Thursday, July 1, 2021

PERESMIAN PABRIK DAUR ULANG BOTOL PLASTIK PET TERBESAR DAN TERMUTAKHIR DI INDONESIA

  

PT. Veolia Services Indonesia yang berlokasi di Pasuruan Jawa Timur (Sumber kabarpos)

 

 

 

          Sampah, khususnya sampah plastik masih menjadi masalah serius di Indonesia. Karena, sampah plastik tidak bisa terurai hingga ratusan tahun. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan untuk #BijakBerplastik dalam penggunaan plastik, khususnya plastik sekali pakai.

          Perusahaan swasta Danone-AQUA sebagai pelopor kolaborasi dan partisipasi konsumen, mengumpulkan lebih banyak plastik dari yang perusahaan gunakan di tahun 2025, menuju penyelesaian sampah plastik di Indonesia.

          Perlu diketahui bahwa Gerakan Bijak Berplastik sudah berjalan selama 3 tahun. Dan, terus menciptakan inisiatif demi mendukung terciptanya ekonomi sirkular. Oleh sebab itu, melalui 3 pilarnya, Danone-AQUA berupaya untuk melakukan aksi pengumpulan, edukasi dan inovasi. Danone-AQUA terus bergerak demi mendukung agenda pemerintah, dalam menangani sampah plastik di laut sebesar 70% pada tahun 2025.

          Ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan sebagai implementasi program #BijakBerplastik, yaitu 1) Kurangi pemakaian plastik yang tidak perlu; 2) Plastik yang anda pakai bisa digunakan kembali; 3) Pilah jenis sampah dengan memisahkan plastik yang bisa didaur ulang; dan 4) Daur ulang sampah plastik, dengan memastikannya dapat sampai ke tempat daur ulang. Sejak tahun 2013, Danone-AQUA telah mulai memproduksi botol plastik kemasannya dengan material daur ulang. Ini merupakan inisiatif pertama di Indonesia.   

 

Botol plastik PET yang siap didaur ulang (Sumber: dokumen pribadi)

 

DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK

 

          Bersyukur sekali, sampah plastik khususnya botol plastik PET (Polyethylene Terephthalate) bisa didaur ulang menjadi barang bernilai ekonomis. Bahkan, mampu menciptakan ekonomi sirkular (circular economy). Maka, Danone-AQUA mendorong penguatan ekosistem daur ulang dan ekonomi sirkular di Indonesia, bekerja sama dengan PT. Veolia Service Indonesia.

          Sebagai informasi bahwa PT. Veolia Services Indonesia merupakan perusahaan global yang berbasis di Perancis. Perusahaan tersebut mempunyai pengalaman dan keahlian yang kuat dalam teknologi daur ulang plastik.

          Danone-AQUA sangat mendukung PT. Veolia Services Indonesia dengan adanya Peresmian Pabrik Daur Ulang Botol Plastik PET Terbesar dan Termutakhir di Indonesia. Memanfaatkan teknologi termutakhir, keberadaan pabrik ini mendukung upaya Danone-AQUA untuk meningkatkan kandungan daur ulang botol plastik hingga 3X dari yang ada saat ini pada tahun 2022. Pabrik tersebut dibangun di atas lahan lebih dari 7.000 m2, yang merupakan salah satu tenant kawasan industri PT. SIER Pasuruan Jawa Timur.

 

PT. Veolia Services Indonesia (tampak dari udara) (Sumber: Inews)

 

          Didukung oleh Danone-AQUA, fasilitas daur ulang yang ada I pabrik tersebut  merupakan upaya untuk memperkuat ekosistem daur ulang dan ekonomi sirkular. Serta, meningkatkan tingkat pengumpulan sampah plastik di Indonesia. Nantinya, proses daur ulang menjadi lebih efisien dengan skala yang lebih besar untuk mengumpulkan, menyeleksi dan mengelola proses plastik.

 

"Veolia Indonesia berkomitmen untuk mendukung agenda pemerintah dalam mengatasi permasalahan plastik. Oleh karena itu kami telah memutuskan untuk membangun Pabrik Daur Ulang Plastik PET di Indonesia. Untuk mengamankan bahan baku dalam operasi kami, kami akan bekerja dengan aktor pengumpulan sampah plastik di beberapa kota di Indonesia dan diharapkan untuk mengembangkan model pengumpulan inklusif yang dapat memberdayakan sektor informal" (Beritasatu/22/32019)

 

          Pernyataan dari President Director of PT. Veolia Services Indonesia, Sven Beraud-Sudreau di Pasuruan, Kamis (21/3/2019) memberikan gambaran penting. Bahwa, kontribusi pihak swasta sangat perlu untuk memberikan andil mengurangi kuantitas sampah plastik dan menjadikan Indonesia Bersih. Bahkan, Misi PT. Veolia Services Indonesia sangat mulia, yaitu menghilangkan plastik polusi di Indonesia pada tahun 2040.

 

PERESMIAN PABRIK

 

          Menurut Menteri Perindustrian RI menyatakan bahwa tahun 2022, Indonesia akan menjadi tuan rumah KTT 6-20. Di mana, salah satu topik penting adalah perlunya keberadaan industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

          Pemerintah mendorong perlunya pembangunan industri dengan konsep industri hijau yang ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan sampah yang berdaya guna (nilai ekonomi). Agar, terjadinya sirkular ekonomi dan sumber daya akan terus dimanfaatkan dalam sebuah lingkaran ekonomi.

          Perlunya mengolah kemasan produk sekali pakai yang bisa menjadi produk bernilai tambah. Hal tersebut perlu diperhatikan oleh para pelaku industri. Di mana, di Indonesia mempunyai 600 industri skala kecil dan 700 industri skala besar. Dengan adanya pengolahan penciptaan produk bernilai tambah, maka mampu menghasilkan pemasukan sebesar Rp10 triliun per tahun. Investasi sendiri mampu mendongkrak pemasukan sebesar Rp7,5 triliun per tahun.

          Saat Pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia mengalami kontraksi sebesar 0,71% pada kuartal pertama 2021. Diharapkan, mampu tumbuh titik positif pada kuartal kedua 2021. Karena, para pelaku industri melakukan proses pendaurulangan sampah plastik. Apalagi, bangsa Indonesia sangat terbuka dengan adanya investasi asing dalam hal daur ulang sampah plastik.

          Nilai investasi nasional bidang industri sebesar Rp219,7 triliun masih dinilai baik. Dalam sector manufaktur, bangsa Indonesia memiliki PMI (Purchasing Manufacture Indeks) di bulan Mei 2021 sebesar 55,3 (di atas 50). Hal ini menunjukan bahwa industri manufaktur Indonesia dalam level ekspansif, bahkan agresif.

          Bersyukur, akhirnya masalah daur ulang sampah botol plastik PET skala raksasa menemukan solusi. Pabrik daur ulang milik PT. Veolia Services Indonesia diresmikan oleh Menteri Perindustrian RI Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si. Peresmian PT. Veolia Services Indonesia dilakukan secara virtual dan disiarkan secara langsung di channel Youtube AQUA Lestari pada hari Rabu, 30 Juni 2021, Pukul 10.00-12.00 WIB.

 

Poster acara peresmian pabrik daur ulang PT. Veolia Services Indonesia (Sumber: Danone-AQUA)

 

          Adapun, acara peresmian pabrik daur ulang tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat penting, seperti:

1.     Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si. selaku Menteri Perindustrian RI.

2.     Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. selaku Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur Drajad Irawan.

3.     H.M. Irsyad Yusuf, SE., MMA. Selaku Bupati Pasuruan Jawa Timur.

4.     Rosa Vivien Ratnawati, SH. MSD selaku Direktur Jendral Pengolahan Limbah, Sampah dan Bahan Beracun Berbahaya (PLSB3) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI.  

5.     Connie Ang selaku President Director of Danone-AQUA.

6.     Sven Beraud-Sudreau selaku President Director of Veolia. 

 

Peresmian pabrik PT. Veolia Services Indonesia secara virtual oleh Menteri Perindustrian RI Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si. (Sumber: Youtube AQUA Lestari/diolah)

 

Penandatanganan prasasti pabrik PT. Veolia Services Indonesia oleh Menteri Perindustrian RI Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si. (Sumber: Youtube AQUA Lestari/diolah)

 

          Yang menarik dari peresmian pabrik daur ulang tersebut adalah kemampuan PT. Veolia Service Indonesia mendaur ulang botol plastik sebanyak 25 ribu ton per tahun. Semoga tahun 2025, sampah plastik yang mengalir ke laut mampu berkurang sebanyak 70%.

 

Bagian pengolahan daur ulang PT. Veolia Services Indonesia (Sumber: industry.co.id)

 

          Danone-AQUA sangat mendukung atas kehadiran fasilitas tersebut dengan menjadi konsumen terbesar pemasok PET untuk didaur ulang. Fasilitas tersebut juga merupakan upaya untuk memperkuat ekosistem daur ulang dan ekonomi sirkular. Serta, meningkatkan tingkat pengumpulan sampah plastik di Indonesia.  

          Pembangunan pabrik daur ulang plastik ini juga sebagai bentuk kontribusi PT. Veolia Services Indonesia dan Danone-AQUA dan pada aspek sosial dan lingkungan, termasuk untuk menciptakan Indonesia yang lebih bersih.

No comments:

JNE Deklarasikan Hari Bahagia Bersama Sejak Tanggal 7 September 2021

  Talkshow tentang Hari Bahagia Bersama (Sumber: JNE)                     “Berbagi, Memberi dan Menyantuni”               Tiga kata muja...