Saturday, July 17, 2021

TERKUAK!! 5 ALASAN PENTING, KENAPA HANTU KUNTILANAK MEMAKAI BAJU DASTER WARNA PUTIH

 

Hantu Kuntilanak (Sumber: shutterstock)

 

          Percaya atau tidak, hantu di negeri +62 lebih mengesankan. Ibarat kata, lebih beragam dari yang diperkirakan, sehingga nuansa seramnya lebih bervariasi. Detak jantung pun terasa ngos-ngosan saat melihat dari Hantu Kuntilanak hingga Hantu Nenek Gayung.

          Berbeda dengan hantu di luar negeri, yang hantunya sangat monoton. Seperti di Tiongkok yang hantunya macam Vampire. Seringkali, saat kita menontonnya, bukannya takut tetapi malah tertawa. Saat hantu vampire-nya terdiam karena pengaruh kertas mantra di dahinya.

          Dari puluhan hantu yang menghuni negeri berflower-flower, Hantu Kuntilanak menjadi sosok hantu yang mengundang banyak pertanyaan netizen. Kenapa? Pernah kan, Hantu Kuntilanak atau yang biasa dipanggil Mbak Kunti trending di berbagai media sosial. Apa pasal? Karena, netizen yang maha benar dan suka julid seringkali kepo.

          Kekepoan itu bermuara dari sebuah pertanyaan unik seperti MENGAPA MBAK KUNTI PAKAI BAJU DASTER WARNA PUTIH. Pan, waktu meninggal dan dikubur dibungkus kain kafan warna putih. Makin kepo lagi tentang pertanyaan TUH, MBAK KUNTI JAHIT DASTERNYA DI MANA SIH?

          Nah, dari pada anda kepo pertanyaan tersebut. Dan, biar anda bisa tidur nyenyak, maka saya punya jawaban bagus yang diperoleh dari ritual Utak Atik Gatuk. Semoga, anda nggak kepo lagi. Setidaknya, ada 5 alasan penting, kenapa Mbak Kunti memakai baju daster warna putih. Yuk, simak sampai selesai.     

 

BELUM IKHLAS MELEPAS KEHIDUPAN DUNIA

 

          Hantu Kuntilanak seperti hantu lainnya yang hidup dan betah di ranah Nusantara ini. Yaitu, hantu yang layaknya manusia yang masih mempunyai rasa belum ikhlas. Dia masih hepi nonton BTS atau Drakor. Mbak Kunti masih belum rela, jika meninggalkan kehidupan dunia. Lagian, kan dia masih betah menonton sinetron Ikatan Cinta. Atau, setidaknya rajin mantengin televisi atau laptop buat lihat sinetron Suara Hati Istri ala emak-emak milenial.

          Mbak Kunti sepertinya merasa dipaksa berpindah ke dunia lain, karena berbagai alasan. Mungkin, karena kasus pembunuhan, kecelakaan hingga keracunan. Atau, bunuh diri karena cintanya kepada Lee Min Ho ditolak mentah-mentah. Mbak Kunti sudah putus asa. Padahal, ia berharap cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. Biar bisa main Tiktok barengan, kayak pasangan selebritis yang baru menikah gitu.

          Maka, ketika rasa putus asa mendera dan dengan modal yang minimalis. Jalan satu-satunya, mengambil tali jemuran ibunya, yang rencananya buat mengikat kandang kambing. Tragis amat ya.

          Singkatnya, Mbak Kunti itu belum ikhlas ninggalin dunia. Dia masih merasa dendam kepada pihak yang menyakitinya. Makanya, ia suka gentayangan atau ngebolang ke mana-mana. Si bolang mah lewat, mainnya kurang jauh. Untung banget, saya adalah pihak yang tidak menyakiti hati Mbak Kunti.

 

MENINGGAL DAN PAKAI DASTER SAAT MELAHIRKAN

 

          Loh, Mbak Kunti kok gentayangannya pakai daster warna putih? Tentu, ada alasannya dong. Mbak Kunti kan waktu meninggal dalam posisi Bumil (Ibu Hamil). Namanya ibu hamil, ke mana-mana kan pasti pakai daster, biar gerakan tubuhnya tidak terganggu.

          Lah, kalau Mbak Kunti waktu hamil pakai daster motif bunga-bunga, terus gimana? Masa pas gentayangan pakai daster warna putih. Kan, gak matching (pas). Namanya juga hantu. Kalau dasternya motif bunga-bunga, anda malah gak takut dan tidak terlihat seram. Tapi, anda malah rebutan dasternya buat Outfit Of The Day (OOTD). Karena, Mbak Kuntinya gak bikin takut. Nanti, anda malah eksplore di tempat sepi. Terus memburu Mbak Kunti, karena mau ambil daster motif bunganya.

          Namun, ada alsan lain kok, kenapa dasternya warna putih. Karena, kan kain kafan waktu Mbak Kunti dikubur warnanya putih. Jadi, kalau dasternya motif bunga-bunga, takutnya Mbak Kunti tersebut mengalami bully (perundungan) dari temannya. Bisa-bisa, temannya sesama Kunti ikut komentar.

 

“Ah, elu jadi Kunti gak asik banget. Gak serem, ngerusak martabat dunia perkuntian. Jangan sampai jadi bahan bully-an netizen Indonesia Kuntiiiii”.

 

TALI POCONGNYA DILEPAS

 

          Perlu anda ketahui bahwa Hantu Kuntilanak gentayangan karena waktu meninggal, tali pocongnya sudah dilepas. Saya yakin, Mbak Kunti pasti marah jika tali pocongnya masih terikat. Karena, harapan dia kan pengin jadi Mbak Kunti, tahu-tahu malah jalannya lompat-lompat kayak Hantu Pocong. Percaya deh, Mbak Kunti tidak mau menjadi saingan Hantu Pocong. Dia tahu diri, jika saingan di dunia hantu perpocongan sudah sangat ketat.

          Maka dari itu, ketika tali pocongnya sudah dilepas. Maka, Mbak Kunti merasa nyaman dengan aksi ngebolangnya yang memakai daster putih. Mbak Kunti ingin tampil beda dibandingkan Hantu Pocong lainnya. Itulah sebabnya, Mbak Kunti bela-belain nangkring di atas pohon. Padahal, di pohon banyak semutnya. Apa Mbak Kunti gak takut kegatelan karena digigit semut ya. Tahu ah.

 

GENTAYANGAN MENCARI MESIN JAHIT

 

          Nah, ini alasan yang menarik, Kenapa Mbak Kunti bisa pakai baju daster yang terjurai panjang. Anda tahu kan kain kafan pembungkus mayat. Kalau gak salah dililitkan ditubuhnya sampai 3 kali ya. Kalau dihitung-hitung ukuran panjang dan lebarnya sekitar 3x2,5 meter. Nah, waktu Mbak Kunti memutuskan untuk menjadi Hantu Kuntilanak, dia gak mau disamakan dengan Hantu Pocong yang tampilannya kayak permen Chupa Chups.

          Sebagai hantu atau makhluk astral, Mbak Kunti bisa ngebolang ke mana saja. Dan, tanpa sengaja ia kepikiran mencari mesin jahit milik saudara atau tetangganya. Kan, sering tuh penampakan mesin jahit yang bergoyang-goyang di malam hari. Karena, Mbak Kunti tahu diri bahwa mesin jahit dipakai pemiliknya buat ngejar orderan di siang hari.

          Maka, ia meski mengalah untuk memakai mesin jahit tanpa permisi di malam hari. Uniknya lagi, Mbak Kunti hanya bisa menjahit pakai mesin jahit model lama, yang kakinya naik turun. Kalau pakai mesin jahit yang model digital, saya rasa dia belum paham. Maklum, Mbak Kunti itu orangnya Kudet (kurang update).       

 

LULUSAN SMK TATA BUSANA

 

          Inilah alasan terakhir, kenapa daster warna putih yang dipakai Mbak Kunti “ndilalah” kok pas di badan. Telisik punya telisik, ternyata Mbak Kunti itu lulusan SMK jurusan Tata Busana. Ia paham sekali tentang ilmu menjahit. Sayangnya, Mbak Kunti orangnya minimalis  dan lurus-lurus saja. Makanya, dasternya tidak menggunakan berbagai asesoris atau model terkini. Warnanya putih polos.

          Lagian, saat Mbak Kunti menjahit kain kafan putih itu, ia merasa diburu target karena ingin segera bergentayangan. Maka, ia tidak sempat mengukur panjang lengan dan kakinya. Yah, akhirnya baju dasternya Mbak Kunti kepanjangan di bagian tangan dan kakinya.

          Bahkan, dengan ilmu ngelesnya kalua ditanya, Mbak Kunti membuat baju daster putihnya panjang di bagian lengan dan kaki karena ada alasan penting. Yaitu, dia tidak mau keluar uang sepeser pun, karena di dunia sana tidak ada uang rupiah. Untuk membayar tukang jahit profesional atau desainer ternama. Maka, ia pasrah untuk menjahitnya sendiri. Mbak Kunti tipe yang hemat kok.

          Juga, Mbak Kunti tidak mau menjadi pesaing berat artis-artis Korea atau Drakor yang pakaiannya fashionable. Mbak Kunti merasa tahu diri. Narimo ning pandum, atau menerima apa adanya.

          Dia takut jika baju yang dipakai ala artis Korea, justru tidak terlihat seram. Dan, tidak bisa membuat manusia takut. Bahkan, saat ia nongol di hadapan manusia, ia justru menjadi artis dadakan yang dikejar fans beratnya. Jangan sampai kegundahan Mbak Kunti muncul hingga generasi ke yang tiada terhingga.       

 

“Gue jadi Kunti gak ada martabatnya sama sekali. Orang-orang bukannya takut dan merinding lihat gue. Eh, malah gue yang takut dikejar fans untuk meminta tanda tangan buat kemasan Kunti Meals, saingan sama BTS Meals”

 

          Sudah tahu kan alasan, kenapa Hantu Kuntilanak memakai daster warna putih. Semoga anda tidak kepo lagi dan bisa tidur dengan nyenyak. Jangan serius amat, yuk disruput kopinya mumpung masih hangat.    

2 comments:

tantiamelia.com said...

hyaaaa ... ini pembahsan paling random

CASMUDI, BERBAGI MESKIPUN MASIH KURANG said...

Terima kasih mbak sudah mampir. Semoga tetap sehat.

JNE Deklarasikan Hari Bahagia Bersama Sejak Tanggal 7 September 2021

  Talkshow tentang Hari Bahagia Bersama (Sumber: JNE)                     “Berbagi, Memberi dan Menyantuni”               Tiga kata muja...