Skip to main content

5 Hal Ini Bisa Anda Lakukan Menjelang Hari Raya Lebaran




5 Hal yang bisa dlakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri 
(Sumber: http://prcomm.com.sg/diolah)



Hari Raya Idul Fitri atau Hari Lebaran adalah hari kemenangan yang menarik banyak orang. Pernahkah anda tahu bahwa Hari Raya Lebaran  merupakan cara ampuh untuk pemerataan pembangunan? Hampir sebelas bulan para pemudik menghabiskan penghasilannya (baca: uang) dipusat-pusat perekonomian di perkotaan.
Dengan adanya Hari Raya Lebaran, maka pusat perbelanjaan atau  pasar-pasar tradisional di kampung halaman kini menangguk keuntungan. Berbagai  sentra perekonomian di kampung-kampung diburu pemudik untuk keperluan hari raya. Pusat perekonomian telah bergeser untuk sementara waktu ke kampung-kampung.
Menjelang hari raya Lebaran, setiap orang mulai sibuk mengurusi berbagai keperluan untuk hari raya. Dari kalangan kelas bawah  hingga kelas atas bersuka cita menyambut Hari Raya Lebaran. Gelak tawa dan senyum sumringah menyelimuti setiap wajah pemudik dan sanak saudara. Mereka bergembira bisa berkumpul bersama-sama untuk merayakan hari kemenangan umat Islam.
Nah, banyak hal yang bisa anda lakukan menjelang Hari Raya Lebaran. Meskipun,  setiap orang berbeda kepentingan dan pandangan tentang hal-hal yang bisa dilakukan menghadapi hari raya. Berikut, hal-hal yang bisa anda lakukan menjelang hari raya:       

1.    Jalan-jalan
Saat anda berada di kota maka anda tidak tahu tentang perkembangan kampung halaman anda. Maka, saat anda mudik ke kampung halaman, anda juga bisa melakukan aktivitas jalan-jalan di tempat-tempat menarik di sekitar tempat tinggal kampung halaman anda.
Bahkan, tempat wisata yang ada mungkin lebih bagus dan alami dari pada spot wisata saat anda tinggal di perkotaan. Tentunya, spot wisata yang ada di kampung halaman biasanya lebih alami. Rugi besar jika anda tidak menyempatkan diri untuk jalan-jalan ke tempat wisata menarik sekitar tempat tinggal di kampung halaman anda.
Jangan sampai anda pulang kampung tetapi bagai katak dalam tempurung. Tahunya hanya tempat tinggal orang tua dan saudara saja. Jika anda suka atau berjiwa traveling maka jalan-jalan akan membuat anda semakin mencintai alam Indonesia, menambah wawasan, selalu kangen kampung halaman dan tinggal di kampung halaman tidak membosankan.  


Jalan-jalan menjelang hari raya membuat lebih bahagia 
menjelang hari raya Lebaran di kampung halaman 
(Sumber: dokumen pribadi)


2.    Beres-Beres Rumah
Sepertinya, aktivitas bere-beres rumah menjadi aktifitas wajib menjelang hari raya. Membersihkan kondisi rumah dan mengatur kondisi perabotan agar tampil menarik di hari raya merupakan dambaan setiap orang. Tentunya, aktifitas beres-beres rumah tidak terlau menguras kantong anda seperti membeli perelngkapan rumah yang baru dan mengecat kembali cat rumah lama yang belum terlihat kusam.
Mendesain rumah agar terlihat cantik dan  elegan menjadi keinginan di hari raya Lebaran. Apalagi, jika sang empunya rumah adalah orang berada atau public figure di daerah yang sering melakukan open house.  Maka, beres-beres rumah hingga mendesain ulang kondisi rumah menjadi hal yang sering dilakukan.
Tetapi, bagi anda yang mempunyai kondisi keuangan yang pas-pasan maka beres-beres rumah sebatas mengatur kondisi perlatan rumah tangga agar tampil lebih rapi menjadi alternatif yang bisa anda lakukan menjelang hari raya. Beres-beres rumah tidak harus mewah karena harus disesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada.


Beres-beres rumah menjadi aktifitas wajib menjelang 
Hari Raya Lebaran (Sumber: 99.co)


3.    Membayar Zakat Fitrah
Membayar zakat fitrah adalah kewajiban yang harus dibayarkan oleh umat Islam khususnya yang melakukan ibadah puasa agar ibadah puasanya menjadi lebih sempurna. Zakat yang dibayarkan sebesar 2,5 % menjadi pelengkap kesempurnaan ibadah puasa di bulan ramadhan.
Untuk menjaga hal-hal yang berhubungan dengan zakat fitrah yaitu  kurangnya takaran atau timbangan seperti beras atau gandum yang takarannya kurang dari 2,5 kg maka disarankan untuk membayar zakat fitrah lebih dari 2,5 kg. Atau, jika membayar dengan uang maka sebesar 30 ribu rupiah yang bisa dibayarkan untuk zakat fitrah. 
Zakat Fitrah akan berguna untuk meringankan kaum dhuafa atau fakir miskin yang belum bernasib baik seperti anda dan tidak bisa menikmati indahnya hari kemenangan atau Hari Lebaran. Membayar zakat fitrah wajib dibayarkan sebelum sholat Idul Fitri. Sebab, jika melewatinya maka zakat yang dibayarkan tidak termasuk zakat fitrah tetapi menjadi sedekah. Dan, hal terpenting adalah zakat fitrah akan mensucikan harta dan ibdah puasa anda.    


Zakat Fitrah menjadi kewajiban bagi umat Islam khususnya 
yang berpuasa (Sumber: tribunnews.com)


4.    Persiapan Takbir Keliling
Aktifitas takbir keliling memang membuat pro dan kontra seperti yang ada di kota-kota. Tetapi, aktifitas takbir keliling di kampung-kampung halaman anda menjadi hal yang menarik untuk dilakukan. Bahkan, saya sendiri selalu melakukan takbir keliling setiap hari raya baik idul Fitri maupun Idul Adha. Tentunya takbir keliling dilakukan sebatas keliling kampung sebagai rasa suka cita menjelang hari raya.
Anda bisa terlibat dalam persiapan takbir keliling dari persiapan audio hingga menghiasi alat transportasinya seperti mobil sebaik mungkin. Keterlibatan anda dalam persiapan takbir keliling akan memawa kenangan indah di hari raya. Apalagi, bagi anda yang mudik ke kampung halaman maka menyibukkan diri dalam persiapan takbir keliling ala kampung halaman akan menjadi kenangan indah saat pulang kembali ke kota di mana anda tinggal. 
Takbir keliling bukan hanya ikut menyemarakkan suasana malam Hari Raya Idul Fitri tetapi sebagai ladang pahala karena mengagungkan nama Allah SWT. Takbir keliling juga sebagai  pembangkit semangat untuk tampil terbaik saat dilombakan dari tingkat desa hingga kabupaten/kota. Muaranya hanya satu, bersuka cita menyambut Hari Lebaran.    


Takbir keliling, aktifitas yang menyemarakan malam 
Hari Raya Lebaran (Sumber: faktualNews.co)


5.    Antara “Munjung” dan Gula, Teh & Rokok
Aktifitas menjelang hari raya yang bisa anda lakukan selanjutnya adalah mengirim hantaran kuliner ke keluarga, saudara atau orang yang “dituakan” seperti Ketua RT/RW atau Kadus (Kepala Dusun). Aktifitas tersebut sungguh unik dan masih lestari hingga kini meskipun tidak seramai dahulu.
“Munjung” menjadi nama yang menarik sebagai aktifitas menghantarkan kuliner yang dikemas dalam rantang di Kota Ngawi Jawa Timur. Banyak orang mulai “munjung” ke sanak keluarga atau orang yang dianggap tua. Aktifitas “munjung”  menjadi sarana untuk merekatkan komunikasi, silaturahmi dan rasa penghormatan kepada orang yang mengemban jabatan di sebuah kampung.
Aktifitas “munjung” sangat berbeda dengan kebiasaan yang ada di kampung halaman kecil saya Brebes Jawa Tengah. “Munjung” justru dilakukan dengan mengirimkan hantaran “gula, teh & rokok” ke sanak keluarga. Ini merupakan bentuk perhormatan yang tidak dinilai dengan uang. Saat anda berkirim “gula, teh & rokok” maka ada beberapa hal menarik yang bisa anda petik seperti mempererat hubungan persaudaraan dan menanggap saudara tua bagi yang dikirim gula, teh dan rokok. 


Bagi kebanyakan orang, menikmati hari raya Lebaran 
dengan gula dan teh menjadi kenikmatan luar biasa.
 Apalagi, kehadiran rokok menjadi makin 
nikmat (Sumber: wiipedia)


Bahkan, bagi anda yang baru melakukan proses lamaran atau sedang melakukan proses pendekatan diri dengan anak ceweknya maka mengirim gula, teh & rokok adalah cara ampuh agar orang tuanya merestui hubungan anda dengan anaknya. Gula, teh & rokok di Brebes Jawa Tengah menjadi simbol kebahagiaan dan kenikmatan berhari raya. Jadi, siapapun anda yang berkirim gula, teh & rokok maka sejatinya anda telah memberikan kebahagiaan dan kenikmatan bagi si penerima. Siapa mau menolak? 

Mudah-mudahan beberapa aktifitas di atas bisa menjadi panduan anda menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Hari Lebaran. Tidak ada yang lebih menyenangkan selain anda bisa berbahagia dengan orang tua dan keluarga di kampung halaman. Saya senang dan bahagia jika anda pun bisa berbahagia menjelang Hari Raya Lebaran dalam kondisi apapun. 






Artikel ini juga tayang di Kompasiana 

Comments

Popular posts from this blog

Cara mencerahkan kulit dengan Kojie San

Foto Ala Jepang di FotoKimono