Sunday, September 30, 2018

“Dari Lokal untuk Global”, Saatnya UMKM Naik Kelas






Kopiwriting JNE dan Kompasiana di Aston Denpasar tanggal 27 September 2018 (Sumber: dokumen pribadi)


Dunia digital kian berkembang. Pelaku UMKM khususnya di Bali tidak mau ketinggalan untuk memanfaatkan teknologi digital. Hal itu dilakukan untuk meluaskan produk hingga ke pelanggan di belahan dunia. Di samping itu, pemanfaatan jasa pengiriman produk UMKM melalui JNE juga sangat vital sekali. Muaranya hanya satu agar "Produk Lokal Berjaya di Pasar Global". 

  
Bali bak pulau sejuta pesona. Bukan hanya memiliki pemandangan alam dan destinasi wisata yang memikat hati wisatawan dalam dan luar negeri. Tetapi, Pulau Bali juga  mempunyai potensi dan keunggulan produk usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Di mana, UMKM tersebut berkontribusi besar terhadap laju perekonomian nasional.
Bali juga berperan dalam perdagangan dunia. Hal ini dibuktikan dengan adanya perkembangan ekspor di pulau Dewata. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah oleh Pusat Data dan Sistem Informasi Kementrian Perdagangan RI, diketahui perkembangan ekspor non migas di bulan Juni 2018  mengalami peningkatan 7,65 persen yaitu sebesar 148,2  persen dibandingkan dengan bulan Januari 2017 sebesar 137,7 persen, Selain itu, jumlah UMKM di Denpasar hingga akhir tahun 2017 mencapai angka 30.840 usaha dan masih terus berkembang dengan berjalannya waktu.
Produk UMKM yang banyak diproduksi di Bali antara lain produk makanan ringan, minumaan, produk kecantikan, produk SPA, sarung Bali, kerajinan tangan hingga tenun. Semua produk tersebut diminati tak hanya di pasar nasional tetapi juga dalam linkup pasar global.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap perkembangan UMKM lokal Bali supaya mampu menembus pasar global,  JNE sebagai perusahaan jasa kurir ekspres dan logistik yang telah menjalankan binisnya selama hampir 28 tahun di Indonesia menggelar acara KOPIWRITING bersama Kompasiana dengan tema “Dari Lokal untuk Global” yang digelar di Aston Denpasar Hotel pada tanggal 27 September 2018.
“Bali memiliki banyak produk-produk khas yang dihasilkan IKM atau UKM local sehingga berpotensi dipasarkan maupun dijual di seluruh Indonesia dan luar negeri agar semakin berddampak positif terhadap perekonomian. Dari sisi kapabilitas sebagai perusahaan poengiriman ekspres dan logistik, JNE pun berupaya untuk terus mewujudkan dukungan, seperti memberikan peluang kerjasama  kemitraan untuk masyarakat, serta program JLC (JNE Loyalty Club) agar pelanggan mendapatkan benefit dari tiap aktifitas pengiriman. Selain itu, JNE juga memiliki JNE International Service yang siap mendukung pemasaran atau penjualan produk khas Bali ke mancanegara” kata Head of Cargo Sales JNE Freight Reza Arfandy.

Pelaku UMKM Lokal
Ada 3 kategori UMKM yaitu: 1) Usaha mikro, modal usahanya hingga 50 juta; 2) Usaha kecil, modal usahanya di atas 50 juta hingga 1 miliar;  dan 3) Usaha Menengah, modal usahanya di atas 1 miliar hingga 15 miliar. Pulau Bali pun mempunyai banyak pelaku industri UMKM. Mereka menghasilkan keragaman produk yang mampu bersaing dipasar domestik dan internasional. Pelaku UMKM yang bergerak di bidang kerajian tangan (handycraft) yaitu A.A.A. Mas Utari Noviyanthi. Tentunya, dalam mengembangkan bisnis tersebut melalui banyak hambatan.
Menurut A.A.A. Mas Utari Noviyanthi selaku pemilik Beehandycraft Bali mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi para pelaku bisnis adalah bagaimana mencari pasar untuk produk kita, kemudahan membuat produk yang disukai oleh pasar. Selain itu juga tidak kalah pentingnya adalah menjaga produksi sesuai order yang kita terima, baik dari segi kualitas dan kuantitatsnya, menjaga ketepatan waktu pengiriman serta inovasi dalam pembuatan produk.


A.A.A. Mas Utari Noviyanthi selaku pemilik Beehandycraft Bali (Sumber: dokumen pribadi)


Selanjutnya, pelaku UMKM Bali yang dikenal di kancah internasional dan  menjadi narasumber dalam acara Kopiwriting JNE dan Kompasiana adalah  Ni Luh Ary Pertami Djelantik.  Narasumber tersebut turut berbagi cerita pengalamannya sebagai pelaku bisnis di Bali. Ni Luh membangun usaha produksi sepatu dengan label Niluh Djelantik ini sejak tahun 2008. Tidak sampai setahun, sepatu buatannya sudah bisa ditemukan di berbagai negara Eropa, Australia dan Selandia Baru. Konsisten dalam menjaga kualitas produk, inovasi desain dan selalu bekerja dengan cinta merupakan semangat yang selalu diterapkan Niluh dalam membuat produknya hingga kini.


Ni Luh Ary Pertami Djelantik, pemilik sepatu “Niluh Djelantik” (Sumber: dokumen pribadi)


Perlu diketahui bahwa Ni Luh Djelantik berawal bekerja sebagai tukang sapu (cleaning service) hingga menjadi seorang Direktur Marketing  pada perusahaan orang lain pada tahun 2002. Pada tahun 2003, usaha sepatu mulai dirintis  dengan merek Niluh. Dan, pada tahun 2005 sepatu yang dirintisnya sudah menembus di 20 negara. Karena, ada sedikit masalah dengan merek maka pada tahun 2008 lahirlah  merek produk sepatu terbarunya bernama “Niluh Djlenatik”. Pesan Niluh Djelantik bagi para pelaku UMKM adalah, “Nama yang harus anda besarkan dan harus ada awalnya”.

Teknologi Digital
Teknologi digital kian berkembang. Bisnis online pun menjadi sarana ampuh untuk mengembangkan bisnis UMKM. Bukan hanya menjual produk secara offline atau konvensional, para pelaku UMKM juga diharapkan bisa mengembangkan melalui online. Hal ini bertujuan agar produk lokal UMKM bisa bersaing di pasar global. 
Produk bukan hanya bersaing di kawasan domestik tetapi bisa menguasai pasar global. Dengan kata lain, “produk lokal bisa naik kelas menuju pasar global”. Tentunya, untuk mencapai pasar global membutuhkan sarana pengiriman yang bissa diandalkan, Nah, JNE sebagai jasa pengiriman menjamin kepuasan bagi para pelaku UMKM agar produknya bisa sampai di tangan pembeli tepat waktu.
Kepala JNE wilayah Denpasar Ibu Alit Septiniwati memberikan jaminan bahwa produk lokal khususnya Bali bisa dikirim dengan tepat waktu ke tangan pembelinya. JNE Denpasar telah mempunyai banyak titik pelayanan di seluruh Bali. Hal ini untuk mendukung para pelaku UMKM agar produknya cepat sampai di tangan pelanggan.   


Ibu Alit Septiniwati, Kepala JNE wilayah Denpasar (Sumber: dokumen pribadi)


Bagi pelaku UMKM yang memasarkan produknya hingga ke luar negeri, JNE juga siap melayaninya hingga 220 negara di belahan dunia. Divisi pengiriman internasional JNE memberikan jaminan bahwa produk UMKM bisa datang tepat waktu. Menurut Head of Cargo Sales JNE Freight Reza arfandy menegaskan bahwa JNE siap membantu para pelaku UMKM agar produknya bisa menyebar ke seluruh dunia. 


Head of Cargo Sales JNE Freight Reza arfandy (Sumber: dokumen pribadi)


Bersaing di Pasar Global
Dengan menyebarnya produk UMKM lokal di pasar dunia, maka produk lokal bisa naik kelas dan bersaing di pasar global. Ini menjadi kesempatan besar agar pelaku UMKM bisa bersaing di kancah dunia. Banyak hal yang perlu diperhatikan agar para pelaku UMKM bisa tampil di pasar global. Salah satunya, produk harus bisa diterima sesuai selera pasar.  
Senada dengan apa yang diungkapkan oleh Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindutrian Provinsi Bali, I Gede Wayan Suamba, SE, harapannya terhadap pelaku industri di Provinsi Bali adalah para pelaku dapat memproduksi barang sesuai dengan selera pasar dan laku di pasar baik domestik maupun ekspor, tentunya produk tersebut harus berkualitas baik, memiliki harga kompetitif dan tepat waktu pengiriman, di samping pelayanan yang baik.


Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindutrian Provinsi Bali, I Gede Wayan Suamba, SE menerima plakat dari Kepala JNE Denpasar, Ibu Alit Septiniwati (Sumber: dokumen pribadi)


Kontribusi UMKM tidak dipandang sebelah mata, Menurut Kadis Perdagangan Provinsi Bali menegaskan bahwa kontribusi UMKM di antaranya menyumbang pajak; menyerap tenaga kerja; dan menambah devisa negara. Jumlah UMKM yang ada sebesar 7,39 persen dibandingkan dengan jumlah penduduk Bali.
Harapan dari Kadis Perdagangan Provinsi Bali, “Produk Lokal Berjaya di era digital hingga Pasar global”. Karena, sektor industri sangat berperan di Bali. Pada tahun 2017, kontribusi perdagangan di Bali sebesar 679 juta dollar US. Sedangkan potensi UMKM sebesar 65 persen yang bisa digarap.
            Untuk mengembangkan pelaku UMKM agar bisa naik kelas di pasar global, maka Dinas Perdaganagn Provinsi Bali ikut berperan terhadap pelaku UMKM. Berbagai macam usaha yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Bali untuk menumbuhkan UMKM adalah:
1.      Memfasilitasi UMKM agar berkembang melalui
a.     Pembuatan desain
b.     Diversifikasi produk
c.     Kemasan (packaging)
2.      Menjamin keamanan mutu pangan
3.      Pemberian modal KUR
4.      Membantu mempermudah perijinan
5.      Membantu pemasaran (mengadakan pameran di dalam dan luar negeri)
6.      Gugus kendali mutu (meningkatkan budaya perbaikan mutu)

Dengan adanya sinergi para pelaku UMKM, jasa pengiriman JNE dan peran serta birokrasi (Dinas Perdagangan Provinsi Bali) maka produk lokal bisa bersaing di pasar global. Pelaku UMKM bukan hanya berkompetisi di tingkat lokal atau domestik tetapi dengan hadirnya teknologi digital dan jasa pengiriman produk yang berkualitas bisa “naik kelas” menjadi pemain di tingkat global.
Untuk mendapatkan informasi jasa pengiriman JNE secara jelas, anda bisa  menghubungi langsung:  

Hendrianida  Primanti
Head of Media Relation Department
Hp. 08121068081

Idham Azka
Mass Media  Relation Section Head

Hp. 0818986956


Artikel ini juga telah tayang di Kompasiana.


Friday, September 28, 2018

Prudential Indonesia Meluncurkan Produk Investasi (Unit Link) Terbaru di Bali





Tim Manajemen Prudential Indonesia saat peluncuran produk PRUlink Generasi Baru dan PRUlink Syariah Generasi Baru di Denpasar, tanggal 24  September 2018 lalu (Sumber: dokumen pribadi)



Setiap orang membutuhkan perlindungan atau proteksi di masa depan. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melindungi diri dan keluarganya melalui produk asuransi. Kini, masyarakat Indonesia mulai menyadari betapa pentingnya asuransi. Banyak perusahaan asuransi yang menawarkan berbagai macam produk bagi nasabah. Salah satu perusahaan asuransi yang banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia adalah PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia.  
Sejak berdiri pada tahun 1995, Prudential Indonesia langsung meluncurkan produk asuransi yang berhubungan dengan investasi (unit link). Dilanjutkan dengan mendirikan unit bisnis syariah tahun 2007 dan dipercaya sebagai pemimpin pasar asurasni jiwa syariah di Indonesia sejak pendiriannya. Sebagai informasi bahwa sampai akhir tahun 2017, Prudential Indonesia melayani lebih dari 2,3 juta nasabah yang didukung oleh lebih dari 277.000 tenaga pemasar berlisensi.
Pada tanggal 4 September 2018 lalu, Prudential Indonesia secara resmi meluncurkan produk asuransi investasi (unit link) terbarunya yang diselenggarakan di Rumahan Resto & Café, Jalan Teuku Umar Denpasar Bali. Bali menjadi kota keempat setelah Jakarta, Medan, Bandung dan Surabaya. Adapun produk yang diluncurkan adalah produk asuransi yang terkait investasi (unit link) yaitu PRUlink generasi baru dan PRUlink syariah generasi baru.
Perlu diketahui bahwa peluncuran produk baru ini merupakan hasil dari mendengarkan dan menerima berbagai macam kebutuhan nasabah serta kebutuhan masyarakat di Indoensia akan perlindungan yang mencukupi. Nasabah bukan hanya membutuhkan proteksi di masa depan, tetapi mengingiingkan penghasilan tambahan dari investasi yang dikelola oleh perusahaan. Oleh sebab itu, munculnya asuransi investasi (unit link) sangat diminati oleh masyarakat.
Benar sekali apa yang dikatakan oleh Ibu Novi Imelda, Chief Investment Officer Prudential Indonesia menyatakan, “tren di industri menunjukan produk unit link terus diminati masyarakat dan menjadi pendorong pertumbuhan industri asuransi jiwa. Kami bersyukur Prudential terus dipercaya sebagai pemimpin pasar melalui produk-produk asuransi jiwa unit link kami. Kami terus meningkatkan keahlian kami, dan kali ini menawarkan kepada nasabah dua inovasi produk unit link terbaru Prudential, yaitu PRUlink generasi baru dan PRUlink syariah generasi baru”.
Menarik,  Prudential Indonesia mengusung tagline “Pasti Dikasih Lebih” seiring dengan peluncuran produk terbarunya. Hal ini menandakan bahwa banyak keuntungan yang bisa diraih oleh nasabah saat membeli produk asuransi investasi terbaru. Menurut Bu Sheila Widya Nanda, Product Development Manager menegaskan bahwa banyak keuntungan dari fitur-fitur utama yang bisa diperoleh nasabah saat membeli produk asuransi investasi PRUlink  generasi baru dan PRUlink syariah generasi baru yang menjadi unggulan yaitu:
Ø  PRUbooster investasi, yang pertama kali di pasar, di mana nasabah akan mendapatkan tambahan alokasi investasi setiap tahunnya. Pada tahun 1-10, nasabah mendapatkan tambahan alokasi investasi sebesar 5 persen dari premi berkala. Sedangkan, pada tahun 11 dan seterusnya mendapatkan tambahan alokasi investasi sebesar 10 persen.


Bu Sheila Widya Ananda sedang memberikan paparan tentang
PRUbooster Investasi (Sumber: dokumen pribadi)


Ø  PRUbooster proteksi, di mana nasabah dapat memilih agar Uang Pertanggungannya meningkat setiap tahun, tanpa perlu pernyataan kesehatan. Nasabah mendapatkan tambahan Uang Pertanggungan meninggal sebesar 5 persen per tahun hingga usia 55 tahun.


PRUbooster Proteksi (Sumber: dokumen pribadi)

Ø  Alokasi investasi terbentuk sejak hari pertama.
Ø  Dua kali nilai Uang Pertanggungan apabila terjadi meninggal dunia akibat kecelakaan.
Ø  Tidak ada biaya administrasi, apabila menggunakan transaksi elektronik dan autudebet rekening, sesuai syarat dan ketentuan. Nasabah bisa menghemat biaya administrasi hingga Rp 540 ribu setiap tahunnya.


Tidak perlu membayar biaya administrasi (Sumber: dokumen pribadi)


Ø  Beragam pilihan manfaat tambahan (riders) termasuk dua riders baru yaitu: PRUtotal & permanent disablement dan PRUcritical hospital cover, yang keduanya memiliki opsi konvensional maupun syariah, serta dana investasi sesuai toleransi risiko nasabah,

Berdasarkan hasil survey, Prudential melihat mayoritas konsumen menekankan kebutuhan mereka untuk mempersiapkan masa pensiun, biaya rumah sakit, pendidikan anak, serta perlindungan sakit kritis sebagai alasan utama dalam memilih produk unit link. Dan, persentase tujuan utama nasabah dengan membeli produk asuransi adalah sebagai berikut:
1.      Membeli asuransi untuk persiapan pensiun (sebanyak 73 persen);
2.      Membeli asuransi untuk persiapan pendidikan anak (sebanyak 59 persen);
3.      Membeli asuransi dengan perlindungan, setidaknya hingga usia 80 tahun (81 persen).


Survey Prudential tentang tujuan nasabah dalam membeli asuransi (Sumber: dokumen pribadi)


Tentunya, masyarakat juga harus cerdas untuk memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhannya. Juga, sangat diperlukan untuk proteksi masa depan. Ibu Novi Imelda dari Prudential Indonesia juga menambahkan, “Masyarakat perlu memahami betul apa kebutuhan masa depan mereka, rencana keuangan jangka panjang dan toleransi merka terhadap risiko, serta mempelajari jenis-jenis produk asuransi jiwa mana yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan mereka sebelum memilih. Produk unit link dengan beragam manfaat tambahan serta potensi hasil investasi jangka panjangnya dapat menjadi solusi tepat dalam memenuhi kebutuhan di tiap tahapan kehidupan yang berbeda”.
Bersama dengan peluncuran dua produk asuransi investasi tersebut juga diperkenalkan dua dana investasi baru yang  dapat dipilih untuk produk PRUlink generasi baru yaitu:  PRUlink Rupiah Global Low Volatility Equity Fund yang diharapkan memberikan kestabilan melalui pemilihan saham global yang memberikan deviden tinggi, dan PRUlink Rupiah Globaal Emerging Market Equity Fund yang berinvestasi ke dalam perusahaan-perusahaan di pasar-pasar negara berkembang yang bertumbuh pesat untuk mengupayakan hasil investasi yang lebih tinggi di jangka panjang.



Dana investasi baru yang diperkenalkan saat peluncuran produk asuransi investasi terbaru (Sumber: dokumen pribadi)



Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:
Nini Sumohandoyo
Corporate Communication & Sharia Director
PT Prudential Life Assurance
Prudential Tower Jl. Jendral Sudirman Kav. 79 Jakarta 12910
Phone : 021 2995 8888
Fax     : 021 2995 8855

E-mail : nini.sumohandoyoprudential.co.id

Friday, September 14, 2018

Cara Indah Menikmati “Happy Sunday” di Best Western Kamala Jimbaran




Happy Sunday di Best Western (BW) Kamala Jimbaran (Sumber: dokumen pribadi)







Best Western (BW) Kamala Jimbaran merupakan salah satu hotel berbintang grup Best Western Group yang terletak di Jalan Uluwatu Ungasan Badung Bali. BW Kamala Jimbaran menawarkan kenyamanan kamar dengan pemandangan  bay view atau lansekap Kuta dan sekitarnya. Juga, anda bisa menikmati keindahan patung tertinggi Asia Garuda Wisnu Kencana (GWK) dengan mata telanjang, Bukan itu saja, anda juga bissa menikmati kolam renang dengan desain air pancuran. Air yang berasal dari kendi atau gentong besar menjadi menarik pemandangan di kolam renang. Kolam renang tersebut berada di lantai dasar. 
Saat anda memasuki lobi atau front office maka kesan luas dengan sirkulasi udara yang cukup sangat terasa. Desain  yang didominasi unsur kayu memberikan kesan alami. Tambah lagi, warna kalem yang mendominasi di kawasan lobi memberikan kedamaian saat anda melakukan chek in atau chek out.



Front Office dan lobi hotel (Sumber: dokumen pribadi)


Di sekitar lobi, anda juga bisa menikmati fasilitas informasi atau internet gratis yang terletak persis depan pintu lift. Pernak-[ernik yang ada di sekitar meja panjang tempat fasilitas internet memberikan kesan menawan saat dilihat.





Ruang informasi dan free internet (Sumber: dokumen pribadi)



Welcoming drink yang berupa air dingin rasa jeruk akan menghilangkan rasa haus anda. Dan, anda siap menghadapi hari-hari indah di BW Kamala Jimbaran. Kebetulan saya menginap di BW Kamala Jimbaran saat malam minggu. Jadi, kesempatan tersebut saya gunakan sebaik-baiknya untuk menikmati “happy Sunday”. 



Welcoming drink (Sumber: dokumen pribadi)


Kamar Nyaman dan Warna Kalem
          Kamar yang saya tempati didominasi dengan warna kalem seperti warna krem. Terdapat lampu tidur di setiap sisi “bedroom”. Lukisan indah yang terdapat di dinding memberikan kesan menarik. Bergambar berbagai macam kayu kotak memanjang tegak lurus. Mungkin, ilustrasi ini menggambarkan kesan agar anda bisa tidur nyenyak dengan pikiran atau mimpi yang membumbung tinggi.  
            Dengan dinding di bagian yang menghadap pemandangan terbuat dari kaca maka penerangan alami bisa diatur.  Dari tempat tidur, anda bisa menikmati sebagaian lansekap kuta dan sekitarnya.




Kamar tidur dengan pencahayaan yang bisa diatur dengan menyingkap korden dan pemandangan langsung bay view (Sumber: dokumen pribadi)



            Kamar juga dilengkapi dengan meja dan kursi santai. Serta, tempat duduk berbentuk tabung yang dilapisi dengan sofa.  Puluhan channel televisi kabel (berlangganan) siap menemani anda sebagai hiburan.




Kamar tidur dengan warna yang kalem dan desain minimalis (Sumber: dokumen pribadi)


Keindahan dari Balkon
          Berada di balkon adalah hal yang saya lakukan di saat santai baik siang maupun malam hari adalah menikmati lansekap sebagian wilayah Kuta. Seperti Bandara Internasional Ngurah Rai dan pantai-pantai yang ada di sekitarnya.
Karena kamar saya berada di bagian utara maka tampilan GWK (Garuda Wisnu Kencana) tidak bisa saya nikmati secara langsung dari kamar. Karena, posisi GWK berada di bagian timur. Jadi, pengunjung yang menginap di kamar-kamar yang menghadap ke timur bisa menikmati GWK secara langsung. Saya harus keluar menuju Emergency Exit (pintu darurat) untuk menikmati GWK.


          
 Menikmati keindahan bay view dari balkon (Sumber: dokumen pribadi)



Pada malam hari, keindahan lansekap Kuta dan sekitarnya sungguh indah. Dari balkon, saya bisa menikmati gemerlap lampu-lampu kota dan pesawat udara yang take off dan landing di Bandara Internasional Ngurah Rai. Kebetulan, saya berada di lantai paling tinggi hotel (lantai 6).  

Faktor Penunjang
Bagian kamar mandi (bathroom) didominasi dengan warna kalem. Fasilitas air panas juga bisa anda dapatkan sesuai dengan keinginan. Anda tinggal mengaturnya melalui kran air. Beberapa air mineral dan keperluan minum kopi dan teh juga disediakan oleh hotel.   




Bagian shower atau bathroom yang didominasi warna kalem (Sumber: dokumen pribadi)


 Yang membuat saya tertarik adalah lorong antar kamar. Ternyata, posisinya tidak lurus (agak berbelok). Ini justru membuat seni arsitektur yang menarik. Dengan pintu kamar berwarna coklat tua dan dinding hotel berwarna cenderung putih member kesan alami dan adem.  




Lorong hotel yang sedikit berbelok (Sumber: dokumen pribadi)


BW Kamala Jimbaran juga mempunyai restoran di lantai dasar. Penataan meja yang terbagi dalam 2 wilayah, di dalam ruangan berdinding kaca dan ruang terbuka yang berbatasan dengan kolam renang. Warna kursi bagian luar diatur dengan berbeda warna. Di ujung terdapat beberapa hiasan kotak kaca yang berisi lilin besar yang bisa mengusir nyamuk atau lalat. Ini menjadi pemandangan yang menarik. 



Restoran yang berbatasan dengan kolam renang (Sumber: dokumen pribadi)


Happy Sunday di Kolam Renang
            Spot yang paling saya tunggu di BW Kamala Jimbaran adalah kolam renang. Di lihat dari luar, arsitektur  BW Kamala Jimbaran tidak berbeda dengan hotel berbintang lainnya. Tetapi, saat melihat kondisi kolam renang akan memberikan kesan alami. Banyak pohon yang tumbuh di salah satu pinggir klam renang.
            Anda bisa melihat 3 pancuran besar yang berada di ujung dalam. Pancuran air yang berasal dari  3 gentong besar akan memberikan kesan seperti kolam renang para raja tempo dulu. Lagi, di salah satu pinggir kolam renang yang berbatasan dengan restoran ada desain unik. Bagian kolam renang yang berbentuk bundar dengan bagian menjorok pasti menarik bagi siap saja. 




Kolam renang yang indah dari berbagai angel (Sumber: dokumen pribadi)


Meskipun hotel tersebut minim pohon besar, tetapi banyaknya pohon kecil yang berada di pinggir kolam renang memberikan kesan teduh. Anda bisa merasakan sinar matahari pagi  yang menyelinap di antara dedaunan. Saya justru merasakan seperti berada di villa mewah “saat” berada di kolam renang.
Dari kolam renang, saya bisa menikmati “happy Sunday” bersama keluarga. Sepertinya, saya tidak mau “mentas” dari kolam renang tersebut. Tetapi, waktu yang belum mengijinkan maka “happy Sunday” pun saya sudahi dengan keceriaan.
Selamat berlibur bersama keluarga anda.



Lima (5) Pose Foto Keren di Pantai yang Bikin Baper

Saatnya membuat pose foto keren kalian di pantai (Sumber: dokumen pribadi) Traveling atau jalan-jalan selalu memberi k...