Wednesday, November 15, 2017

PGN 360° Integrated Solution: Solusi Kehandalan Pasokan Gas untuk Menyebarluaskan Energi Baik Kehidupan



Pengguna gas bumi milik PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) kini semakin meluas (Sumber: Ilustrasi/Istimewa)


“Perusahaan Gas Negara senantiasa memahami kebutuhan dan kepuasan Pelanggan di sepanjang mata rantai pemanfaatan gas bumi untuk mendapatkan nilai tambah secara optimum bagi seluruh segmen Pelanggan” (www.pgn.co.id)


Kebutuhan energi tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan manusia. Baik kebutuhan energi yang tidak diperbarui (unrenewable energy) maupun energi yang diperbarui (renewable energy). Dan, ketergantungan akan energi yang tidak diperbarui (unrenewable energy) masih tinggi khususnya Minyak dan Gas Bumi (Migas). Penggunaan minyak seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah terbiasa dalam masyarakat dan menyebar hampir ke seluruh Indonesia. Tetapi, penggunaan gas bumi kurang maksimal di masyarakat. Cara terbaik untuk mengenalkan manfaat gas bumi adalah dengan “membumikan gas bumi”.  “Membumikan”  berarti upaya untuk menyebarluaskan pemahaman tentang gas bumi di seluruh kawasan atau daerah.   Itulah sebabnya, Membumikan Gas Bumi merupakan langkah untuk  memberikan pemahaman penting kepada masyarakat bahwa gas bumi merupakan energi baik bagi kehidupan di bumi khususnya tanah air tercinta.
Untuk menajamkan penggunaan gas di tanah air, maka perlunya Master Plan Gas yang matang. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber Minyak dan Gas bumi (Migas). Oleh sebab itu, perlunya Rencana Besar (Master Plan) sektor gas nasional. Apalagi, menurut Head of Marketing PGN Adi Munandir mengungkapkan bahwa dengan Master Plan Gas memiliki fungsi untuk mengintegrasikan perencanaan terkait pemanfaatan gas, khususnya untuk pengembangan industri, Road Map Industri, produksi gas bumi, dan pengembangan infrastruktur gas. Sedangkan, manfaat besar dari Master Plan Gas adalah untuk mengembangkan industri gas di Tanah Air lebih teratur dan dapat disinkronkan waktunya serta bisa melakukan pemetaan tentang kawasan mana yang diprioritaskan untuk dibangun.
Distribusi Gas Bumi
Masalah distribusi gas ke seluruh daerah di Indonesia, PGN memiliki Saka Energy yang menyediakan gas bumi di sektor hulu. Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dalam membumikan gas bumi maka PGN mengembangkan produk gas bumi yakni Liquefied Natural Gas (LNG) yang dilakukan oleh PT PGN LNG Indonesia. Proses penyaluran CNG melalui anak usaha PT Gagas Energi Indonesia dan anak usaha PGN lainnya. Menarik,  PGN mampu menyediakan pasokan gas bumi, listrik, pasokan bahan bakar gas untuk transportasi hingga jasa Engineering, Procurement and Construction (EPC) hingga Informasi Teknologi Komunikasi bagi para pengguna gas atau pelanggan PGN.
Penyebarluasan penggunaan gas di Indonesia menjadi tugas berat perusahaan plat merah PGN. Oleh sebab itu, untuk  akselerasi penggunaan gas bumi di masyarakat, PGN tidak henti-hentinya melakukan kampanye dan sosialisasi. PGN gencar mensosialisasikan mengenai pentingnya konversi penggunaan BBM menjadi BBG bagi masyarakat. PGN pernah melakukan sosialisasi pemakaian gas bumi kepada masyarakat berbasis rumah tangga pada tanggal 21-22 Agustus 2015 dengan menggelar program pelatihan kewirausahaan atau PGNtrepreneur kepada ibu rumah tangga. Serta, mendorong lahirnya pengusaha kecil, melalui PGNtrepreneur. Sebelumnya, tanggal 15 Agustus hingga 21 Agustus 2015, PGN pernah menggandeng para pengguna bajaj dalam program bertajuk “Ayo Kita NgeGas Merdeka” dan melibatkan 700 bajaj yang bisa dimanfaatkan gratis oleh masyarakat. Dalam program tersebut, PGN mengkampanyekan penggunaan gas bumi yang ramah lingkungan untuk transportasi umum.
Membumikan gas bumi juga perlu memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa penggunaan Gas bumi ternyata lebih hemat dibandingkan dengan penggunaan BBM. Penggunaan gas bumi juga benar-benar menghemat biaya untuk keperluan bahan bakar semua jenis transportasi.  Seperti, transportasi laut kapal Pelni, anggaran yang digunakan saat menggunakan BBM sekitar 33,4 juta liter per bulan, ASDP sebesar 3,5 juta liter per bulan dan kapal perintis milik Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan sebesar 14,4 juta liter per bulan. Selanjutnya, dengan menggunakan gas bumi bisa menghemat setidaknya 40 persen dibandingkan BBM.
Untuk memperluas jangkauan pelanggan pengguna gas, PGN juga memasok gas bumi untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam bentuk  Compressed Natural Gas (CNG) agar penggunaannya lebih aman. Sudah banyak UKM yang telah menggunakan gas bumi seperti usaha laundry di Bogor yang bernama “Bogor Laundry”. Penggunaan gas bumi lebih berhemat dan pasokannya stabil  dibandingkan bahan bakar lainnya seperti LPG. Dana sekitar Rp27 juta hingga Rp30 juta per bulan yang wajib dikeluarkan setiap bulannya menjadi sekitar Rp20 juta untuk penggunaan gas bumi. UKM lainnya yang menggunakan gas bumi di antaranya industri kapur dan genteng yang ada di Cirebon Jawa Barat.
Penggunaan gas bumi juga telah menyasar ke ranah kesehatan. Beberapa rumah sakit kawasan Bogor telah merasakan hematnya penggunaan gas bumi dari PGN. Salah satunya, Rumah Sakit Azra Bogor yang menggunakan gas bumi untuk laundry,  restorannya, genset, water heater, dan kebutuhan lainnya. Sedangkan, di rumah sakit di Jakarta yang telah menggunakan gas bumi PGN adalah  RSPAD Gatot Subroto. Pengeluaran biaya untuk operasional Rumah Sakit bisa dihemat dengan baik. Dengan kata lain, berbagai fasilitas publik baik darat maupun air telah merasakan hematnya penggunaan gas PGN.


Penggunaan pipa gas di pabrik kapur dan genteng di Cirebon, Jawa Barat
dan RSPAD Gatot Subroto Jakarta (Sumber: detik.com)


Pasokan Gas
Gas bumi yang dikeluarkan oleh PGN disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan mulai dari pelanggan Residensial dan Usaha Kecil, Pelanggan Komersial dan Industri (Bisnis) serta Pelanggan Transportasi. GasKita merupakan produk dari PGN yang merupakan energi baik, aman dan praktis untuk keperluan rumah tangga dan usaha kecil Anda. Selanjutnya, bagi pelanggan yang huniannya belum terhubung pipa gas PGN, ada cara  efisien dan efektif menikmati gas tanpa perlu menunggu pembangunan pipa. Perlu diketahui bahwa gas bumi tersebut merupakan energi baik yang ramah lingkungan.
Melalui anak usaha PGN, PT Gagas Energi Indonesia, yang disebut Gaslink, gas bumi diproses dahulu menjadi Compressed Natural Gas (CNG) lalu didistribusikan melalui kendaraan bermotor dan diantar langsung ke pelanggan. Gaslink menjadi solusi jitu untuk mendistribusikan gas bumi ke kawasan yang belum terdapat jaringan pipa PGN dan sudah aktif ditawarkan ke masyarakat sejak tahun 2016. Keuntungannya, pelanggan menghemat lebih dari 20 persen dibandingkan pemakaian LPG.
Produk lain GasLink adalah adalah Gasku. Dengan Gasku, PGN menyediakan pasokan bahan bakar gas (BBG) baik di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) maupun dengan Mobile Refueling Unit (MRU) hingga converter kit untuk kendaraan bermotor. Sebagai informasi, GasKu dapat diperoleh di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan Mobile Refueling Unit (MRU) PGN yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung dan Batam.


Produk Gasku yang ramah lingkungan dari GasLink (Sumber: bumn.go.id)


Hal penting agar gas bumi bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Indonesia adalah kontinuitas pasokan gas tidak mengalami kendala. Untuk menjaga pasokan dan distribusi gas nasional, negara bukan hanya memproduksi gas yang ada di Indonesia tetapi diimbangi dengan melakukan perjanjian kontrak kerja sama dengan negara lain seperti kontrak impor gas sebanyak 1,5 MTPA dengan perusahaan Amerika Serikat Corpus Christi mulai tahun 2019 sampai tahun 2041. Serta, negara juga melakukan pembahasan perjanjian jual beli dengan perusahaan Afrika Mozambique LNG sebanyak 1 MTPA mulai 2022 sampai 2041.
Kehandalan pasokan gas bumi ke pelanggan menjadi salah satu fokus utama PGN. Lanjut, untuk mewujudkan gas berjalan dengan baik maka PGN memiliki program PGN 360° Integrated Solution. Program tersebut berkosentrasi untuk memastikan dan menyelesaikan seluruh permasalahan pelanggan terkait pemanfaatan gas bumi seperti pasokan gas. Oleh sebab itu, PGN tidak hanya bergantung pada satu sumber lapangan gas. Dengan jaringan infrastruktur pipa gas yang terintegrasi, pasokan gas bisa didapat dari berbagai lapangan gas bumi. Bukan itu saja, PGN juga memiliki armada CNG hingga LNG trucking yang dapat menyuplai gas bumi di wilayah yang belum terjangkau pipa gas bumi PGN.
PGN sebagai perusahaan BUMN juga berkomitmen untuk menghadirkan layanan gas yang menyeluruh dan efisien bagi negeri. Di samping itu, upaya untuk penyebarluasan pemanfaatan gas ke seluruh pelosok daerah sangatlah penting. Sejalan dengan rencana pemerintah untuk menggenjot peningkatan investasi baru yang terintegrasi dalam satu kawasan maka perlu dorongan pemanfaatan gas di kawasan industri yang terbukti lebih efisien dan untung bagi pelaku usaha sehingga bisa menekan ongkos produksi dan berdayasaing industri nasional.
Untuk meningkatkan kehandalan pasokan gas bumi, maka PGN  mendapatkan pasokan tambahan gas bumi dari Husky CNOOC Madura Limited (HCML). Tambahan pasokan gas tersebut mampu meningkatkan pelayanan pelanggan khususnya di wilayah Jawa Timur. Direktur Komersial PGN Danny Praditya mengungkapkan bahwa pasokan gas dari HCML mulai mengalir pada Mei 2017 lalu dengan volume yang disalurkan secara bertahap mulai 20 juta MMSCFD hingga lebih dari 100 MMSCFD yang berlangsung selama 20 tahun. Pasokan ini akan semakin meningkatkan kehandalan pasokan gas  untuk pelanggan PGN di Jawa Timur mulai dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto hingga Pasuruan.  
PGN memperluas jaringan gas bumi ke Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten yang dikelola oleh PT Modernland Realty Tbk. Di kawasan tersebut telah berdiri lebih dari 200 perusahaan baik lokal maupun multinasional seperti perusahaan makanan dan minuman, industri kimia, industri alat berat, dan material bangunan. Dan, PGN telah mengembangkan pemanfaatan gas sekitar 30 persennya. Kawasan industri lainnya yang telah dipasok gas oleh PGN adalah Kawasan Industri yang dikelola PT Nusantama Properta Panbil di Batam, Kepulauan Riau. Penggunaan gas tersebut digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga gas dan akan berlangsung selama 10 tahun ke depan, baik dalam bentuk Conpressed Natural Gas (CNG) maupun Liquefied Natural Gas (LNG).
Perlu diketahui bahwa kebutuhan industri akan gas bumi mencapai 2.280 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day). Di mana, gas tersebut sebagian besar diserap industri pupuk sebesar 791,22 MMSCFD dan petrokimia 295 MMSCFD. Sedangkan, menurut Kementerian ESDM, produksi gas sampai 4 September 2017 lalu sekitar 7.756 MMSCFD.


Dorong Konsumsi Gas Bumi, PGN Incar Kawasan Industri (Sumber: bumn.go.id)


Proses membumikan gas bumi perlu diimbangi dengan harga yang bersahabat dengan masyarakat. Oleh sebab itu, cara menekan harga gas di dalam negari menurut Divisi Head of Corporate Communication PGN Dessy Anggia adalah  pemerintah bisa melakukan rasionalisasi biaya distribusi gas dari hulu sampai ke pelanggan yang disalurkan melalui pipa gas. Ketika harga gas tidak wajar maka akan timbul ketidakpuasan masyarakat. Kasus harga gas bumi yang dinilai mahal di Medan Sumatera Utara pernah menjadi masalah penting PGN. Dan, Keputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) turun tangan terhadap masalah tersebut yang diprediksi sebagai praktik percaloan. Harga gas yang beredar di pasaran pernah mencapai US$ 12,22 per MMBTU ketika sampai ke pelanggan industri. Padahal, dari seluruh mata distribusi gas dari hulu sampai ke tangan pelanggan, PGN hanya memungut tarif US$ 1,35 per MMBTU untuk pengelolaan pipa sepanjang 600 km. Sedangkan sisanya sekitar US$ 11 dolar merupakan komponen biaya dari hulu, seperti regasifikasi, distribusi, dan harga lainnya.
Infrastruktur dan Penggunaan Gas
Untuk meningkatkan kehandalan pasokan gas  ke pelanggan, PGN membangun sejumlah proyek infrastruktur seperti melakukan penyambungan proyek pipa gas transmisi Duri-Dumai sepanjang 67 km termasuk pipa distribusi gas di Dumai sepanjang 56 km. PGN juga sedang mengembangkan infrastruktur pipa transmisi gas bumi West Natuna Transmission System (WNTS) ke Pulau Pemping, Provinsi Kepulauan Riau. Di pulau Jawa, PGN Area Tangerang telah membangun dan mengelola jaringan distribusi pipa gas bumi sepanjang 260 km. PGN juga sedang dalam proses akhir pembangunan pipa proyek CP3B Cikande-Bitung untuk mengalirkan gas ke jaringan Banten Timur sebagai kelanjutan dari CP3A Bojonegara-Cikande yang sudah beroperasi sejak 2012. Proyek tersebut merupakan kelanjutan  dari proyek pipa South Sumatera - West Java (SSWJ).


Fasilitas regasifikasi LNG & Infrastrutur jaringan pipa gas (Sumber: bumn.go.id)


Selain itu, PGN juga mengembangkan pipa gas bumi di Muara Karang-Muara Bekasi sepanjang 42 km dan dalam proses membangun jaringan pipa distribusi gas bumi di Pasuruan, Mojokerto.  Pengembangan jaringan Gresik-Lamongan-Tuban, pengembangan jaringan di Pasuruan, pengembangan jaringan Senayan City-Pondok Indah Mall, dan kawasan industri di Bekasi dan Tangerang tidak ketinggalan dikembangkan oleh PGN. Perluasan jaringan  infrastruktur tersebut bertujuan untuk mempermudah distribusi gas bumi ke pelanggan.
Mengikuti perkembangan dunia digital, PGN juga tidak mau ketinggalan untuk memudahkan pelayanan dan memperluas pelanggan dalam perangkat gadget.  Sebagai langkah penyempurnaan pelayanan pelanggan, PGN terus melakukan inovasi untuk kebutuhan pelanggan seperti  meluncurkan aplikasi PGN Mobile. PGN Mobile dapat diunduh di Google Play Store untuk pengguna Android dan App Store bagi konsumen IOS. Aplikasi ini memberikan kemudahan kepda pelanggan agar dapat mengakses informasi seputar tagihan pemakaian gas.


PGN Mobile semakin memudahkan pelayanan pelanggan (Sumber: PGN/Apps)


Perlu diketahui bahwa PGN Mobile merupakan bagian penting dari PGN 360o degree Integrated Solution, di mana  konsep pemberian solusi terintegrasi untuk memberikan layanan yang menyeluruh dan mengerti pelanggan, dengan segala keunikan dan kemampuan PGN. Menariknya, PGN Mobile bisa membantu pengguna atau pelanggan mengetahui titik-titik lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas Bumi (SPBG). Bukan itu saja, masyarakat juga bisa mendaftar menjadi pelanggan baru dengan mengisi formulir yang tersedia dalam aplikasi tersebut.
Capaian PGN
Direktur Keuangan PGN Nusantara Suryono menyatakan bahwa serapan penggunaan gas pada pelanggan tahun 2017 menurun sangat tajam dan harga penjualan juga sudah menurun atas permintaan dari berbagai intitusi yang ada di Indonesia. Dampaknya, menurunnya kinerja perusahaan per semester I/2017 di bawah target sehubungan dengan PGN menerbitkan laporan keuangan per 30 Juni 2017 setelah perusahaan melakukan penelahaan terbatas. Tetapi, PGN tetap membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$50,28 juta pada tanggal 30 Juni 2017 atau turun 67% dibandingkan dengan US$152,45 pada tanggal 30 Juni 2016 lalu.
Lalu, PGN memperkirakan laba perusahaan mencapai US$150 juta (sekitar Rp2 triliun, asumsi 1US$=Rp13.330) pada akhir 2017. Perkiraan pencapaian laba tersebut berdasarkan komitmen dan konsistensi PGN untuk selalu menjalankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap aspek bisnis. Itulah sebabnya, PGN beberapa kali menerima penghargaan bergengsi baik tingkat nasional maupun internasional atas kinerja yang diraihnya. Baru-baru ini, PGN meraih penghargaan bergengsi tingkat internasional yaitu: Internasional Gold Stevie Award oleh International Business Awards untuk kategori laporan tahunan 2016 versi cetak yang mengangkat tema "When a Pipeline Is Not Just a Pipeline" sebagai laporan tahunan terbaik. Dan, penghargaan tersebut  diterima langsung oleh Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim di Barcelona, Spanyol pada tanggal 21 Oktober 2017. 
 Pencapaian PGN dalam membumikan gas bumi telah menyambungkan pipa gas lebih dari 80 persen pipa gas bumi hilir di seluruh Indonesia. Aliran gas selama 9 bulan pertama di tahun 2017 saja, PGN telah menyalurkan gas bumi sebesar 1.502 MMSCFD dengan rincian sepanjang kuartal III-2017 volume gas distribusi sebesar 767 MMSCFD, dan volume transmisi gas bumi sebesar 736 MMSCFD. Lagi, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 175 km.  Adapun, secara garis besar pencapaian PGN dalam membumikan gas bumi nasional adalah:
1.      Pengelolaan gas bumi PGN telah menyalurkan dan mendistribusikan gas bumi sebanyak 1.542 MMSCFD.
2.      Wilayah operasi di 19 kota dan 12 provinsi
3.      Membangun infrastruktur sebanyak 7.450 jaringan pipa gas, 2 unit Floating Storage Regasification Unit (FSRU) di Jawa Barat dan Lampung, 10 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), dan 2 Mobile Refueling Unit (MRU).
4.      Lifting gas, meningkatkan produksi dan lifting minyak dan gas menjadi 32 ribu BPH


Masih banyak provinsi di Indonesia yang membutuhkan aliran gas bumi (Sumber: gasnegara/IG)


PGN merupakan satu-satunya BUMN di Indonesia yang menyalurkan gas bumi ke berbagai segmen pelanggan. Mulai dari rumah tangga, UKM, usaha komersial (mal, hotel, rumah sakit dan rumah makan), industri, pembangkit listrik, hingga transportasi. PGN telah memasok gas bumi ke 1.659 industri besar dan pembangkit listrik (97,15%), 1.929 pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit) & Usaha Kecil Menengah (UKM) (2,5%), dan 204.000 pelanggan rumah tangga (0,35%). Selanjutnya, pelanggan PGN tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong Papua.
            Pencapaian  PGN atas pendistribusian gas bumi ke pelanggan  di atas merupakan keseriusan PGN untuk menyebarluaskan gas bumi sebagai energi baik kehidupan. Energi yang hemat, aman, murah dan ramah lingkungan. Kehandalan pasokan gas yang dimiliki PGN juga menjadi bukti bahwa perusahaan benar-benar memahami kebutuhan dan kepuasan pelanggan di semua mata rantai pemanfaatan gas bumi.  Program PGN 360° Integrated Solution pun mengikuti perkembangan dunia digital dalam pelayanan pelanggan melalui PGN Mobile.
Proses membumikan gas bumi yang dilakukan PGN belumlah sempurna 100 persen karena belum menjangkau ke seluruh 33 provinsi yang ada. Namun, dengan pemahaman masyarakat yang semakin baik maka proses akselerasi penyebarluasan serapan pelanggan akan menemui titik maksimal. Bukan hanya tugas PGN untuk melakukan kampanye dan sosialisasi penggunaan gas bumi sebagai energi baik kehidupan, tetapi semua lapisan masyarakat juga ikut berperan mensuksesan penggunaan gas bumi seperti energi BBM.  Kasus  konversi minyak ke LPG di masyarakat adalah merupakan bukti nyata bahwa penggunaan gas bumi akan melampaui target penggunaan LPG jika masyarakat sudah merasakan manfaatnya. Inilah langkah baik yang dilakukan PGN untuk melakukan konversi LPG ke gas bumi. 

Sumber Tulisan
Admin. 2017. 18 April.   Dapat Tambahan Dari Husky, Pasokan Gas PGN Kian Handal. Diakses dari http://www.bumn.go.id/gasnegara/berita/1-Dapat-Tambahan-Dari-Husky-Pasokan-Gas-PGN-Kian-Handal
____________. 2017. 26 Mei.   Cara Lain Nikmati Gas Bumi Tanpa Perlu Tunggu Pembangunan Pipa. Diakses dari http://www.bumn.go.id/gasnegara/berita/2--Cara-Lain-Nikmati-Gas-Bumi-Tanpa-Perlu-Tunggu-Pembangunan-Pipa
____________. 2017. 7 Nopember.    PGN Raih Gold Stevie Award di Barcelona. Diakses dari http://www.bumn.go.id/gasnegara/berita/1-PGN-Raih-Gold-Stevie-Award-di-Barcelona
Deny, Septian. 2017. 08 Sep 2017. Tanggapan PGN soal Masih Tingginya Harga Gas di Medan. Diakses dari http://bisnis.liputan6.com/read/ 3087139/tanggapan-pgn-soal-masih-tingginya-harga-gas-di-medan
Fajriah, Lily Rusna. 2017. 8 September. Kaya Migas, Indonesia Perlu Bikin Master Plan Gas. Diakses dari https://ekbis.sindonews.com/read/1237760/ 34/kaya-migas-indonesia-perlu-bikin-master-plan-gas-1504844228
____________. 2017. 12 Oktober.  Migrasi ke Gas, Usaha Laundry Ini Makin Hemat. Dikases dari https://ekbis.sindonews.com/read/1247728/34/migrasi-ke-gas-usaha-laundry-ini-makin-hemat-1507796266
Prianti, Martina. 2015. 25 September. PGN Membumikan Gas Bumi. Diakses dari http://www.bumninsight.co.id/industri/energi/pgn-membumikan-gas-bumi
Sancaya, Rengga.  2016. 18 Oktober. Pakai Gas PGN, Pabrik Kapur dan Genteng Lebih Hemat. Diakses dari https://finance.detik.com/foto/ 3323884/pakai-gas-pgn-pabrik-kapur-dan-genteng-lebih-hemat/1
____________.  2016. 20 Oktober. Gunakan Gas Bumi, RSPAD Dapat Service Khusus dari PGN. Diakses dari https://finance.detik.com/foto/ 3325841/gunakan-gas-bumi-rspad-dapat-service-khusus-dari-pgn/1
Tim Sindonews. 2017. 9 Oktober 2017. Mau Pakai Gas Bumi Tinggal Daftar Menggunakan PGN Mobile. Dikases dari https://ekbis.sindonews. com/read/1246759/77/mau-pakai-gas-bumi-tinggal-daftar-menggu nakan-pgn-mobile-1507543823
www.pgn.co.id

No comments:

8 Hal Menarik yang bisa Anda Temukan di Pantai Melasti

Pulau Bali yang ditetapkan oleh Trip Advisor sebagai peringkat pertama tujuan wisata dunia menjadi kebanggan bangsa Indonesia. Pres...