Saturday, April 11, 2020

Gegara Pesona Gerbang Bali Handara Viral di Sosmed, Habis Gratis Terbitlah Bayar

Pemandangan Gerbang Bali Handara yang mempesona (Sumber : dokumen pribadi)




           Tidaklah sulit mencari destinasi wisata menarik di Pulau Bali. Ke manapun anda melangkah, maka Bali selalu menunjukan pesonanya. Menurut saya, ada dua jenis destinasi wisata yang ada di Bali, yaitu destinasi wisata yang sejak awal dirancang untuk menarik banyak wisatawan. Dan, destinasi wisata yang mendadak dikelola karena viral di media sosial.

        Jenis wisata yang pertama tentu sudah menjadi hal biasa. Yang menarik adalah ketika suatu tempat viral di media sosial. Selanjutnya, pihak tertentu langsung berinisiatif, untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata menarik. Salah satunya adalah pintu gerbang eksotis Bali Handara Golf yang ada di perbatasan Kabupaten Tabanan dan Singaraja.

        Ilustrasi di atas, saya jepret 7 tahun yang lalu. Anda bisa perhatikan dengan seksama. Setiap orang bisa mengakses masuk secara gratis. Dan, melakukan swafoto sepuasnya di dekat pintu gerbang yang bergaya Bali. 

        Sejak, smartphone begitu mudah dan canggih. Serta, dunia media sosial semakin canggih pada awal tahun 2015. Maka, setiap orang bisa menjepret objek dengan smartphone yang kameranya 'sangat jahat". Setiap orang tidak perlu repot membawa kamera DLSR. Jadi, untuk menjepret objek macam Bali Handara Golf bisa dilakukan dengan mudah. Dan, langsung posting di media sosial.

        Saya sendiri begitu terpesona dengan gerbang Bali Handara Golf melalui postingan seorang traveler Bule, yang saya lupa nama akunnya. Padahal, lokasi Bali Handara sudah sering saya lewati beberapa kali. Namun, setelah seorang Bule memposting dalam sebuah media sosial, maka saya ikut-ikutan berfoto ria di lokasi tersebut. Tidak memakai kamera smartphone, tetapi dengan kamera sebuah merek perusahaan terkenal yang terkoneksi dengan smartphone melalui WiFi. 

         Saat itu, suasana di sekitar Bali Handara Golf masih sepi. Jadi saat foto-foto di lokasi tersebut, saya bebas mengekspresikan diri. Bahkan, menjadi perhatian banyak orang, yang akhirnya ikut-ikutan narsis. 

         Ketika, smartphone makin canggih, dan setiap orang bisa mengambil gambar saat itu juga. Serta, mempostingnya di media sosial. Maka, pesona Bali Handara Golf tentu akan semakin menghiasi timeline media sosial. Bahkan, ramai di berbagai postingan Whatshap (WA).

        Kurang lebih setahun yang lalu, saya menyempatkan diri untuk jalan-jalan ke Singaraja. Dan menyempatkan mampir di lokasi tersebut. Namun, pemandangan di pintu masuk bali Handara ada yang berubah. Ada portal sebesar bambu berwarna putih dan pos kecil. Saya tidak menaruh curiga, dan berpikir bahwa portal tersebut digunakan untuk mencegah kendaraan roda empat masuk dengan seenaknya. 

       Saya pun tak menghiraukan bapak-bapak yang berdiri di situ. Saya pikir warga sekitar yang sedang santai. Saya dan istri pun dengan percaya diri berjalan santai menuju pintu gerbang untuk narsis kayak orang-orang di media sosial. 

        Ketika, baru setengah perjalanan menuju pintu gerbang eksotis, saya dikejar bapak-bapak yang sedari tadi berdiri dekat pos. Sepertinya, dia memperhatikan gerak-gerik saya. "Maaf mas, masnya mau selfie" tanya dia. "Iya pak, mau saya pasang di media sosial biar Bali Handara makin terkenal" jawab saya dengan santai. Saat itu, waktu sudah menunjukan pukul 10 pagi. Hanya ada saya dan istri.

        "Maaf mas, kalau mau selfie harus bayar dulu" tanya dia mengingatkan. "Loh, sejak kapan pak mulai dikenakan biaya masuk?" tanya saya dengan santai. "Sebulan yang lalu" jawabnya mantap. "Maaf pak, kenapa sekarang mesti dikenakan biaya?" tanya saya dengan polos. "Ya, karena sudah viral di media sosial. Bayak orang datang ke sini. Makanya, ditarik bayaran untuk biaya pengelolaan" jawabnya singkat. Ya, akhirnya saya membayar biaya 20 ribu per orang.

          Hal yang menarik adalah destinasi wisata tersebut dikenakan biaya, setelah viral di media sosial. Kini, para wisatawan pun ramai mendatangi tempat tersebut. Tentu, menjadi berkah dan pemasukan bagi pengelola kawasan. Dengan demikian, pengelola mesti berterima kasih buat para netizen yang telah melambungkan namanya. Habis gratis, terbitlah bayar. 


No comments:

Mengawal Pariwisata Bali Bangkit dengan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Pemerintah Provinsi Bali dan stakeholders berfoto bersama (Sumber: Forkom Antar Media Bali Bangkit) Dampak Pandemi Covid-19 sungguh luar bia...