Arti Sebuah Penghargaan



Sebuah Penghargaan Membuat 
Kita Merasa Dihormati 




Sebuah penghargaan meski hanya selembar kertas 
memberikan saya merasa dihormati 
(Sumber: dokumen pribadi)




Harga dianggap banyak orang menunjukan sebuah nilai benda. Lantas, seberapa penting sebuah kata “harga” baik dalam bentuk kata dasar maupun yang telah mengalami penambahan kata? Untuk lebih jelas, mari kita lihat beberapa kalimat yang mengandung kata “harga” ataupun yang mengalami penambahan berikut ini:
Ø  “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya”.
Ø  “Peninggalan situs arkeologi Gunung Padang tidak ternilai harganya”.
Ø  “Berapa harga sekilo cabe merah menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2016”.
Ø  “Saya sungguh kecewa, karena kinerja pekerjaan saya untuk memajukan perusahaan selama sepuluh tahun tidak dihargai tanpa adanya pesangon sama sekali”.
Ø  Penghargaan bergengsi di pentas menulis tingkat internasional membuat Robert semakin lebih gigih untuk menghasilkan tulisan terbaik yang bermanfaat bagi orang lain”. 
Kata “harga” atau pun yang telah mengalami penambahan dari kalimat-kalimat di atas secara umum memberikan arti sesuai Kamus bahasa Indonesia Lengkap karya Eko Hadi Wiyono sebagai nilai suatu benda yang diukur dengan uang; jumlah uang yang senilai yang harus dibayarkan untuk sebuah benda atau jasa; kehormatan diri; guna (arti, kepentingan, kabar). Bagaimana dengan “harga” yang berhubungan dengan manusia? Ya, manusia pun perlu dihargai atau mendapatkan sebuah penghargaan layak.
Menurut saya, menghargai atau memberikan sebuah penghargaan kepada sesama manusia adalah sebuah penghormatan diri bahwa keberadaannya memberikan sebuah guna atau arti bagi orang lain. Saya memahami bahwa setiap manusia tidak menuntut lebih sebuah penghargaan. Tetapi, memberikan sebuah penghargaan yang disesuaikan dengan porsinya merupakan balas jasa yang tiada ternilai baik berupa uang, benda maupun balas jasa lainnya. 
Makanya, tidak heran jika kita tidak memberikan penghargaan kepada seseorang jika yang bersangkutan telah melakukan perbuatan yang bermanfaat baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja akan memberikan persepsi negatif. Sebagai contoh: kita bersikap nyinyir terhadap orang lain yang telah menyelamatkan pantai dari abrasi dengan menanam mangrove (bakau). Kita berpikir bahwa tindakan tersebut hanyalah mencari sensasi semata. Sungguh, bukan penghargaan yang bisa kita berikan tetapi justru pikiran negatif. Saya pun memahami bahwa banyak orang yang telah melakukan perbuatan baik di luar sana yang tidak membutuhkan sebuah penghargaan. Tetapi, perlu diingat bahwa dengan memberi penghargaan akan memberikan rangsangan kepada setiap orang untuk berbuat baik. Dan, terpenting adalah akan menimbulkan sifat kepedulian sesama manusia.
Kasus lain, bagaimana rasanya jika kita telah bekerja puluhan tahun di sebuah perusahaan hingga berkembang pesat, tetapi di saat perusahaan tersebut  mengalami masalah kebangkrutan karena krisis ekonomi, kita tidak mendapatkan apapun hak kita baik berupa pesangon maupun fasilitas lainnya? Tentu, kita akan merasa sedih bukan?. Mungkin, kita pun akan bergabung dengan teman lainnya untuk menyuarakan hak-hak kita melalui sebuah demo hingga tuntutan kita terpenuhi.
Kita benar-benar merasa tidak dihargai perusahaan yang telah dibantunya dalam mendapatkan keuntungan selama bertahun-tahun. Itulah sebabnya sebuah penghargaan penting buat seorang pekerja atau karyawan yang berupa pesangon dan fasilitas lainnya untuk bekal melakukan hidup baru. Meskipun, masih ada orang yang pasrah dengan keadaan. Mereka pun berkata, “dikasih syukur, tidak dikasih ya sudah. Mungkin sudah takdirnya”.
Perlu diketahui bahwa sebuah penghargaan akan memberikan sisi posistif yang tidak ternilai. Sebagai blogger, saya pribadi merasa bersyukur bahwa jiwa kepenulisan saya mampu dihargai oleh orang lain baik berupa uang maupun bentuk jasa lainnya. Dengan memberikan sebuah penghargaan apapun bentuknya memberikan saya sebuah nilai lebih untuk lebih berkarya di masa depan. Bukan hanya itu, sebuah penghargaan membuat saya seperti dihormati. Perlu digarisbawahi bahwa saya pribadi bukanlah tipe yang gila hormat. Tetapi, menghargai karya saya sesuai dengan porsinya berarti memberikan ruang bagi saya bahwa karya saya bisa diterima dan bermanfaat bagi orang lain.
          Saat ini saya sedang menggeluti sebagai blogger. Saya merasa bangga bahwa blogger tidak lagi dianggap sebelah mata. Kehadirannya memberi warna baru dalam dunia kepenulisan. Kontribusinya bisa memberikan rangsangan informasi bagi setiap orang dalam dunia digital. Yang membuat saya lebih percaya diri adalah saya bisa bertukar informasi dan mengenal sosok dari segala bidang  atau profesi secara lebih dekat. Bahkan, banyak teman saya sesama blogger yang bisa hadir di Istana Negara atas undangan Presiden Jokowi. Mengagumkan bukan? Itulah sebuah penghargaan yang tidak bisa dinilai dengan uang. Padahal, kondisi tersebut mungkin tidak bisa saya lakukan jika saya menjadi “abdi” dalam sebuah perusahaan swasta. 

****

          Baru-baru ini saya pun bisa mendapatkan Voucher Belanja Sodexo karena memenuhi undangan sebuah perusahaan swasta. Sebuah penghargaan? Saya jawab, ya. Kehadiran saya begitu dihargai karena perusahaan tersebut menghormati kontribusi saya sebagai pendatang baru dalam dunia blogging. Meskipun, penghargaan tersebut berupa voucher belanja, tetapi tidak ada bedanya dengan uang bukan? Dan, itu bisa membantu menghemat pengeluaran belanja harian saya. Lumayan kan?


 Voucher Belanja Sodexo (Sumber: dokumen pribadi)



          Yang menarik adalah Voucher Belanja Sodexo tersebut bisa ditukar di berbagai Merchant Sodexo. Benar-benar membantu pengeluaran belanja harian saya. Selanjutnya, saya mencoba gunakan Voucher Belanja Sodexo tersebut di salah satu MerchantSodexo yang melayani pizza di hari ulang tahun saya. Kami sekeluarga benar-benar menikmati manfaat Voucher Belanja Sodexo tersebut. Gelak tawa kami sekeluarga menikmati manfaat Voucher Belanja Sodexo dalam bentuk 2 loyang pizza. Saya juga merasa bahwa Hari Ulang tahun saya merasa dihargai ketika karyawan perusahaan yang mengundang saya mengucapkan “Selamat Ulang Tahun”. Sungguh kaget, sebuah penghargaan yang tidak bisa dinilai dengan uang.  




Merchant Sodexo yang tersebar di berbagai kota di Indonesia
(Sumber: dokumen pribadi)


Jadi, kalau kita ingin dihormati oleh orang lain atas kontribusi yang telah dilakukannya, berikanlah sebuah penghargaan sesuai dengan porsinya. Penghargaan yang kita berikan pada orang lain akan memberikan nilai positif baik bagi orang lain maupun kita sendiri. Kita juga memahami bahwa manusia tidak akan menuntut penghargaan lebih di luar kewajaran, tetapi penghargaan yang wajar akan membuatnya tersenyum. Oleh sebab itu, penghargaan bagi saya adalah membuat orang lain merasa bernilai dan dihormati. Salam penghargaan! 



http://sodexoevent.com/blog-contest




Comments

Hanila Hussein said…
Kok ga traktir kita ya...
Hanila Hussein said…
Kok ga traktir kita ya...
Darwin Arya said…
artikel menarik sekaligus mencerahkan, Mas.

Pada intinya, suatu organisasi akan solid dan memperoleh kejayaan apabila dapat bersatu & saling menghargai. Bersama-sama menjejakkan langkah menggapai misi
Maaf, saya panggil2 gak nengok2. Ya udah saya berangkat duluan. He he he
Matur Nuwun bu. Telah mampir di lapakku.