Wednesday, June 15, 2022

Inagurasi Boiler Biomassa Industri Pertama Berbahan Sekam Padi di Jawa Tengah

 

Boiler Biomassa

Boiler Biomassa Industri Pertama Berbahan Sekam Padi yang ada di PT. PT Sarihusada Generasi Mahardhika, Klaten, Jawa Tengah (Sumber: Danone Indonesia)

 

 

          Isu perubahan iklim selalu menarik dan menjadi tantangan berbagai pihak untuk dicarikan solusinya. Salah satu contoh nyata dengan adanya perubahan iklim adalah masyarakat awam mulai tidak bisa memprediksi kedatangan musim tanam.

          Dulu, masyarakat Jawa mampu memprediksi datangnya musim tanam melalui ilmu Pronotomongso. Tetapi, kini, ilmu legenda masyarakat Jawa itu sudah tidak manjur lagi dengan adanya fenomena peruabahan iklim tersebut.

          Hal menarik dari perubahan iklim disebabkan karena pemanfaatan energi yang tidak ramah lingkungan. Pemanfaatan energi fosil masih menjadi ketergantrungan masyakat. Dampaknya, kondisi lingkungan di sekitar kita mulai memberikan dampak negatif atau polusi. Efek pemanasan global (global warming) telah terlihat nyata akhir-akhir ini.

 

SEKAM PADI

          Percayalah, pemakaian energi yang ramah lingkungan menjadi tugas kita bersama. Apalagi, Danone Specialized Nutrition Indonesia (SN Indonesia) berkomitmen untuk memitigasi perubahan iklim dengan menyediakan produk bernutrisi untuk ibu, anak dan keluarga yang diproduksi secara ramah lingkungan.

          Itulah sebabnya, Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia hari ini meresmikan pembangunan Boiler Biomassa berbahan bakar sekam padi, di kawasan pabrik PT Sarihusada Generasi Mahardhika, Prambanan Klaten, yang merupakan bagian dari Danone SN Indonesia.

          Sebagai Informasi, Klaten merupakan lumbung padi di Jawa Tengah. Kemudian, PT Sarihusada Generasi Mahardhika berada di lingkungan yang dikelilingi oleh kawasan pertanian. Maka dari itu, Danone SN Indonesia mengadakan kerjasama dengan BECIS (Berkeley Energy Commercial Industrial Solutions) yang berpengalaman dalam layanan energi terbarukan di Asia.

          Kerja sama untuk memanfaatkan energi terbarukan dari Boiler Biomass yang berbahan baku sekam padi, sehingga dapat mengurangi jejak karbon hingga 32%. Boiler Biomass tersebut diresmikan pada tanggal 15 Juni 2022 dan disiarkan secara offline dan online melalui akun Youtube Nutrisi Untuk Bangsa pukul 10.00 -11.30 WIB.

 

Inagurasi Boiler Biomassa

Inagurasi Boiler Biomassa Industri Pertama Berbahan Sekam Padi di Jawa Tengah (Sumber: Danone Indonesia)

 

          Peresmian Boiler Biomassa dihadiri oleh narasumber dan pejabat yang berkompeten, sepetti:

1.    Ibu Vera Galuh, selaku VP General Secretary Danone Indonesia.

2.    Mr. Hannu Ikavalko, selaku COO BECIS.

3.    Bapak Edi Wibowo, selaku Direktur Bioenergi.

4.    Bapak Sumarno, SE, MM, yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, selaku Sekretaris Daerah Provini Jawa Tengah

   

Narasumber di Inagurasi Boiler Biomassa

Narasumber dan pejabat yang hadir dalam Inagurasi Boiler Biomassa di Klaten Jawa tengah (Sumber: Danone Indonesia)

 

          Menurut Ibu Vera Galuh, selaku VP General Secretary Danone Indonesia, pemanfaatan energi terbarukan dari Boiler Biomass berkontribusi untuk menciptakan sirkularitas produk pertanian dan menyejahterahkan petani di sekitarnya.

          Danone Indonesia bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mewujudkan efisiensi energi dan energi hijau yang ramah lingkungan. Seperti apa yang diungkapkan oleh Bapak Edi Wibowo, Direktur Bioenergi, Direktorat Jenderal EBTKE, Kementerian ESDM dalam sambutannya.

 

“Pemanfaatan terbesar bioenergi khususnya biomassa saat ini adalah sebagai pembangkit listrik biomassa yang mencapai 2.116 MW, sehingga peluang pengembangan bioenergi masih sangat terbuka, terlebih didukung isu lingkungan, perubahan Iklim, kesadaran masyarakat untuk mewujudkan transisi energi menuju energi bersih dan peningkatan konsumsi listrik per kapita. Kami sangat mengapresiasi upaya Danone Indonesia selaku pelaku usaha yang bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mendukung upaya transisi energi melalui penyediaan energi yang berbasis energi terbarukan dengan menggunakan biomassa sekam padi. Ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan net zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepat serta mendukung upaya pemerintah dalam pencapaian target bauran energi baru dan terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025. Semoga dapat menjadi contoh bagi badan usaha lain utk secara masif mewujudkan efisiensi energi dan energi hijau yang lebih baik bagi lingkungan dan kesehatan.”

 

          Senada dengan apa yang diungapkan oleh Ibu Vera Galuh dan Bapak Edi Wibowo, Mr. Hannu Ikavalko, selaku Chief Operating Officer (COO) BECIS menyatakan,

 

“Sebagai penyedia layanan solusi energi terbarukan, BECIS percaya bahwa dekarbonisasi, desentralisasi dan digitalisasi energi menjadi kunci bagi perusahaan-perusahaan untuk menjalankan operasionalnya secara berkelanjutan. Pada kesempatan ini, BECIS sangat antusias karena dapat mendukung Danone di Indonesia dalam mewujudkan visinya dalam pemanfaatan energi terbarukan melalui pembangunan dan operasional Boiler Biomassa ini. Adapun fasilitas ini juga telah didukung dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya atap yang menjadikannya pengoperasiannya sangat ramah lingkungan. Selain dampak ke lingkungan, melalui kerjasama ini, kami juga berhasil menciptakan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui sumber bahan bakar yang diambil secara lokal, dan memberikan abu sekam yang dihasilkan, kembali kepada petani yang berguna sebagai pupuk organik.”

 

          Oleh sebab itu, keberadaan Boiler Biomassa menjadi energi baru yang terbarukan, serta terintegrasi dengan lingkungan pertanian di sekitarnya. Karena, sekam padi yang dihasilkan oleh para petani akan menjadi bahan bakar ramah lingkungan yang diolah oleh Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui unit bisnisnya di kawasan PT Sarihusada Generasi Mahardhika Klaten Jawa Tengah. Ada 4 manfaat dari Boiler Biomassa, yaitu: 1) mengurangi emisi karbon ke atmosfer; 2) mengurangi limbah pertanian; 3) mengurangi biaya bahan bakar; dan 4) mewujudkan ekonomi sirkular.

  

Manfaat Boiler Biomassa

Manfaat dari Boiler Biomassa (Sumber: Danone Indoensia)

 

           

          Kita memahami bahwa masyarakat biasanya memanfaatkan sekam padi untuk mengawetkan es batu atau membakar batu bata. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Bapak Sumarno, SE, MM mengharapkan agar Danone Indonesia bisa menggandeng lebih banyak Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani). Tentu, agar kesadaran petani tentang pemanfaatan sekam padi lebih meluas.  

          Bahkan, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah tersebut menyinggung masalah penyerapan susu lokal, seperti dari Boyolali, Sukoharjo dan Banyumas. Agar, bisa digandeng oleh PT Sarihusada Generasi Mahardhika dalam menciptakan Nutrisi untuk Bangsa.  

          Dengan adanya pemanfaatan sekam padi, Danone Indonesia ikut berperan meningkatkan energi terbarukan dalam bauran energi nasional. Juga, turut mendukung pemerintah dalam meningkatkan bauran energi hingga 30% dan karbon netral di tahun 2060.

 

Kunjungan ke Boiler Biomassa

Narasumber dan pejabat menunjukan sekam padi sebagai bahan Boiler Biomassa (Sumber: Danone Indonesia)


 

Kawasan Boiler Biomassa

Kunjungan narasumber dan pejabat ke tempat Boiler Biomassa (Sumber: Danone Indonesia)

 

          Beberapa proses atau tahapan dalam pengolahan sekam padi yang kaya kandungan silika di Boiler Biomassa adalah:

1.    Sekam padi diangkut menuju fasilitas boiler biomassa.

2.    Sekam padi dibawa menuju ruang pembakaran

3.    Proses pembakaran menghasilkan 2 material sisa, yaitu: 1) uap panas;  dan 2) abu sekam padi. Perlu diketahui bahwa asap hasil pembakaran yang keluar melalui cerobong rendah karbon.

4.    Uap panas digunakan sebagai bahan bakar untuk tenaga listrik untuk menggerakan fasilitas pabrik, dan abu sekam padi dimanfaatkan petani sebagai pupuk tanaman.  

 

          Sebagai informasi, abu sekam yang dihasilkan dari proses produksi Boiler Biomassa ini mengandung Silika yang tinggi, dan sangat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas pertanian hingga 10 ton/Ha. Danone dan BECIS telah mendistribusikan abu sekam ini bagi kelompok tani dan mendampingi aplikasinya bersama pupuk ke lahan pertanian padi seluas 159 Ha. Tentu, petani berharap besar agar produktivitas pertanian meningkat di masa depan.


Boiler Biomassa di pabrik PT. Sarihusadda

Pabrik di kawasan PT. Sari Husada Klaten Jawa Tengah yang menggunakan Boiler Biomassa (Sumber: Danone Indonesia)

 

BAURAN ENERGI

          Setelah acara peresmian Boiler Biomassa, dilanjutkan dengan acara talkshow, yang menghadirkan 3 narasumber yaitu:

1.    Bapak Karyanto Wibowo, selaku Sustainable Development Director Danone Indonesia.

2.    Bapak DR. Ir. Sudjarwanto Dwiatmoko, selaku Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah.

3.    Marzuki Mohamad (Kill The DJ), selaku rapper dan pegiat pertanian.

 

 

Talkshow tentang Boiler Biomassa

Narasumber yang hadir dalam talkshow setelah inagurasi boiler biomassa di PT. Sari Husada Klaten, Jawa Tengah (Sumber: Danone Indonesia)

 

          Banyak informasi yang muncul dalam acara talkshow tersebut. Ada beberapa alasan penting, pabrik PT Sarihusada Generasi Mahardhika Klaten Jawa Tengah menggunakan bahan sekam padi. Pertama, tidak dipungkiri bahwa kawasan pabrik menggunakan energi listrik. Dan, keberadaan Boiler tersebut membunuhkan energi listrik yang lebih besar. Maka, alternatif bahan yang mampu menghasilkan energi tinggi adalah pemanfaatan sekam padi yang melimpah.

          Kedua, pabrik PT Sarihusada Generasi Mahardhika berada di kawasan pertanian. Di mana, setiap panen padi menghasilkan sekam padai yang melimpah. Oleh sebab itu, sesuai dengan visi Danone Indonesia One Planet One Health, maka sekam padi sangat cocok untuk bahan baku biomassa yang ramah lingkungan.

          Sebagai informasi, sekam padi yang dibutuhkan untuk biomassa tersebut menghasilkan 8.300 ton karbon. Jumlah tersebut setara dengan pemanafaatan 120 ribu pohon setiap tahunnya. Bahkan, dengan pemanfaatan sekam padi, pabrik milik Danone Indonesia tersebut bisa menurunkan emisi karbon sebesar  32% yang dihasilkan pabrik.

          Penurunan emisi karbon tersebut senada dengan target Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam penciptaan energi baru terbarukan. Target Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam hal bauran energi (energy mix). Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2018, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mencapai 13,32% dari rencana tahun 2025 sebesar 21,3% dalam bauran energi.

          Tidak dipungkiri, Jawa Tengah mempunyai sumber energi baru yang ramah lingkungan. Seperti, energi panas bumi (geothermal). Sebagai contoh, Panas bumi Dieng menghasilkan energi 60MW. Sedangkan, Gunung Slamet dan Gunung Telomoyo masih dalam tahap eksplorasi.

          Dari energi biomassa, Jawa Tengah menghasilkan rawa-rawa purba yang mampu menghasilkan gas. Seperti, Sumur Geni yang telah menyalurkan energi gas ke kurang lebih 300 rumah tangga di Karanganyar.

          Gubernur Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada semua pihak yang mampu menciptakan energi baru terbarukan. Bahkan, Gubernur Jawa Tengah memberikan apresiasi kepada desa-desa yang mampu mandiri energi (seperti: penciptaan pompa pertanian dengan tenaga surya).

          Apalagi, dengan adanya penciptaan energi matahari yang ada di pabrik milik Danone Indonesia, maka berharap perusahaan lain bisa melakukan transisi energi. Sebuah energi baru yang ramah lingkungan dan mampu mengerem adanya perubahan iklim. 


2 comments:

DWI RATNAWATI said...

Saya setuju sekali jika sekam padi bosa jadi bahan baku untuk energi altetnatif yang ramah lingkungan.

CASMUDI said...

Saatnya sekam padi diberdayakan dengan baik.

Shogun 110 Jet Kuled, Motor yang Penuh Drama dan Kenangan (Part 2)

  Motor Shogun 110 Jet Kuled yang penuh drama dan kenangan (Sumber: dokumen pribadi) Sampai tulisan ini dibuat, saya sering menangis sendiri...