargai oleh masyarakat. Apalagi, tidak mendapatkan fasilitas apapun dari pemerintah Jepang.

            Yang mengerikan, anggota Yakuza Shibazaki Gumi makin menyusut karena dibunuh. Bahkan, organisasi Yakuza  Shibazaki Gumi sudah tidak menguasai kawasan sentra ekonomi. Kondisi tersebut hingga Lil Ken keluar penjara 14 tahun kemudian. Lil Ken merasa banyak yang berubah tentang kota yang telah membesarkan namanya.

            Lil Ken pun bertemu dengan bos Yakuza Shibazaki Gumi. Namun, hal mengagetkan adalah kondisi bos yang makin memperihatinkan. Karena, mengidap penyakit kanker ganas sejak 4 tahun lalu. Bos Yakuza Shibazaki Gumi menyarankan kepada Lil Ken agar keluar dari anggota Yakuza Shibazaki Gumi. Karena, organisasinya sudah tidak mempunyai apa-apa lagi. Organisasi terlarang tersebut justru ingin dibubarkan.

 

KEHIDUPAN BERUBAH

            Akhirnya, Lil Ken menjadi manusia normal. Untuk mendapatkan penghasilan tambahan, ia bekerja apa saja. Dari pencari belut di laut hingga menjadi kuli proyek. Tanpa sengaja, Lil Ken bertemu dengan Tsubasa (anak Aiko) yang telah remaja. Bahkan, Tsubasa telah menjadi berandal seperti dirinya saat muda. Meski tidak menjadi anggota Yakuza, namun Tsubasa mampu membuat kepala Yakuza Kato bertekuk lutut. Tsubasa sudah menganggap Lil Ken seperti pamannya sendiri.

            Dalam pencarian jati diri, Lil Ken juga mencari keberadaan Miyuka yang telah mengisi kekosongan hatinya. Ia bertemu dengan teman lamanya Hosono di sebuah restoran. Hosono sendiri merasa ketakutan, karena takut keberadaannya bersama Lil Ken terekspos publik. Karena, Hosono telah bertahun-tahun memperbaiki nama baiknya agar lepas dari label seorang mantan anggota Yakuza.

            Lil Ken mendapatkan jawaban bahwa Miyuka bekerja di Balai Kota. Saat pertemuan dengan Miyuka, Lil Ken benar-benar sudah lepas dari label Yakuza, karena sudah keluar dari Shibazaki Gumi. Dan, berniat untuk menikahi dan memulai hidup baru dengan Miyuka. Ternyata, hasil benih cinta Lil Ken telah tumbuh menjadi anak SMP cantik yang bernama Aya. Kehidupan Miyuka makin berbunga-bunga. Karena, Miyuka merasa bahwa Aya telah bertemu dengan sosok ayahnya yang telah menghilang 14 tahun lamanya. Dan, Lil Ken rajin antar jemput Aya dari dan ke sekolahnya.

            Yang menarik, kehidupan Lil Ken, Hosono, Miyuka dan Aya menjadi pembicaraan masyarakat, karena terbongkar berhubungan dengan mantan anggota Yakuza. Hal ini berawal dari Hosono yang bersama temannya menikmati kuliner di restoran bersama Lil Ken. Teman Hosono tahu bahwa Lil Ken dan Hosono adalah mantan anggota Yakuza. Teman Hosono tersebut memotret kebersamaan Lil Ken dan Hosono dengan alasan sebagai kenang-kenangan. Nyatanya, foto kebersamaan tersebut diposting di media sosial. Akhirnya, foto tersebut menjadi viral di media sosial.

            Unik, label seorang mantan anggota Yakuza sangat ditakuti dan dihindari di Jepang. Akibatnya, Hosono dikeluarkan dari pekerjaan yang telah menghidupi keluarganya. Padahal, Hosono telah mati-matian menghilangkan atau merahasiakan label mantan anggota Yakuza. Miyuka dikeluarkan dari pekerjaaannya sebagai staff Balai Kota. Yang miris, Aya pun dijauhi oleh teman-teman sekolahnya, karena diketahui sebagai anak mantan anggota Yakuza.

            Kehidupan Hosono, Miyuka dan Aya benar-benar berubah total sejak kehadiran Lil Ken. Miyuka mengusir Lil Ken dalam kehidupannya. Bahkan, Miyuka dan Aya berpindah tempat tinggal, agar tidak diketahui Lil Ken. Hosono pun dendam sama Lil Ken. Saat Lil Ken sedang merenungi nasib kehidupannya di pinggir pantai. Hosono membunuh Lil Ken dengan menusuk perutnya dengan pisau, hingga Lil Ken meninggal dan jatuh ke laut.   

 

PELAJARAN BERHARGA

            Sebuah cerita tragis dari kehidupan mantan anggota Yakuza. Di balik kehidupan mewahnya, justru mereka tidak mempunyai KEWAJIBAN DAN KEHORMATAN dalam kehidupan masyarakat. Bahkan, kehidupan seorang mantan Yakuza selalu menjadi pembicaraan masyarakat. Pelajaran apa yang bisa dipetik dari film YAKUZA AND THE FAMILY. Tindak kejahatan selalu akan kalah dengan kebajikan. Kejahatan adalah tindakan yang akan selalu menjadi pembicaraan masyarakat.

            Namun, setiap orang selalu mempunyai masa kelam dalam kehidupannya. Tentu, membutuhkan waktu untuk memperbaiki nama seseorang dari masa kelam tersebut. Jika, manusia biasa tidak menerima sebuah pertobatan yang sungguh-sungguh dari masa lalu seseorang. Insya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih akan menerima pertobatan anda di akhirat nanti. Semoga isi cerita dari film tersebut menjadi pelajaran berharga.       


LGBT, Perilaku Manusia Melawan Hukum Alam

  Warna-Warni yang melambangkan kaum LGBT (Sumber: shutterstock)         "(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil ber...