Wednesday, February 27, 2019

7 Hal Menarik yang Bisa Anda Temukan di Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant




Menu di Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant (Sumber: dokumen pribadi)



Anda suka pelesiran di Bali? Pasti tahu Jimbaran, kan? Apalagi, bagi anda yang suka berburu kuliner, maka Jimbaran merupakan salah satu spot yang mesti anda jelajahi. Jimbaran yang berada di selatan Bandara Udara Internasional Ngurah Rai dikenal dengan pusat kuliner ikan bakar yang melegenda. Ada pepatah, tak lengkap rasanya anda berkunjung ke Bali tanpa mencicipi kuliner ikan bakar khas Jimbaran. 

Pusat kuliner ikan bakar khas Jimbaran yang membentang sepanjang pantai Jimbaran hingga pantai Kedonganan memang menjadi buruan para turis. Sayang, image “mahal” melekat di harga kuliner yang disajikan. Meskipun, kalimat “mahal” bersifat relatif.

Menurut saya, dikatakan mahal jika harga kuliner yang disajikan tidak sesuai dengan kenyataan. Sebagai contoh, kondisi bangunan yang tidak mendukung harga yang disajikan. Atau, harga berkali-kali lipat dibandingkan harga kuliner sejenis di sekitar lokasi penjualan.  

Kesan mahal inilah yang akan dihilangkan pelan-pelan dengan adanya pusat kuliner ikan bakar khas Jimbaran yang baru. Kini, di mana banyak pusat kuliner menawarkan kuliner khas Jimbaran, telah berdiri pusat kuliner baru.  Namanya Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant atau Ocean Hai Resto.  

***

Setidaknya, ada 7 hal unik yang bisa anda temukan jika anda berkunjung ke Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant, yaitu:  

Bangunan yang Mewah Dari Biasanya
Mayoritas bangunan pusat kuliner yang menjajakan ikan bakar khas Jimbaran dibuat layaknya café-café  biasa. Kondisinya tidak jauh berbeda saat anda berkunjung ke rumah makan pinggir pantai di Bali lainnya.   

Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant menampilkan bentuk  bangunan yang lain dari biasanya. Bangunan yang dibuat mewah menghilangkan kesan café-café Jimbaran. Dan, kesan bersih akan terlintas saat pengunjung memasuki kawasan restoran ini. 

Mural Penari Legong
Saat anda memasuki ruang utama Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant, maka anda akan terpana dengan lukisan mural di dinding yang bergambar wanita cantik penari Legong Bali. Yang menarik adalah lukisan mural tersebut dibuat oleh tangan selama kurang lebih setengah bulan.  
  
Anda akan terkesima dengan keberadaan lukisan tersebut. Dan, lukisan inilah menjadi spot andalan Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant sebagai tempat selfie, acara musik dan lain-lain. Goresan kuas yang pelukis benar-benar menarik. Terlihat seperti aslinya.    


Mural wanita penari Legong Bali yang dilukis pakai tangan selama kurang lebih setengah bulan (Sumber: dokumen pribadi)


Edukasi Tentang Kehidupan Laut
Menurut Managing Director Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant Tony Wijaya menyatakan bahwa gambar mural yang anda di dinding ruang utama bukan hanya menampilkan sang penari Legong Bali. Tetapi, juga menampilkan berbagai jenis kehidupan laut. 

Lagi, menurut Tony Wijaya menegaskan bahwa gambar berbagai jenis kehidupan laut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada banyak orang khususnya pengunjung. Setiap orang diharapkan untuk menjaga kehidupan laut, tidak merusaknya agar kehidupan laut bisa hidup berkesinambungan.  
     

Mural kehidupan laut sebagai sarana edukasi untuk menjaga kehidupan laut (Sumber: dokumen pribadi)


Tersedianya Menu khas Restoran China
Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant menawarkan juga menu khas China. Sangat berbeda dibandingkan dengan café-café kebanyakan yang ada di kawasan pusat kuliner Jimbaran. Tersedianya kuliner khas China dikarenakan untuk menyiapkan permintaan para turis yang datang di mana didominasi dari daratan Tiongkok. 

Menu yang menggugah selera dan tersedianya menu khas China (Sumber: dokumen pribadi)


Menu khas Chinese Restaurant terlihat dari cara menyajikan di meja makan.  Juga, tersedianya minuman teh khas China. Khas China juga terlihat dari mangkuk-mangkuk kecil yang dibuat sebagai tempat menikmati nasi. Serta, tersedianya sumpit yang disajikan di atas piring.  


Cara penyajian minuman teh dan nasi khas China (Sumber: dokumen pribadi)


Ikan Bakar yang Unik
Tentu, menu utama yang ditawarkan Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant adalah ikan bakar khas Jimbaran. Namun, ada yang unik dan “lain dari yang lain” dari cara penyajian ikan bakar tersebut.   Yaitu, ikan bakar yang terhindar dari “tampilan gosong” bekas bakar. 

Ternyata, tampilan anti gosong tersebut disebabkan karena cara penanganan yang unik. Ikan bakar tersebut mengalami tiga kali proses yang selanjutnya akan mengalami “oven” agar daging ikan bakar empuk merata. Selanjutnya, ikan bakar dikasih bumbu khas restoran. Jangan kaget, jika kepala ikan bakar tersebut tidak gosong dan bisa langsung dimakan.  


Ikan bakarnya matang merata dan kepalanya bisa langsung dimakan (Sumber: dokumen pribadi)


Menikmati Sunset dan Pengamen Pantai
Tak asik rasanya jika menikmati ikan bakar khas Jimbaran di Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant tidak menikmati indahnya “sunset” yang terhampar luas di depan anda. 

Anda bisa memesan meja di bagian belakang restoran atau dekat pantai. Sambil menikmati kuliner, anda bisa asik menikmati sunset yang mulai memancarkan semburat ungu. Bukan itu saja, anda juga bisa menikmati dendang para grup pengamen pantai. Kondisi ini benar-benar romantis saat anda berbulan madu atau menyatakan cinta pada sang pujaan. 


Menikmati sunset dan dendang pengamen pantai (Sumber: dokumen pribadi)

Melon Sagu yang Bikin Nagih  
Ada kudapan terakhir yang menggugah selera saat anda menikmati kuliner di Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant. Yaitu : melon sagu yang rasanya “maknyes” waktu masuk di mulut. 

Semangkuk minuman melon sagu ini bisa menghilangkan berbagai kandungan lemak yang ada. Rasanya seperti minuman es cendol yang bikin nagih. Saya yakin, anda pasti ingin lagi dan ingin lagi. 


Melon Sagu (Sumber: dokumen pribadi)


Nah, jika anda pengin banget menikmati kuliner yang nikmat ala restoran mewah dan harga terjangkau, anda mesti mencoba untuk menikmati kuliner khas Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant yang nendang. Untuk melihat langsung kondisi restoran, anda bisa melihat langsung tayangan video berikut:

Ocean Hai Jimbaran Grilled & Chinese Restaurant (Sumber: dokumen pribadi/YouTube)

Bukan hanya menikmati kuliner yang ciamik, tetapi anda bisa berwisata edukasi kehidupan laut dan menikmati senja yang bikin romantis. Aduhai!


Ocean Hai Resto (IG: @oceanhairesto)
Jalan Pantai Kedonganan No. 20 Badung Bali

Wednesday, February 20, 2019

Saat Kiriman Ingin Serba Cepat, Sameday Service Paxel Jawabannya

.





Blogger Gathering, Opening Paxel di Denpasar yang diselenggarakan di Ke(m)bali Innovation Hub, Seminyak Kuta Bali (Sumber: WAG Paxel)




Manusia selalu menginginkan serba cepat dan instan, apapun. Tanpa memperdulikan kemampuan yang dimiliki atau dukungan dari lingkungannya. Dari waktu meraih sukses hingga waktu pengolahan makanan yang telah dikemas dalam Frozen Food. Semuanya serba ingin cepat. Bahkan, keinginan serba cepat menjalar dalam hal pengiriman barang. 

Dulu, perjalanan ekspedisi ditempuh dalam waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu. Kini, keinginan waktu pengiriman bisa diperpendek agar bisa 2-3 hari. Karena kebutuhan dan perkembangan teknologi yang semakin masif, maka manusia kini menginginkan kiriman barang bisa sampai di tempat tujuan hanya dalam waktu kurang dari satu hari atau 24 jam kerja. Apakah bisa? Tentu. 

Karena, semakin teknologi berkembang maka otak manusia pun mulai banyak belajar dari kasus yang pernah dialaminya. Perlu dipahami bahwa beberapa hal yang diinginkan para pelanggan dari jasa pengiriman barang adalah 1) Biaya pengiriman yang rendah dan stabil; 2) Membayar lebih jika waktu pengiriman lebih cepat sampai; 3) Waktu pengiriman dan status perjalanan pengiriman barang yang bisa dibanggakan; dan 4) Saat banyak permintaan, pengiriman berjalan cepat.   

Keinginan pelanggan saat mengirim barang (Sumber: Paxel)

Pengalaman menjadi guru yang terbaik. Dan, ide untuk menghadirkan pengiriman logistik dan kirim paket kurang dari 24 jam kerja mesti diwujudkan. Dan, ide ini muncul dari seorang pebisnis yang low profil bernama Bapak Djohari Zein. Seorang Eksekutif Advisor yang menggagas aplikasi PAXEL. Aplikasi  terkini yang berguna untuk mewujudkan keinginan manusia dalam pengiriman berbagai jenis logistik atau kirim paket dalam waktu kurang dari 24 jam pada jalur yang telah ditentukan. 

Bapak Djohari Zein (Eksekutif Advisor) Paxel (Sumber: dokumen pribadi)


Perlu diketahui bahwa  Bapak Djohari Zein adalah orang yang berkontribusi besar dalam pendirian jasa pengiriman JNE yang terkenal di Indonesia. Tetapi, keinginan beliau untuk melayani berbagai permintaan (demand) yang melimpah tentu harus diselesaikan. Apalagi, keinginan manusia yang serba cepat agar kiriman bisa sampai pada hari itu juga maka PAXEL menjawab kegundahan para pengirim barang. Dan pelayanan Sameday Service menjawab tantangan pelanggan yang harus diwujudkan. 

Sameday Service
Bapak Djohari Zein memahami bahwa hal penting dalam bisnis jasa kurir adalah delivery. Pelayanan yang bisa diandalkan dalam hal delivery menentukan kepuasan pelanggan. Menurut laporan PwC, Global Consumer Insight Survey tahun 2018 menyatakan bahwa prosentase pelanggan yang menginginkan waktu pengiriman bisa sampai pada kurun waktu satu hari (sameday service) sebanyak 41%, paling tinggi dibandingkan yang lainnya.   Oleh sebab itu, pelayanan pengiriman barang yang perlu ditingkatkan pelayanannya adalah Sameday Service.  Dan, Sameday Service menjadi solusi  yang harus  dilakukan.

Survey tentang Sameday Service dalam bisnis jasa ekspedisi (Sumber: Paxel)


Menurut Bapak Bryant Christanto selaku CEO Paxel menyatakan bahwa aplikasi Paxel diluncurkan sebagai jawaban dari banyaknya permintaan pelanggan yang menginginkan pengiriman barang bisa cepat sampai di tujuan dan fleksibel dengan didukung berbagai kemajuan teknologi. Seperti, alamat pick up (alamat pengambilan barang kiriman) bisa di mana saja tanpa sama dengan alamat pengirim. Serta, si penerima bisa dikuasakan oleh pengirim kepada orang lain ketika si pengirim tidak ada di tempat. Tentu, didukung dengan teknologi keamanan. Foto si pengirim dan si penerima akan masuk database Paxel agar kirim paket jadi lebih aman dan menguntungkan.  


Bapak Bryant Christanto (CEO Paxel) Paxel (Sumber: dokumen pribadi)

Paxel menjawab kekurangan dari jasa pengiriman yang sebelumnya. Banyaknya kasus logistik atau kirim paket yang gagal diterima si penerima karena yang bersangkutan tidak ada di tempat. Juga, alamat pengiriman yang tidak jelas membuat barang kiriman gagal sampai di tujuan. 

Inilah salah satu hal yang sangat diperhatikan oleh Paxel. Paxel menganggap bahwa barang kiriman merupakan sebuah amanah yang harus sampai ke tangan penerima. Itulah sebabnya #AntarkanKebaikan menjadi hastag yang digunakan Paxel atau pelanggan yang muncul di timeline sosial media (sosmed).  
Karena, Paxel memberikan pelayanan yang lebih baik dari yang telah ada maka Tagline Paxel  Make First Move menjadi sebuah amunisi untuk melayani pelanggan lebih baik. Paxel berkeyakinan untuk menjadi yang “pertama” untuk 1) melayani; 2) berkontribusi; 3) memberikan solusi; dan 4) mengerti kebutuhan. 

Tagline Paxel (Sumber: Paxel)


Sameday Service dari Paxel tentu tak lepas dari para armada pengantar. Dalam bisnis Paxel biasa disebut sebagai Hero. Ya, Paxel memahami benar bahwa “hero” menjadi seorang “pahlawan” bagi urat nadi bisnis. Mereka sangat berjasa dalam #AntarkanKebaikan berbagai amanah yang berupa barang kiriman hingga sampai di tangan penerima. Ada peribahasa unik dalam di bisnis Paxel, “Hero Pantang Pulang Sebelum Kiriman Jatuh ke Tangan Pelanggan”.

Hal itulah yang diutarakan oleh Bapak Aleander Zulkarnain (Brand Happiness Hero) Paxel. Para Hero dilatih bukan sekedar untuk delivering goods (mengirimkan barang) hingga ke tangan penerima. Tetapi, Hero diberikan pelatihan bagaimana memperlakukan pelanggan sebagai sebuah kebaikan. Pelayanan sepenuh hati dengan senyum dan keramahan menjadi “perekat” kepuasan pelanggan. Banyak cerita menarik dari “hero” yang dianggap seperti saudara oleh pelanggan.   

Bapak Aleander Zulkarnain (Brand Happiness Hero) Paxel (Sumber: dokumen pribadi)


Bisnis tentu perlu melebarkan sayap. Dan, melayani banyak pelanggan hingga seluruh nusantara tentu menjadi sebuah target yang harus dilakukan. Hingga kini, Coverage Area (jangkauan pengiriman) Paxel hingga Jakarta, Bodetabek, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya dan Denpasar. Komitmen dari Paxel adalah melayani pelanggan yang mulai rakus waktu, serba cepat hingga tujuan. 

Bahkan, pengiriman logistik dan kirim paket Jakarta-Denpasar atau sebaliknya bisa  ditempuh dengan Sameday Service. Kelebihan dari dari pelayanan Paxel adalah 1) Tanpa cancel; 2) Selot waktu yang lebih disukai; 3) Harga pengriman yang flat; 4) Gratis asuransi hingga 10 juta rupiah; 4) Garansi uang kembali; dan 5) Tanpa jarak dan berat maksimum hingga 10 kg. 

Wilayah yang telah dilayani Paxel (Sumber: Paxel)


#AntarkanKebaikan
Bisnis Paxel dilandasi untuk mengantarkan kebaikan. Maka, Paxel juga berkolaborasi dengan yayasan dan lembaga kemanusiaan atau sosial yang bertujuan untuk menciptakan kebaikan sesama. Tentunya, yayasan dan lembaga yang berkolaborasi dengan Paxel akan melewati proses kurasi. Apakah yayasan dan lembaga yang bersangkutan benar-benar didirikan untuk menciptakan kebaikan sesama. 

Salah satu yayasan yang berkolaborasi dengan Paxel adalah Rachel House yang didirikan oleh Ibu Maggy Horhoruw. Yayasan tersebut mengelola anak-anak penderita kanker. Di mana, menurut prediksi para dokter sesuai dunia kesehatan, anak-anak divonis mempunyai waktu untuk hidup yang tidak lama lagi.  Ibu Maggy Horhoruw berharap agar masyarakat bisa berbagi rejeki untuk memenuhi kebutuhan anak-anak penderita kaner tersebut. Dari mainan anak-anak hingga  susu sebagai asupan gizi. 

Nah, jika anda mengirim barang untuk kebutuhan anak-anak penderita kanker di Rachel House melalui Paxel maka Tidak dikenakan biaya (gratis). Cukup dengan menyertakan hastag “#AntarkanKebaikan” dalam aplikasi maka saldo dalam aplikasi Paxel anda akan tetap. Barang yang dikirim masyarakat ke Rachel House sangat berguna sekali sebagai “Adding More of Life to Remaining Days” alias menambah waktu hidup.  


Ibu Maggy Horhoruw, pendiri Rachel House (Sumber: dokumen pribadi)

Bisnis Paxel juga diimbangi dengan rasa nasionalisme. Itulah sebabnya, Paxel juga berkolaborasi dengan Timnas Indonesia. Paxel berusaha untuk mengirimkan kebaikan dengan memenuhi kebutuhan para punggawa Timnas dan official seperti jersey hingga kebutuhan lainnya. Tentunya, biaya pengiriman tersebut tidak dikenakan biaya (gratis). Mengagumkan, bukan? 

Kolaborasi Paxel dengan Timnas Indonesia (Sumber: Paxel) 


Lanjut, masih banyak yayasan dan lembaga lain yang telah berkolaborasi dengan Paxel. Mungkin, yayasan dan lembaga anda ingin berkolaborasi dengan Paxel? Dan, Paxel akan menerima dengan senang hati. Asalkan, yayasan dan lembaga anda bekerja untuk kebaikan dan telah melwati proses kurasi. Karena, gerakan #AntarkanKebaikan Paxel bisa untuk semua. 



Catatan Penting!!

Buruan!! Dengan download aplikasi Paxel di Play Store, maka anda bisa mendapatkan saldo Rp. 100.000,- secara otomatis. Jangan lupa ketik Refferal Code : casmudi

Hadiah Ratusan Juta Rupiah Bagi Pemenang Lomba TIK Tahun 2019 Nangun Sat Kerthi Loka Bali



Pemantapan informasi Lomba TIK 2019 di hadapan media dan blogger yang dipimpin oleh Kepala Diskominfos Bali, Bapak Ir. Nyoman Sujaya, MT di Ruang Pertemuan Lantai II Kantor setempat (20/02/2019) (Sumber: dokumen pribadi)


Bali kini berbenah diri untuk mengikuti perkembangan era digital. Pemerintah Provinsi Bali juga giat untuk mensukseskan Bali sebagai SMART ISLAND. Di mana, akses informasi bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya secara menyeluruh oleh masyarakat Bali. Hal terpenting yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bali adalah membangun infrastruktur jaringan WiFi gratis.

Kurang lebih 4.000 titik internet gratis akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi Bali. Awal pertumbuhan pembangunan infrastruktur tersebut, Pemerintah Provinsi Bali membangun kurang lebih 1.600 titik internet gratis. Lokasi-lokasi penting seperti kantor banjar, Puskesmas, Tempat Wisata dan  sekolah-sekolah akan memberikan kemudahan dalam mengakses informasi khususnya tentang program Pemerintah Provinsi Bali. Hal tersebut yang dikatakan oleh Kepala Dinas Kominfos Provinsi Bali Bapak Ir. Nyoman Sujaya, MT di Ruang Pertemuan Lantai II Kantor setempat (20/02/2019).

Lebih lanjut, untuk memberikan pemahaman mendalam tentang program yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali maka perlunya keterlibatan masyarakat luas secara langsung. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Bali dengan bangga menyelenggarakan Lomba Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2019 untuk merangsang kretaifitas “semeton Bali” untuk mengikuti lomba dan kondisi Bali di era digital ini. Total hadiah yang disediakan juga mencapai ratusan juta rupiah.

Berikut poin-poin penting yang wajib dperhatikan baik-baik dalam mengikuti Lomba TIK 2019. Agar, kalian tidak salah dalam mengikuti Lomba TIK 2019 yang menarik ini. Dalam rangka meningkatkan keterampilan generasi muda dalam memanfaatkan kemajuan Teknologi Informasi (TI), sekaligus untuk melakukan sosialisasi Program Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali yang terangkum dalam Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Pada tahun Anggaran 2019, Dinas Komunikasi, Informatika  dan Statistika Provinsi Bali akan mengadakan Lomba Teknologi Informasi (TI).

Tema Lomba “Menguatkan Budaya Bali Dalam Mendukung Pelaksanaan Pembangunan Provinsi Bali Yang Berlandaskan Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.
Branding lomba : ‘Millenial Techno Fiesta 2019”.
Kategori Lomba : Film dokumenter, V-Log, Blog, Foto Berbicara dan Aplikasi.
Lomba Teknologi Informasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali akan disoisialisasikan mulai tanggal 4 Pebruari  sampai 31 Maret 2019 melalui kunjungan ke Kabupaten/Kota, Press Conference dengan media cetak dan media online, serta talk show di media elektronik. Di samping hal tersebut, juga dilakukan melalui penyebaran brosur dan baliho.
Pendaftaran sekaligus pengiriman lomba peserta dimulai tanggal 1 Maret  2019 sampai tanggal 14 Juli 2019. Penilaian karya dari peserta lomba dimulai dari tangal 15 Juli sampai dengan 31 Juli 2019 dan dilanjutkan dengan presentasi karya yang dilombakan oleh peserta yang masuk dalam 5 (lima) besar pada tanggal 8 Agustus 2019.
Pemenang Lomba akan diumumkan melalui Media Cetak, Media Elektronik maupun media online dan penganugerahan hadiah bagi pemenang lomba akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2019 dikaitkan dengan Hari Jadi Provinsi Bali dan pembukaan pameran pembangunan Tahun 2019.
Untuk pemenang Lomba akan diberian hadiah berupa piala, piagam penghargaan dan uang tunai sebagai berikut:
Juarai 1 Film Dokumenter Rp. 17.000.000,-
Vlog, Blog, Foto Berbicara dan aplikasi
masing-masing Rp. 15.000.000,-
Juara 2 Film Dokumenter Rp. 15.000.000,-
Vlog, Blog, Foto Berbicara dan aplikasi
masing-masing Rp.10.000.000,-
Juara 3 Film Dokumenter Rp. 12.500.000,-
Vlog, Blog, Foto Berbicara dan aplikasi
masing-masing Rp. 7.500.000,-

Syarat Umum
Peserta adalah masyarakat umum yang tinggal di wilayah Provinsi Bali
Peserta memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Provinsi Bali
Apabila peserta berumur di bawah 17 tahun atau belum memiliki KTP dapat menyertakan Kartu Keluarga yang diterbitkan oleh Dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.
Karya peserta wajib mengacu pada salah satu tema dan atau semua tema yang telah ditentukan antara lain PERGUB NO. 79 Tahun 2018 Hari Penggunaan Busana Adat Bali, PERGUB NO. 80 Tahun 2018 Tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali Serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali, PERGUB NO. 97 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai dan PERGUB NO. 99 Tahun 2018 Tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.
Karya yang diikutsertakan dalam Lomba TIK Tahun 2019 ini adalah karya original dan belum  pernah diikutsertakan dalam lomba apapun dibuktikan dengan surat pernyataan.
Setiap lomba bisa diikuti secara individu atau kelompok. Apabila berkelompok, jumlah personil dalam kelompok maksimal 5 orang.
Setiap peserta hanya berhak atas 1 (satu) gelar juara.
Setiap juara dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Setiap karya peserta dilarang mengandung unsur kekerasan, keberpihakan dalam pilihan politik, pornografi, penghinaan atau pelecehan terhadap SARA, hoa dan body shamming.
Seluruh karya peserta lomba menjadi hak milik Panitia dan dapat dipergunakan oleh panitia untuk kepentingan Pemerintah Provinsi Bali dalam hal apapun tanpa menghilangkan identitas pembuat.
Seluruh proses dan isi karya tidak melanggar HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab peserta.
5 Nominator masing-masing lomba wajib mempresentasikan karya di hadapan juri.
Juri menetapkan 3 pemenang dalam setiap kategori lomba
Keputusan Dewan Juri Bersifat Mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
Panitia berhak mendiskualifikasi peserta apabila tidak sesuai dengan ketentuan/syarat umum dan khusus.
Ketentuan pendaftaran dan pengumpuan karya dapat dilihat di link berikut: https://diskominfos.baliprov.go.id/mtf2019/

Syarat Khusus 
Lomba Film Dokumenter
Peserta Lomba wajib mengirim film documenter. Film dokumenter adalah film yang mendokumentasikan dan merepresentasikan kenyataan, serta menampilkan kembali fakta yang ada dalam kehidupan.
Peserta tidak diperkenankan mengirimkan film profil lembaga atau perusahaan, iklan layanan masyarakat, trailer film dan video musik.
Tema film sebagaimana tercantum dalam Ketentuan Umum.
Durasi film 30-45 menit dengan format mp4
Film yang dikirim harus utuh tanpa jeda iklan.
Aspek yang dinilai meliputi kesesuaian tema, ide cerita, narasi, sinematografi, editing, penyutradaraan, dan pesan yang disampaikan.
Bahasa yang digunakan dalam film adalah bahasa Indonesia dan atau Bahasa Bali. Jika ada terselip bahasa daerah maupun bahasa asing wajib disertakan substittle (terjemahan) dalam bahasa Indonesia.
Mengirimkan foto-foto (softcopy) potongan adegan film atau still foto berbentuk file digital dengan resolusi 300 dpi format jpeg.
Mengirimkan trailer berdurasi maksimal 1 (satu) menit untuk kebutuhan promo karya bersangkutan.

Lomba Vlog
Perekaman vlog dalam periode 2018 s/d 2019
Lokasi perekaman vlog dalam wilayah Provinsi Bali.
Peserta tidak diperkenankan mengirimkan vlog yang bersifat promosi atas brand/merk komersial tertentu.
Tema sebagaiaman tercantum dalam Ketentuan Umum.
Durasi maksimal 5 menit dengan format .mp4.
Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Bali.  Jika terselip bahasa daerah  atau bahasa asing, wajib disertakan substittle (terjemahan) dalam Bahasa Indonesia.
Mengirimkan trailer berdurasi maksimal 1 (satu) menit untuk kebutuhan promo karya bersangkutan.
Peserta boleh menyertakan maksimal 3 (tiga) vlog.

Lomba Blog
Panjang tulisan minimal 500 kata dengan menggunakan bahasa Indonesia dan atau Bahasa Bali.
Tulisan disertai foto atau video ilustrasi yang sesuai dengan isi.
Setelah tulisan diunggah di blog pribadi, peserta wajib membagikan judul dan tautannya ke Twitter/Facebook/Instagram dengan hastag #Bali #NangunSatKerthiLokaBali #BaliEraBaru #sayaNetizenCerdas  #LombaTIKBali2019
Dilarang menghapus atau mengedit tulisan sebelum/setelah pengumuman pemenang dilakukan,
Peserta bebas menggunakan semua platform domain.
Peserta boleh menyertakan maksimal 3 (tiga) tulisan.

Lomba Foto Berbicara
Pengambilan foto dalam periode 2018 s/d 2019.
Lokasi Pengambilan foto harus di wilayah Provinsi Bali.
Foto harus dalam format digital. Tidak diperkenankan untuk menggugah scan negatif,  transparansi atau hasil cetak foto.
Setiap karya foto bercerita (esai foto) terdiri dari 8 foto dan disertai dengan narasi sepanjang masimal 500 kata.
Setiap peserta diperkenankan mengirimkan maksimal 3 esai foto.
Editing hanya diperkenankan sebatas kontras, dodging, burning dan cropping.
Ukuran file foto kurang dari 7 MB, Format JPG dengan resoliusi 72-300 dpi.
Mempertahankan metadata (EXIF).
Foto yang diungah tidak boleh terdapat watermark/identitas foto dalam bentuk apapun.

Lomba Aplikasi
Aplikasi berbasis Android versi 6.0 ke atas dan boleh dibangun menggunakan platform apapun.
Peserta wajib mengirimkan tautan aplikasi yang telah diunggah di Play Store.
Aplikasi harus baru dan sudah tersedia di Google Play Store mulai tanggal 1 Maret 2019.
Peserta tidak diperkenankan mengirimkan apliakasi yang bersifat promosi atas brand/merek komersial tertentu  atau malware/adware.
Tema sebagaimana tercantum dala9m Ketentuan Umum.

Jelas banget kan informasi lombanya. Nah, sekarang tunggu apa lagi. Tunjukan karya dan kreatifitasmu untuk membangun Bali. Jangan sampai kalian berdiam diri untuk mengembangkan Bali sebagai “Smart Island”. So, kamu juga mesti ikut berpatisipasi dong. Apalagi, hadiahnya bikin NGILER. Makanya, buruan daftar karya kalian!

Lima (5) Pose Foto Keren di Pantai yang Bikin Baper

Saatnya membuat pose foto keren kalian di pantai (Sumber: dokumen pribadi) Traveling atau jalan-jalan selalu memberi k...