Aplikasi My JNE



Aplikasi My JNE: Kirim, Pantau dan Transaksi Barang
Menjadi Nyaman dalam Satu Genggaman




 JNE siap melayani Anda (Sumber:jne.co.id)


Saat ini, kemajuan dunia digital sudah tidak terbendung lagi. Jual beli barang yang semula melalui sistem konvensional sepertinya sudah bertansformasi melalui sistem online. Dengan kata lain, transaksi jual beli dengan sistem e-commerce semakin diminati para pelaku bisnis. Apalagi, banyak kelangan masyarakat memberikan pandangan bahwa melalui e-commerce membuat usaha menjadi semakin besar.
Perkembangan e-commerce berakibat perlunya sistem pengiriman barang atau logistik yang mumpuni. Bukan hanya itu, seiring dengan berkembangnya dunia digital  maka perusahaan transportasi dan logistik pun membutuhkan sistem online untuk meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan.
PT. JNE (Jasa Nugraha Ekakurir) yang lebih dikenal dengan nama JNE, salah satu perusahaan pengiriman barang dan logistik yang sudah dikenal masyarakat pun tidak tinggal diam. Perusahaan tersebut sedang fokus pada: 1) Pengembangan Sumber Daya Manusia SDM)/orang; 2) Informasi Teknologi (IT); dan 3) Kapasitas. Oleh sebab itu, agar tidak ketinggalan teknologi, maka tahun 2016 ini melakukan terobosan luar biasa yaitu: mengikuti tren digital dan membuka  gudang baru dengan kapasitas yang lebih besar. Apalagi, pemakai internet yang didominasi oleh generasi muda gemar sekali belanja barang melalui online. Hal ini mengakibatkan pengiriman barang juga meningkat tajam.
Meskipun, di Indonesia, masyarakat yang belanja melalui internet kurang lebih hanya 1 persen saja dibandingkan dengan negara lain seperti China yang sudah mencapai 7 persen menjadi fenomena menarik. JNE memahami bahwa beberapa kota memberikan pertumbuhan pengiriman barang melalui jasa pengiriman JNE secara signifikan seperti: Bandung, Malang, Yogya dan Denpasar. 
JNE bertekad ingin mempermudah pengiriman barang di manapun. Tetapi, jumlah kiriman barang yang setiap saat selalu bertambah mengakibatkan JNE mencari solusi yang terbaik. Oleh karena itu, untuk selalu mendekatkan pengirim dan penerima barang, JNE melakukan berbagai terobosan brilian, di antaranya: JNE membangun gudang baru seluas kurang lebih 30.000 meter persegi di kawasan Cikarang Jawa Barat, Medan Sumatra Utara, Batam Kepulauan Riau (Kepri) dan Wangon Banyumas Jawa Tengah.
Sebagai informasi, setiap tahun JNE melayani kurang lebih 12 juta shipment atau 400 shipment per detik. Dan, menurut VP of Marketing JNE Eri Palgunadi menyatakan bahwa total error pengiriman barang yang ada sekitar 0,4 – 0,5 persen dari total keseluruhan. Menurut VP of Marketing JNE Eri Palgunadi kembali menyatakan bahwa 70 persen yang menggunakan layanan JNE berasal dari e-commerce, 30 persen lainnya berasal dari korporat.
Sebagai langkah besar, JNE pun telah mengembangkan aplikasi mobil untuk pengguna smartphone agar lebih memudahkan pelanggannya. Baru-baru ini, JNE telah mengembangkan aplikasi baru berbasis Android dengan nama My JNE. Terobosan tersebut untuk mengatasi jumlah shipment barang yang semakin besar. Tetapi, hal terpenting adalah mengikuti tren digital dalam Informasi Teknologi (IT). Yang menarik adalah di era digital, semua karyawan JNE harus mempunyai akun di media sosial.

Aplikasi My JNE
Banyak kemudahan yang diperoleh dengan menggunakan aplikasi My JNE di Android kita. Hal terpenting adalah pengirim dan penerima barang (tujuan) tidak perlu membuka website untuk mengecek status pengiriman barang. Cukup mudah kok. Kita bisa menginstall aplikasi My JNE di smartphone berbasis Android dengan cepat dan mudah. Di mana, Anda bisa download aplikasi MyJNE  dengan mudah di sini.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.indivara.jneone

My JNE, mengirim barang jadi semakin nyaman
(Sumber: dokumen pribadi)

Untuk mempermudah anda, berikut saya tampilkan urut-urutan dalam melakukan aplikasi My JNE di Smartphone berbasis Android. Terlebih dahulu kita harus klik google “Play Store”.   Selanjutnya, kita cari fitur “My JNE” dan lakukan proses “install”. Kita akan mendapatkan informasi jumlah bit dalam aplikasi tersebut. Ternyata, jumah bit aplikasi tersebut sebesar 12,94 MB.  Sangat mudah kan?



 Cara menginstal aplikasi My JNE (Sumber: dokumen pribadi)

Di aplikasi MyJNE kita akan menemukan 4 (empat) fitur penting, yaitu; 1) My Shipment, 2) My Tariff, 3) My Location, dan 4) My COD. Agar kita bisa memanfaatkan fitur tersebut dengan maksimal, maka kita hendaknya melakukan proses pendaftaran terlebih dengan menggunkan nomor handphone dan password. Seperti biasanya, setelah sukses mendaftar akan mendapatkan konfirmasi melalui email dan klik link sebagai tanda sukses terdaftar.
Fitur pertama, My Shipment terdapat pada menu “Home” yang berfungsi untuk mengecek status pengiriman barang punya kita sendiri dan kiriman orang lain dengan lebih cepat. Caranya? Gampahg, kita tinggal masukkan nomor resi pada kotak ‘Search Air Waybill’ untuk mengetahui posisi barang sehingga kita bisa mengetahuinya dengan baik. Cara lainnya adalah dengan menggunakan kamera yaitu: dengan menyorot pada barcode di kertas resi dan dipastikan menjangkau garis merah pada layar. Cara tersebut kita tidak usah mengetik nomor resi secara manual.


Di menu Shipment, kita bisa mengecek pengiriman barang kita
(Sumber: JNE/Twitter)


Fitur kedua, My Tariff yang masih dalam satu menu “Home”. Itur tersebut masih dalam “Home” yang berfungsi  untuk mengecek jumlah biaya yang harus dibayar untuk tujuan tertentu. Sebagai contoh, kita mengetik alamat pengiriman “Denpasar” di kolom “From” dan alamat tujuan “Jakarta” di kolom “To”. Selanjutnya, kita klik “Check Tariff”. Maka, akan tertampil besaran jumlah tariff yang harus dibayar. Kita tidak usah kawatir tentang pengirimsn barang kita. Mengapa? Barang yang kita kirim ada asuransinya kok. Jadi, lebih nyaman ddan tidak perlu ragu-ragu.   


 Barang yang dikirim melalui JNE ada asuransinya
(Sumber: dokumen pribadi

Fitur ketiga, My Location. Fitur tersebut akan menuju ke menu “JNE Nearby” yang berfungsi  untuk mengecek lokasi pengiriman atau counter JNE yang terdekat dengan posisi kita. Hal yang perlu diperhatikan adalah perangkat smartphone kita harus mengaktifkan fitur GPS. Selanjutnya, kita akan dengan mudah menemukan counter JNE terdekat. Sangat membantu untuk tidak mengeluarkan banyak tenaga dan uang.  

 4 Fitur penting di aplikasi My JNE (Sumber: dokumen pribadi)

Fitur keempat, My COD. My COD yang merupakan kependekan dari Cash On Digital sangat membantu kita untuk membuat order dari toko online pengguna aplikasi dan menggunakan aplikasi ini sebagai perantara pembayaran (rekening virtual). Makanya, fitur ini sangat membantu bagi pengguna yang sedang berbisnis online atau yang mempunyai Usaka Kecil dan Menengah (UKM). Selanjutnya, Fitur ini terdapat pada menu “My COD” dan “My COD Wallet” dengan menggunakan Nomor telepon dan Password. Kita pun harus mengisi nama toko kita pada kotak ‘Store Name’ dan alamat toko pada kotak ‘Address’. Jangan lupa, masukkan nomor KTP pada kotak ‘No KTP’. Masukkan juga nomor rekening bank dengan pilih ‘Add Bank Account’, nomor rekening bank maksimal 3 buah. Selanjutnya tanggal lahir dan jenis kelamin. Terakhir simpan profil kamu.

 Menu My COD membantu pembayaran antara pengirim dan penerima barang (Sumber: JNE/Twitter)




Menu “My COD Wallet” berguna sebagai rekening bersama antara pengirim dan penerima barang. Hal yang perlu digaris bawahi adalah  pengirim dan penerima harus terdaftar di aplikasi. Yang menarik adalah menu “My COD Wallet” mempunyai fasilitas sebagai berikut :
  1. Transfer ialah pemindahan uang sesama pengguna My COD Wallet
  2. Top Up ialah pengisian atau penambahan dana di virtual account
  3. Cash Out ialah pencairan dana ke rekening yang ditunjuk.
  4. History ialah riwayat transaksi yang dilakukan di My COD Wallet


 Menu JNE Nearby dan My COD (Sumber: dokumen pribadi)


Setelah memahami tentang pembahasan aplikasi My JNE, kita bisa dengan mudah mengirim barang, memantaunya dan melakukan transaksi melalui JNE sesuai dengan tagline My JNE. Apalagi, kita bisa mengecek status keberadaan barang kita sampai di mana.  Masalah pembayaran barang pun menimbulkan efek saling percaya antara pengirim dan penerima barang.      
Untuk lebih jelas tentang My JNE, kita bisa melihat video tentang peluncuran aplikasi My JNE yang dilaksanakan oleh perusahaan pengiriman barang JNE berikut ini:


Video Aplikasi My JNE (Sumber: JNE)


         Jika anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut bisa menghubungi langsung ke alamat JNE sebagai berikut:






Referensi:
Admin (ed.). 2016. 5 Pebruari. JNE Luncurkan Aplikasi Mobile dan myjne.com. Diambil dari http://www.antarakalbar.com/berita/338572/jne-luncurkan-aplikasi-mobile-dan-myjnecom.
Iqbal Al Ghifari, Mohammad. 2016. 31 Maret. JNE: Kirim, Pantau dan Transaksi Barang dengan Aplikasi di Smartphone. Diambil dari https://teknologi.info/312196/myjne-kirim-pantau-dan-transaksi-barang-dengan-aplikasi-di-smartphone/

Comments

Hanila Hussein said…
Asyiiiikkk.....keren keren....
Sukses, Pak lombanya :D
Traktiran dah entar kalau menang :P *kidding
Insya Allah, doain ya. Salam hangat.