Wednesday, April 15, 2020

Pohon Kayu Putih Desa Tua, Pohon Raksasa Terbesar di Bali

Pohon tertua di Bali yang umurnya lebih dari 500 tahun (Sumber : dokumen pribadi)






        Sebelum Pandemi Virus Corona merebak, saya sempat mengunjungi sebuah destinasi wisata baru, Destinasi wisata yang lain dari yang lain. Yaitu, sebuah pohon tertua dan terbesar di Bali. Pohon Raksasa Bali itu menggoda saya untuk mengunjunginya

         Pohoon Raksasa Bali terletak di Desa Tua Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan. Akses untuk menuju lokasi wisata tersebut mudah sekali. Dari Kota Denpasar, jarak lokasi wisata tersebut kurang lebih 35 km. Anda tinggal menuju arah Marga Tabanan. Bisa dari Kota Tabanan, atau dari jalan raya Mengwi-Bedugul. Nanti kalau ada SPBU yang berada tidak jauh dari destinasi wisata Taman Ayun. anda tinggal berbelok ke kiri.

        Saya sendiri agak kebingungan saat pertama kali mencari destinasi wisata tersebut. Tetapi, saya berkali-kali bertanya dengan warga. Dari jalan raya Desa Tua, anda akan melihat banner yang menunjukan lokasi tersebut. Kemudian, anda belok ke kanan. Jalanan agak menurun. Kurang lebih satu km, anda akan menemukan destinasi wisata Pohon Raksasa Bali.

     Pandangan pertama yang saya rasakan, saat melihat penampakan Pohon Raksasa itu adalah terpesona yang tiada tidak terhingga. Pohon Raksasa itu seperti pohon beringin. Tetapi, jika pohon beringin, pasti ada akar yang tumbuh dari atas pohon. Jadi, masyarakat sekitar yakin bahwa pohon raksasa itu merupakan pohon kayu putih. Karena, batang pohon yang berwarna keputih-putihan. Bahkan, batang pohon tersebut sering mengalami "nglungsumi" (berganti kulit) agar tetap terlihat putih.

       Pohon kayu putih tersebut, terletak persis di samping sebuah pura. Bahkan, Kelian Pura tersebut bertanggung jawab atas kondisi Pohon Raksasa Bali. Menurutnya, diameter dari pohon raksasa itu kurang lebih 60 meter. Serta, ketinggian dari pohon itu hampir sama dengan diameter pohon. Saya menyempatkan diri untuk mengitari pohon tersebut. Terlihat seperti rongga-rongga yang bisa untuk berteduh. Rongga-rongga tersebut terbentuk dari beberapa batang pohon yang membesar dan tinggi menjulang.  



Penampakan akarnya saja lebih besar dari badan saya (Sumber : dokumen pribadi)


        Menurut Kelian Pura, Pohon Raksasa Bali tersebut berumur lebih dari 600 tahun. Perlu diketahui bahwa penduduk sekitar Pohon Raksasa Bali merupakan migrasi dari kawasan Kerajaan Perean. Masyarakat tersebut berasal dari kalangan Pande, yang pintar membuat peralatan dari besi. Migrasi tersebut terjadi sekitar abad ke-14. Dan, Pohon Raksasa itu sudah tumbuh tinggi 

         Bukan hanya itu, di dekat Pohon Raksasa Bali itu terdapat sebuah sumber air suci. Hal ini diperkuat bahwa tidak jauh dari Pohon Raksasa terdapat sebuah sungai. Dan, sungai tersebut sudah ada sejak jaman dulu. Kelian Pura bertekad untuk membuat kondisi di sekitar Pohon Raksasa tersebut, menjadi destinasi wisata yang layak dikunjungi.

         Karena Pohon Raksasa merupakan peninggalan sejak berabad-abad, maka peristiwa mistis juga sering dialami oleh masyarakat sekitar. Konon, masyarakat sering mendengar suara gamelan pada malam hari. Hal itu menunjukan  bahwa Pohon Raksasa menyimpan peristiwa misteri. Oleh sebab itu, masyarakat benar-benar menjaga Pohon Raksasa itu sebaik mungkin. 

          Untuk mendapatkan informasi lebih, anda bisa melihat video berikut ini. 



Pohon raksasa terbesar di Bali (Sumber : Casmudi Vlog/YouTube)



No comments:

Cara Ibu Terapkan Gizi Seimbang untuk Tumbuh kembang Si Buah Hati Saat Pandemi

  Nutrisi Gizi seimbang anak saat Pandemi di rumah saja (Sumber: shutterstock)     “You have to love your children unselfishly. That...