Monday, September 27, 2021

Mengungkap Misteri Keangkeran Makam Klampis yang Diblur Google

 

Makam Klampis di Desa Pejagan Brebes Jawa Tengah (Sumber: Google Maps/screenshot)

         

          Jalan Daendels dikenal dengan jalan Pantura (Pantai Utara Jawa). Jalan Daendels yang membentang dari Anyer (Banten) hingga Panarukan (Situbondo Jawa Timur), menyimpan sejarah kelam bangsa Indonesia.

          Masyarakat Indonesia dipaksa penjajah Kolonial Hindia Belanda untuk membuat infrastruktur jalan raya. Dengan tujuan untuk mempermudah mobilisasi penjajah, ketika mengangkut berbagai macam hasil hasil bumi, seperti tebu dan rempah-rempah.

          Jalan Daendels dikenal dengan kematian ribuan hingga jutaan pekerja paksa, karena terserang berbagai macam penyakit. Karena, mendapatkan perlakuan yang kejam (tidak manusiawi) dari penjajah. Dengan kata lain, jalur Daendels menjadi kawasan penyiksaan massal kakek buyut kita yang meninggal saat itu. Jangan kaget, jika kawasan jalan Daendels dikenal horor, menjadi tempat pembuangan mayat-mayat tidak berdosa.

 

HANTU KEMANGMANG

          Jika, sepanjang jalan Daendels saja sudah dikenal horor. Bagaimana dengan kondisi makam  yang berada di jalur jalan legenda tersebut? Sebelumnya, saya sudah membahas Makam Kedawung yang angker. Nah, tulisan kali ini, saya ingin menguak misteri Makam Klampis.

          Makam Klampis ini terletak persis di pinggir jalan Daendels, yang dibatasi jalan kereta api. Berlokasi di Desa Pejagan Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Seperti Makam Kedawung, Makam Klampis juga dikenal angker. Saya sudah mengenal keangkerannya sejak kecil.

          Selama 3 tahun belajar di SMP, saya wajib melewati jalan Daendels yang dekat dengan Makam Klampis tersebut. Sekitar tahun 1989-1992, saya tidak begitu merinding dengan keberadaan Makam Klampis tersebut.

          Saat SMP, Makam Klampis akan terlihat jelas dari jalan raya. Karena, belum adanya pagar rel kereta api seperti sekarang ini. Bukan itu saja, saya melihat ada jalan tembus di samping timur Makam Klampis yang tembus ke sawah. Jika, ditelusuri, maka akan sampai juga ke rumah kampung halaman saya.

 

“Makam Klampis sudah ada sejak dulu. Sudah terkenal angkernya”.

 

          Kalimat yang banyak keluar dari mulut masyarakat sekitar lokasi makam tersebut. Namun, yang unik, Makam Klampis tersebut tidak seperti pemakaman umum biasanya. Luasan makam tersebut terbilang kecil, kekira memiliki luasan 2.000 m2. Konon, makam tersebut telah ada sejak masa penjajahan Kolonial Hindia Belanda.

          Dulunya, tempat Makam Klampis adalah hutan. Pantas saja, jika keangkeran tempat tersebut, sering ada penampakan makhluk kera jadi-jadian. Menarik, Makam Klampis telah dihuni oleh Buyut Ki Pamalika kurang lebih 9 abad yang lalu. Tentu, masa itu saat terjadinya kekuasaan penjajah Kolonial Hindia Belanda.

          Saat siang hari, aura mistis tidak terasa. Saya pun tidak takut melewati kawasan tersebut dengan bersepeda ke sekolah. Namun, saya selalu diwanti-wanti oleh orang tua. Agar, tidak melewati kawasan tersebut saat malam hari. Tidak dipungkiri, aura mistis Makam Klampis sangat kuat. Didukung dengan kawasan tersebut yang gelap di awal tahun 90an.   

          Selama tiga tahun saya melewati Makam Klampis, belum merasakan pengaruh mistis yang sangat mengerikan. Namun, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Saya sekali mengalami pengalaman horor yang bikin merinding. Kejadian tersebut terjadi pada tahun 1991.

          Saat itu, sedang ramai-ramainya kegiatan Pramuka Jambore Nasional 1991. Saya tidak begitu ngebet ikut Pramuka. Tetapi, saat itu, Pramuka menjadi kegiatan yang “wajib” dilakukan anak SMP. Kebetulan, saya terpilih untuk mengikuti ITAJAMNAS (Ikut Serta Jambore Nasional 1991) yang diadakan di lapangan sebuah sekolah dasar, dekat dengan SMP saya.

          Suatu ketika, saya terpaksa berangkat tugas pramuka tersebut dengan menggunakan sepeda pembelian bapak. Sepeda bekas yang dibeli dengan harga Rp25 ribu. Sepeda bekas, hasil dari pinjaman rentenir itu menjadi transportasi kebanggaan saya.

          Karena, saya tidak pernah mengalami hal gaib di kawasan Makam Klampis. Maka, saya pun dengan percaya diri melewati Makam Klampis setelah waktu maghrib. Sepanjang perjalanan, saya menikmati pemandangan sawah dan sesekali menghitung bantalan rel kereta api. Tidak disangka, perjalanan saya sampai persis depan Makam Klampis, yang tersekat oleh jalur kereta api.

          Saat itu, pandangan saya seperti “kamitenggengen” (terpukau, mata tidak mau berkedip). Dengan jarak kurang lebih 25 meter, saya melihat pemandangan makhluk astral berupa “kemangmang”. Hantu yang menyerupai Banaspati.

          Tetapi, Kemangmang itu merupakan hantu gaib yang berupa bola yang menyala-nyala sebesar kelapa. Di bagian tengahnya terdapat seperti lubang, seperti habis dimakan tupai. Kemangmang tersebut bergerak lincah di antara pepohonan yang ada di Makam Klampis.

          Saat itu, saya berucap istighfar dan doa-doa lainnya. Tidak lupa, mengayuh sepeda dengan gilanya. Saya hanya berdoa, agar kemangmang tersebut tidak mendekati saya. Bersyukur, doa-doa saya dikabulkan Allah SWT. Makhluk mengerikan tersebut tidak menganggu saya. Hanya sekedar menampakan diri,  yang membuat bulu kuduk merinding seketika.

          Dengan nafas terengah-engah, akhirnya bisa sampai ke tempat perkemahan. Setelah kejadian tersebut, saya merasa kapok. Tidak akan melewati lagi kawasan dekat Makam Klampis pada malam hari. Hingga saya tamat SMP di tahun 1992.

 

DIBLUR PIHAK GOOGLE 

          Bukan isapan jempol, banyak kejadian yang ganjil saat malam hari. Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di dekat Makam Klampis, sudah sering terjadi. Masyarakat sekitar menganggap bahwa pengaruh mistis Makam Klampis memberikan andil terjadinya kecelakaan. Terlepas dari kekuasaan Allah SWT.  

          Saya penasaran ingin melihat kondisi Makam Klampis terkini. Setelah saya browsing di Google Maps, percaya atau tidak penampakan Makam Klampis diblur oleh pihak Google. Ibarat orang Betawi bilang “aje gile!”. Tentu, Google pasti mempunyai alasan kuat, kenapa Makam Klampis dibuat samar-samar. Saya pribadi beranggapan bahwa Makam Klampis menyimpan banyak misteri. Makanya, Google tidak memperjelas penampakan Makam Klampis di ranah digital (Google Maps).

          Seperti halnya tempat-tempat lain di dunia yang membuat heboh masyarakat. Maka, Google akan membuat samar-samar penampakan sebuah lokasi, seperti tempat pembunuhan berantai, tempat bunuh diri dan lain-lain.

          Masih menjadi misteri, kenapa Makam Klampis diblur Google. Mungkin, ada pembaca yang memahami alasannya, kenapa Makam Klampis dibuat blur pihak Google?. Sepertinya, lokasi ini menyita perhatian Google, bukan?  

 

Penampakan Makam Klampis yang diblur pihak Google (Sumber: Google Maps/screenshot)

 

          Beberapa menit, saya menjelajah wilayah Makam Klampis dan sekitarnya melalui Google Maps. Sepanjang utara jalan Daendels tersebut mulai menyemut rumah-rumah penduduk. Namun, di sekitar Makam Klampis, masih tidak jauh berbeda seperti ketika saya masih kecil. Makam Klampis masih sepi dari pembangunan rumah penduduk.

          Menurut opini saya, ada beberapa alasan, kenapa sepanjang selatan rel kereta api di sekitar Makam Klampis masih steril dari rumah penduduk. Yang ada hanyalah sawah-sawah penduduk, yang seringkali ditanami padi, bawang merah atau palawija.

          Beberapa kondisi yang bisa menjadi alasan masyarakat enggan untuk membangun rumah tinggal di sekitar Makam Klampis (selatan rel kereta api) seperti: 1) Wilayah dekat Makam Klampis menjadi wilayah hijau, yang tidak boleh dibangun perumahan; 2) Daerah sekitar Makam Klampis belum menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali; dan 3) Masyarakat masih percaya aura mistis di sekitar Makam Klampis.

          Percayalah, meskipun teknologi internet berkembang lebih jauh. Tetapi, manusia akan selalu berdampingan dengan dunia gaib. Kita harus mengimaninya sebagai makhluk Allah SWT.

          Makam Klampis menjadi satu titik air dari lautan maha luas kekuasaan Allah SWT. Bahwa, dunia mistis akan selalu ada di dekat kita. Maka, obat terampuh untuk menolak segala gangguan makhluk halus adalah DOA DENGAN SEGALA KERENDAHAN HATI. Ada tujuan yang Maha Indah, ketika ALLAH SWT menciptakan makhluk-NYA.


2 comments:

tantiamelia.com said...

setuju mas, selalu ada misteri sebenarnya di balik itu semua,
ehkok ajaib ya bisa sampe blur gitu

CASMUDI, BERBAGI MESKIPUN MASIH KURANG said...

Saya juga kaget mbak. Loh, kok diblur Google. Ada apa ini? Tentu, Google punya alasan kuat. Yah, kita berpikir positif dan hanya berdoa kepada Tuhan YME saja. Salam.

Pemahaman Orang Tua untuk Membedakan Antara Gejala Alergi Saluran Cerna dan Gangguan Saluran Cerna Fungsional Demi Tumbuh Kembang Anak

  Webinar Bicara Gizi tentang perbedaan Gejala Alergi Saluran Cerna dan Gangguan Saluran Cerna Fungsional (Sumber: Shutterstock )       ...