Showing posts with label Bali. Show all posts
Showing posts with label Bali. Show all posts

Wednesday, September 25, 2019

Keren, Kini Patung Dewa Ruci Bisa Berganti Warna



Gemerlap lampu-warna-warni yang mengenai Patung Dewa Ruci saat malam hari (Sumber: dokumen pribaadi)




Lima tahun yang lalu, “mungkin” kawasan persimpangan Dewa Ruci adalah kiawasan yang menyebalkan. Betapa tidak, kawasan ini merupakan kawasan paling macet saat jam kerja sebelum patung Dewa Ruci bisa berganti warna. Bahkan, hari libur pun masih menjadi kawasan yang tidak luput dari macet. Perlu diketahui bahwa persimpangan Dewa Ruci yang dikenal dengan persimpangan Simpang Siur terletak di Kuta Kabupaten Badung Bali.

Kemacetan Tinggi
Persimpangan simpang siur sudah tersohor di daerah Bali. Kawasan yang mempunyai tingkat kemacetan tinggi. Mengapa? Di titik ini merupakan persimpangan jalan yang datang dari berbagai arah. Dari arah Nusa Dua, Denpasar dan Kuta dan lain-lain.
Juga, kawasan ini “dulu” merupakan kawasan yang sebidang. Jadi, bisa anda bayangkan saat jam kerja atau sibuk. Semua jenis kendaraan baik pribadi, bus besar, bus sedang, bus kecil, sepeda motor “tumplek blek” jadi satu kayak gado-gado. Deru klakson dari berbagai arah membuat pekak telinga.
Di persimpangan Dewa Ruci juga terkenal masih “temaram”. Jadi, mesti hati-hati kalau melewati kawasan ini saat malam hari. Bukan hanya hati-hati karena macet, juga lampu kendaraan khususnya sepeda motor harus normal atau terang.
Oleh sebab itu, “sebenarnya” banyak orang yang berusaha untuk menghindari kawasan ini. Namun, kawasan ini adalah kawasan utama untuk menuju ke berbagai tujuan maka tidak ada jalan lain untuk melewati kawasan ini. Saya  sendiri mengalami bagiamana rasanya macet serasa di kota Jakarta. Mesti sabar dan tidak ugal-ugalan. Juga jangan terlalu rajin membunyikan klakson. Karena, setiap orang butuh jalan untuk ke tujuannya masing-masing.

Patung Dewa Ruci Berganti Warna
Jaman Now, persimpangan Dewa Ruci makin berkurang tingkat kemacetannya. Hal ini dikarenakan dibangunnya flyover (jalan layang) yang menghubungkan ruas jalan dari Gianyar ke Nusa Dua dan ruas jalan Sunset Road ke Nusa Dua. Melewati persimpangan Dewa Ruci bukanlah hal yang menyebalkan kembali. Saat malam hari, di kawasan ini telah bermandikan cahaya.
Bahkan, yang menarik dari kawasan persimpangan Dewa Ruci adalah cahaya yang bisa berubah dari Patung Dewa Ruci, yang menjadi ikon kawasan ini. Di jamin, anda pasti betah melewati pesimpangan ini. Patung Dewa Ruci telah mengalami transformasi, berubah warna.
Di sekelilingnya telah dipasang air mancur (fountain). Ini membuat kondisi makin asik untuk dipandang. Cahaya yang mengenai patung Dewa Ruci juga bisa berganti warna. Kurang lebih 5 (lima) warna yang bisa anda lihat secara bergantian.
Bukan itu saja, masih di kawaan ini, pemerintah Kabupaten Badung telah menyulap taman yang “juga” dipenuhi lampu warna-warni. Taman kecil bisa membuat spot yang instagrammable. Lumayan, bisa diposting di instastory atau feed media sosial anda. Setiap malam, khususnya hari minggu atau libur, kawasan ini dipenuhi dengan warga sekitar atau penduduk pendatang untuk berkunjung. Anda bisa sepuasnya hepi di kawasan ini ala-ala generasi milenial,  selfie dan wefie.  


Taman yang bertabur cahaya di kawasan Patung Dewa Ruci (Sumber: dokumen pribaadi)


Saya sempat mengabadikan kondisi lalu lintas flyover dari ketinggian dekat patung Dewa Ruci.  Benar-benar lampu sorot dari berbagai jenis kendaraan dan lampu flyover indah menghiasi jalan. Namun, saran buat anda,  perlu hati-hati saat mengambil foto. Karena pembatas jalan setinggi dada orang dewasa bisa membuat hal yang tidak diinginkan terjadi. Jangan sampai “alih-alih” mau mengambil momen bagus, tetapi anda “meleng” dan terpeleset.


   
Salah satu kondisi lalu lintas flyover persimpangan Dewa Ruci saat malam hari, begitu lengang karena kemacetan makin berkurang (Sumber: dokumen pribaadi)



Saya sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Badung dan Propinsi Bali yang telah merubah kawasan Dewa Ruci menjadi kawasan yang ramah untuk publik (publik space). Kini, masyarakat merasakan tingkat kemacetan yang berkurang drastis. Dan, menciptakan kawasan kreatif di era digital. Melewati kawasan Dewa Ruci kini makin menyenangkan. Lampu yang bissa berganti warna pada patung Dewa Ruci  makin terlihat indah saat malam hari.
Hal yang perlu diperhatikan adalah perlunya peran serta masyarakat untuk menjaga keasrian taman dan fasilitas publik yang ada. Mari dukung pemerintah daerah untuk membuat public space yang ada semakin nyaman dan “memanusiakan manusia”.  Kawasan Dewa Ruci memberikan ruang bagi manusia untuk mensyukuri ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Manfaatkan sebaik-baiknya, bila perlu sebarkan kebaikan dalam ranah digital. Berikut, video semarak kawasan Patung Dewa Ruci saat malam hari.



Gemerlap Lampu dan Air Mancur. Suasana Malam Flyover Patung Dewa Ruci Bali  (Sumber: dokumen pribaadi/YouTube)


     Nah, jika anda jalan-jalan (traveling) atau berbisnis ke Bali, bisa menyempatkan malam bertabur cahaya di kawasan Dewa Ruci ini. Siapkan peralatan digital anda dan abadikan momen yang terbaik. Selamat berlibut dan hepi di Bali.


Catatan: 
Artikel ini juga bisa anda baca di laman Kompasiana.





Wednesday, November 23, 2016

Napak Tilas Perjuangan I Gusti Ngurah Rai



Napak Tilas Perjuangan I Gusti Ngurah Rai




 Pasukan TNI mengikuti napak tilas untuk merasakan perjuangan 
I Gusti Ngurah Rai tempo dulu (Sumber: dokumen pribadi)





“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya”.


Perjuangan rakyat Indonesia belum selesai hingga kini. Sekarang, perjuangan bukanlah melawan pendudukan penjajah. Tetapi, perlawanan rakyat justru berjuang melawan bangsanya sendiri, baik pemerintah maupun sesama masyarakat Indonesia.   Yang mengaharukan, di beberapa tempat, masyarakat Indonesia justru berjuang untuk mempertahankan keadilan atas kebijakan pemerintah daerahnya.
Kita memahami bahwa rakyat tidak berharap lebih. Mereka adalah  sosok pahlawan di daerah yang sedang berjuang demi perbaikan hidupnya. Ada yang berjuang karena dikejar Satpol PP karena mengganggu ketertiban umum, tanah atau rumahnya digusur oleh pemerintah. Juga ada masyarakat yang berjuang untuk mencegah terjadinya pendirian pabrik yang dapat mengakibatkan kerusakan alam atau pencemaran udara.
Dan, kadangkala perjuangan rakyat tersebut dilawan secara militer. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa selain merelakan apa yang menjadi alat untuk bertahan hidup hilang seketika. Bukankah, setiap orang mempunyai jiwa pahlawan? Mereka tidak mengharapkan imbalan apapun. Namun, yang mereka butuhkan adalah perlakukan yang adil di muka hukum.
Mereka hanya menuntut sesuatu yang merupakan haknya. Rentetan kejadian yang berhubungan dengan rakyat tersebut menjadi pertanda bahwa penegakkan Hak Azasi Manusia (HAM) masih lemah. Untuk memperkuat penegakkan HAM, di beberapa daerah menyelenggarakan kegiatan dalam rangka Festival HAM 2016.  
Yang perlu dipahami adalah rakyat adalah golongan yang lemah. Tetapi, mereka selalu berjuang bak pahlawan demi hal yang sangat sederhana. Kita masih ingat bagaimana perjuangan seorang aktivis Munir dalam menegakkan Hak Azasi Manusia (HAM). Pejuang HAM yang gigih tersebut tersebut kini telah tiada. Namun, cerita kematiannya hingga kini masih misterius. Masyarakat memahami bahwa Munir adalah seorang pahlawan yang berjuang untuk menegakkan HAM masyarakat Indonesia.
Berbagai cara untuk mengenang perjuangan Munir dari tabur bunga di makam sampai demo di depan Istana Negara. Namun, cara terbaik yang dilakukan masyarakat Indonesia adalah melanjutkan cita-citanya agar penegakkan HAM bisa diterapkan dengan baik. Ya, Munir adalah pahlawan, pahlawan masyarakat Indonesia dalam bidang penegakkan HAM. Lantas, bagaimana dengan pahlawan nasional yang telah berjuang menegakkan HAM masyarakat Indonesia untuk meraih kemerdekaan? Bagaimana cara mengenang jasanya?

***

Penegakkan HAM merupakan bagian dari pengamalan Pancasila. Ketika era Orde Baru, ajakan masyarakat untuk menghayati dan mengamalkan Pancasila tertuang dalam desain khusus yang bernama Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Dengan penguatan P4 di masyarakat, maka Pancasila sebagai dasar negara akan selalu terpatri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kini, di saat era Reformasi sudah bergulir hampir 17 tahun lamanya, setiap pemerintah daerah atau lokal punya cara tersendiri untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan masyarakat.  Salah satu pengamalan Pancasila yang dilaksanakan oleh daerah adalah peringatan napak tilas perjuangan pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai yang dilakukan secara rutin oleh Pemerintah Provinsi Bali.
Bali bukan hanya dikenal sebagai tujuan wisata dunia. Tetapi, di luar itu Bali ternyata menyimpan sejarah perjuangan bangsa yang patut dibanggakan. Perjuangan seorang I Gusti Ngurah Rai yang melawan penjajahan Belanda secara “puputan” (habis-habisan) tanggal 20 Nopember 1946 di daerah Marga Tabanan yang dikenal dengan Puputan Margarana.
Perjuangan yang telah memberikan inspirasi bagi masyarakat lainnya ddan generasi bangsa saat ini untuk berjuang sekuat tenaga dalam menggapai cita-citanya. Penghargaan buat seorang militan tentara PETA dari Sunda Kecil yang lahir di Carangsari Petang Badung pada tanggal 30  Januari 1917 kini terukir indah dalam mata uang Rupiah pecahan lima puluh ribuan.      
Namun, yang membuat saya takjub tentang peringatan perjuangan I Gusti Ngurah Rai adalah pelaksanaan napak tilas yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali secara rutin. Sebuah tindakan yang merupakan pengamalan Pancasila terutama sila ketiga Persatuan Indonesia butir (3)  Cinta Tanah Air dan Bangsa. Masyarakat Bali begitu cinta tentang sosok perjuangan I Gusti Ngurah Rai. Seorang pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau keluarganya. 
Perjuangan I Gusti Nguah Rai yang tak kenal lelah demi kemerdekaan Indonesia kini menjadi pemantik masyarakat Bali untuk mengenang jasa-jasanya. Perjalanan panjang (long march) yang dilakukan oleh I Gusti Ngurah Rai  bersama pasukannya yang bernama Ciung Wanara bergerak dengan jalan kaki dari barat (Kabupaten Jembrana) ke Timur (Kabupaten Karangasem) untuk mengelabui pendudukan Belanda. 
Tindakan long march tersebut bertujuan agar Belanda bergerak ke arah timur dan memudahkan pemerintah NKRI memasok senjata dan logistik lainnya melalui pelabuhan di Jembrana. Namun, perjalanan panjang dengan jiwa ksatria diketahui oleh penjajah Belanda dan berakhir di Marga Tabanan dalam sebuah perang puputan. Kini, kawasan Puputan Margarana menjadi saksi bisu betapa hebatnya perjuangan anak bangsa melawan penjajahan Belanda tersebut.

***

Banyak cara yang dilakukan Pemerintah Daerah untuk mengenang jasa para pahlawan. Untuk mengenang perjuangan I Gusti Ngurah Rai yang telah menegakkan HAM demi kemerdekaan rakyat Indonesia, Pemerintah Provinsi Bali mengadakan napak tilas yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya. Kabupaten/kota yang ada di Bali menyambutnya dengan gegap gempita, salah satunya Kabupaten Badung. Jika, anda berkunjung ke Bali saat ini maka banyak rumah-rumah dan perkantoran yang mengibarkan bendera merah putih. Kondisi ini menunjukan betapa bangganya masyarakat Bali terhadap perjuangan I Gusti Ngurah Rai.     


Bendera yang terpasang di pintu masuk pusat pemerintahan 
Kabupaten Badung Bali (Sumber: dokumen pribadi)

Namun, napak tilas yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Bali bukanlah seperti long march yang dilakukan pejuang tempo dulu. Rute napak tilas dimulai dari pusat pemerintahan di Kota Denpasar dan berakhir hingga kawasan puputan Margarana di Marga Tabanan yang jaraknya kurang lebih 35 km. Sebuah jarak perjalanan  yang lumayan jauh untuk saat ini.  Namun, napak tilas tersebut berhasil merebut hati masyarakat Bali. 
Menurut www.akar-media.com menyatakan bahwa napak tilas merupakan kegiatan yang bertujuan mendidik generasi muda umumnya untuk mengingat, meneruskan dan mewariskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan, mengingat generasi muda tidak mengalami langsung perjuangan bangsa dalam merebut dan menegakkan kemerdekaan dan kedaulatan bangssa Indonesia. Setidaknya, generasi muda bisa merasakan apa yang dilakukan pahlawan ketika masa perjuangan. 


 Salah satu peserta napak tilas dari siswa SMA dengan 
membawa bambu runcing berkalungkan bendera 
merah putih (Sumber: dokumen pribadi)


Napak tilas memberikan pembelajaran kepada generasi muda untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Mereka diharapkan untuk mencintai tanah air dan bangsa melalui sebuah penghormatan atas jassa-jasa pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Dengan napak tilas diharapkan generasi muda dapat dan mampu meningkatkan penghayatan terhadap nilai-nilai perjuangan para pahlawan.
Bukan hanya itu, generasi muda juga diharapkan dapat meningkatkan semangat patriotisme, kecintaan terhadap bangsa dan tanah air Indonesia. Lanjut, dengan napak tilas, maka generasi muda dilatih untuk mempunyai sikap disiplin dan mandiri, pantang menyerah, akan selalu membara di hati  sanubari penerus bangsa. Betapa hebatnya dampak napak tilas jika diresapi dan dihayati dengan baik.


 Yel-yel kepahlawanan terus dikumndangkan sepanjang napak tilas 
(Sumber: dokumen pribadi)


Acara napak tilas melibatkan militer (TNI) dan para siswa SMP-SMA yang mewakili sekolahnya. Setiap siswa yang ikut napak tilas akan berdandan ala pejuang tempo dulu baik siswa laki-laki maupun perempuan. Berbagai yel-yel atau lagu perjuangan selalu dikumandangkan sepanjang perjalanan napak tilas. Saya memahami betul para siswa membutuhkan tenaga ekstra untuk tampil prima di depan masyarakat.
Yang membuat saya terharu adalah kehadiran anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang lokasi dekat dengan jalan raya akan berbaris rapi di pinggir jalan sambil mengibarkan bendera merah putih. Betapa dalam mereka mencintai pahlawannya. Jujur, saya belum pernah mengalami kondisi seperti ini di mana pahlawan begitu dielu-elukan di daerah lain.  
Saya jadi teringat ketika anak-anak SD tersebut menyambut sang Presiden RI datang berkunjung. Kondisi ini justru lebih dahsyat dari acara penyambutan Presiden. Sepanjang jalan yang akan dilintasi oleh peserta napak tilas melibatkan semua elemen masyarakat, baik TNI-Polri maupun pecalang (pengaman banjar di Bali) demi pengamanan.  




Tidak ketinggalan peserta wanita mengikuti acara napak tilas 
(Sumber: dokumen pribadi)


Acara napak tilas memberikan ruang kepada generasi muda agar benar-benar memahami perjuangan para pahlawannya. I Gusti Ngurah Rai adalah salah satu pahlawan yang sangat dicintai oleh masayarakat Bali. Meskipun, masih banyak pahlawan lainnya yang sangat berjasa bagi bangsa dan negara. Namun, perjuangan heroik sang pahlawan telah memberikan pembelajaran bahwa bangsa yang besar merupakan bangsa yang selalu mengenang jasa pahlawannya. Kita bisa melihat video napak tilas yang diadakan oleh Kabupaten Badung Bali berikut ini.


Badung Napak Tilas Perjuangan I Gusti Ngurah Rai 
(Sumber: BaliTV)

Dan, kini Pemerintah Provinsi Bali secara rutin mengenang perjuangan I Gusti Ngurah Rai sebagai implementasi dari pengamalan Pancasila. Semoga, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali bisa ditiru oleh pemerintah daerah lainnya di Indonesia. Karena, nilai-nilai perjuangan pahlawan harus tetap terpatri di hati generasi muda masa kini. Merakalah yang akan melanjutkan tongkat estfet kepemimpinan bangsa  di masa depan. 

Sunday, November 20, 2016

UberTRIP, Dari Dunia Untuk Bali



Kini, Aplikasi Uber Meluncurkan
Produk UberTRIP di Bali



Uber, hadir dari sebuah aplikasi yang berbasis digital 



Kemajuan dunia digital sudah tiddak bisa dibendung lagi. Dan, kini dunia digital menjadi lahan empuk untuk berbisnis. Banyak bermunculan usaha-usaha yang berbasis online dengan memanfaatkan kemajuan dunia digital. Dampaknya pun dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan berbagai aplikasi yang bisa bermanfaat bagi masyarakat.
Kondisi transportasi publik hingga kini masih jauh dari kata layak. Oleh sebab itu, memanfaatkan dunia digital untuk mengurangi karut-marut dunia transportasi adalah sebuah solusi yang brilian. Kondisi inilah yang merangsang berbagai aplikasi yang muncul di Indonesia untuk menggerakan sebuah model transportasi yang bisa memanjakan masyarakat.
Sebuah permintaan (demand) dalam dunia transportasi yang aman, nyaman dan murah dimanfaatkan betul oleh sebuah pencipta aplikasi untuk mengumpulkan demand tersebut dan selanjutnya diolah sebaik mungkin dalam mengembangkan sebuah aplikasi digital. Oleh sebab itu, aplikasi UBER merupakan salah satu aplikasi digital yang diciptakan untuk mengumpulkan demand dan mengolahnya sebagai lahan bisnis yang prospektif. Karena, model transportasi yang bisa diandalkan masyarakat adalah sebuah keniscayaan.
Aplikasi Uber telah diterapkan di 4 kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Medan dan pulau Bali. Saya meyakini bahwa Uber akan bergerilya untuk melebarkan sayapnya agar aplikasi tersebut bisa diterapkan di seluruh Indonesia. Bukan hanya melebarkan sayap dari segi jangkauan wilayah, tetapi Uber Indonesia kini meluncurkan produk terbarunya khusus di pulau Dewata.
Untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang seluk-beluk aplikasi Uber dan produk barunya, Uber Indonesia menggandeng para blogger dan media untuk berbagi informasi tentang kinerja Uber. Program tersebut diadakan di hotel Zia Seminyak Bali. Uber Indonesia menghadirkan narasumber, di antaranya Marketing Manager Uber mas Gia Adhika dan Operational Manager Uber wilayah Surabaya dan Bali mas Wellen.

  

Mas Gia Adhika, Marketing Manager Uber Indonesia sedang 
berbagi informasi tentang aplikasi Uber 



Para blogger sedang serius menyimak masukan 
dari narasumber

Mengolah Permintaan
Seperti dibahas sebelumnya bahwa Uber Indonesia bukanlah perusahaan transportasi (baca: taksi). Tetapi, Uber merupakan sebuah aplikasi yang memanfaatkan dunia digital untuk mengolah demand (permintaan) masyarakat tentang transportasi yang aman, nyaman dan murah. Persepsi masyarakat yang selama ini menyatakan bahwa Uber merupakan perusahaan taksi memang perlu diluruskan. Karena, armada Uber yang digunakan bukanlah milik Uber Indonesia.
Perlu diketahui bahwa aplikasi Uber bisa dipakai di 4 (empat) kota di Indonesia, 500 (lima ratus) kota di dunia dan 70 (tujuh puluh) negara di seluruh dunia. Hal yang mendasari perkembangan aplikasi begitu mewabah bak cendawan di musim hujan karena mempunyai keunggulan dalam networking atau jaringan.  
Sedangkan, di Indonesia sendiri bahwa aplikasi Uber telah  beroperasi sejak 2 tahun lalu. Sementara, di pulau Bali aplikasi Uber telah hadir sejak bulan Maret 2015. Oleh sebab itu, wilayah operasional aplikasi Uber dengan menggandeng para driver (mitra perusahaan) untuk menciptakan model transportasi yang diinginkan masyarakat hingga detik ini mencakup 4 kota yaitu: Jakarta, Surabaya, Medan dan Bali. Konsep aplikasi Uber pun begitu mudah diterapkan masyarakat dengan memanfaatkan dunia digital, yaitu: tekan tombol dan dapatkan perjalanan bersama Uber (Push a button and travel with Uber).


 Tekan tombol dan dapatkan perjalanan bersama Uber

Bahkan, misi yang diemban menurut sang pendiri Uber Mr. Travis adalah: menciptakan transportasi semudah air mengalir. Filosofi yang mengena buat masyarakat Indonesia, bukan? Mengapa? Karena, selama ini dunia transportasi kita begitu semrawut karena manajemen transportasi yang belum bisa memenuhi keinginan masyarakat.
Produk Uber yang telah dikembangkan di antaranya: 1) UberX; 2) UberPOOL: 3) UberMOTOR; dan 4) UberBLACK. Salah satu dari jenis produk tersebut adalah menggunakan kendaraan sepeda motor, yaitu: UberMOTOR. Yang lainnya menggunakan kendaraan roda empat.  


 Produk dari aplikasi Uber

Jika masyarakat pernah memanfaatkan aplikasi Uber dan menggunakan jasa UberMOTOR, transportasi berbasis aplikasi ini bisa kita gunakan sebagai solusi alternatif. Apalagi, karena kebutuhan akan transportasi di Bali yang semakin meningkat maka UberMOTOR telah dioperasikan di pulau Bali sejak Oktober 2016.
Biaya yang dikeluarkan dengan menggunakan jasa Uber pun sangat terjangkau, yaitu: biaya minimal sebesar 3000 ribu. Biaya per km dikenakan hanya 1500 rupiah. Sedangkan, jika kita melakukan cancel (pembatalan) pemesanan jika sudah deal akan dikenakan biaya pembatalan sebesar 3000 rupiah.



Uber yang hadir dengan kecepatan mobilsasi dan 
harga yang sangat terjangkau


Untuk produk UberPOOL telah hadir di Asia Tenggara khususnya di Kota Jakarta Indonesia mempunyai tujuan yang patut diacungi jempol. UberPOOL  hadir dengan tujuan untuk mengurangi pengunaan kendaraan pribadi yang semakin meningkat. Dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi akhirnya dapat mengurangi dampak lingkungan atau pencemaran udara yang dikeluarkan dari hasil polusi bahan bakar.
Kemudahannya, UberPOOL dapat diisi dengan maksimal 3 orang. Cara kerja produk dari aplikasi Uber ini adalah dengan mengumpulkan demand (permintaan) dengan jalur tujuan yang sama. Jika A, B dan C ingin ke sebuah tujuan X, maka aplikasi akan memberikan informasi bahwa A, B dan C akan melewati jalur yang sama yang dilewati oleh mitra perusahaan.
Dengan kata lain, UberPOOL akan bekerja seperti menjemput pengguna jasa satu persatu dan diantarkan ke tujuan dengan melewati satu jalur. Membaca dari aplikasi tersebut memberikan dampak tidak terlalu membutuhkan banyak kendaraan untuk melewati pada jalur yang berdekatan atau sama. Ini sebuah penerapan aplikasi yang bisa mengurangi dampak lingkungan karena penggunaan kendaraan pribadi.

Dari Dunia untuk Bali
Tidak ada yang meragukan lagi bahwa pulau Bali merupakan tujuan wisata dunia. Keanekaragaman wisatawan membutuhkan alat mobilisasi untuk mengunjungi berbagai tempat wisata yang menarik menurut keinginan mereka. Wisatawan mancanegara yang didominasi oleh Australia, Amerika, Eropa dan negara lainnya di Asia dan Afrika tentunya mempunyai kepentingan wisata yang berbeda-beda.


 Wisatawan mancanegara dari 71 negara di dunia 
mengunjungi pulau Bali

Bukan hanya itu, pulau Bali yang hampir dikunjungi oleh wisatawan dari 71 negara di dunia dengan menggunakan jasa aplikasi Uber merupakan peluang besar untuk mengembangkan produk UberTRIP. Dan, faktanya bahwa wisatawan yang datang ke Bali menggunakan mobil carteran atau paketan dari hotel tempat mereka menginap. Banyak juga, wisatawan yang menggunakan jasa aplikasi UberX untuk melakukan kunjungan wisata. Tentunya, jasa Uber tersebut digunakan untuk menjangkau semua tempat wisata yang diinginkan wisatawan.  
Yang menarik adalah penggunaan jasa UberX tersebut secara mayoritas bukan digunakan untuk transportasi atau mempercepat sampai ke tujuan tertentu tetapi digunakan untuk mengunjungi beberapa tempat wisata atau jalan-jalan yang durasi waktunya bisa berjam-jam. Dari hasil proses mengumpulkan demand wisatawan tersebut, Uber Indonesia menggagas produk baru khusus untuk pulau Bali yang bernama UberTRIP.  


 Uber Trip hadir khusus pulau Bali 

Senada dengan pernyataan dari Operasional Manager Uber Indonesia untuk kawasan Surabaya dan Bali menyatakan bahwa UberTRIP hadir di dunia khusus dioperasikan di pulau Dewata. Hebat bukan? Secara tidak langsung bahwa kehadiran produk UberTRIP sebagai implementasi dari aplikasi Uber memberikan kontribusi untuk meningkatkan citra pariwisata Bali di dunia internasional.



Saya bersama Operational Manager Uber wilayah Surabaya 
dan Bali mas Wellen, juga PR Uber Indonesia mbak Novi


UberTRIP bisa dipakai minimal selama 5 hingga 10 jam untuk melakukan wisata alias jalan-jalan dengan biaya kurang lebih 300 ribu per 5 jamnya. Jika ada pertambahan waktu maka ditambah 1000 rupiah per menit. Sedangkan, biaya pembatalan untuk sementara belum dikenakan oleh Uber Indonesia. Sedangkan, jika pengguna jasa Uber ingin menjadwalkan waktu perjalanan untuk 30 hari ke depan, maka bisa menggunakan fitur Schedule Rate.

 

UberTRIP hadir untuk melayani perjalanan dengan 
durasi 5 hingga 10 jam



Peluang Penghasilan
Kita memahami bahwa akselerasi bisnis melalui aplikasi Uber melesat jauh. Kondisi inilah yang belum mampu diterima dan diimbangi dengan semangat kompetisi sehat oleh perusahaan lainnya yang bersifat konvensional. Dan, manajemen Uber memahami betul fenomena tersebut. Namun, ada kalimat yang menarik dari manajemen Uber Indonesia yang disampaikan oleh Marketing Manager Mas Gia Adhika.
Uber hadir di Indonesia, khususnya di pulau Bali mempunyai tujuan yang baik yaitu: berusaha untuk  membantu mobilitas masyarakat Bali agar lebih nyaman dalam perjalanan. Dan, manajer Uber Indonesia khusus wilayah Bali mbak Karina memberikan pandangan bahwa Uber hadir di Bali bukan merupakan ancaman bagi perusahaan taksi yang masih bersifat konvensional. Justru, Uber hadir untuk memberikan solusi perjalanan masyarakat Bali agar lebih profesional. Dan tentunya berbiaya murah untuk semua kalangan masyarakat. 


 Mbak Karina, manajemen Uber Indonesia wilayah Bali

Bukan hanya itu, Uber juga memberikan peluang kepada mitra perusahaan atau driver yang ingin bergabung guna meningkatkan penghasilan. Bahkan dengan platform yang ditawarkan oleh Uber Indonesia memberikan pertanda bahwa manajemen Uber Indonesia berusaha untuk meningkatkan pariwisata Bali di mata dunia.
Sedangkan, untuk menjadi mitra perusahaan atau driver produk terbaru UberTRIP sangatlah mudah. Salah satunya, driver tersebut pernah menjadi driver UberX yang mempunyai predikat bagus dan mempunyai rating bintang 4,5 ke atas. Yang menjadi daya tarik untuk para driver Uber adalah manajemen Uber tidak melarang jika driver Uber menjadi driver di perusahaan aplikasi sejenisnya.
Uber Indonesia juga ingin menciptakan mitra prusahaan yang bekerja secara profesional demi kenyamanan pengguna jasa aplikasi Uber tersebut. Hal yang menarik adalah masalah tips yang diberikan oleh pengguna jasa untuk driver. Masalah tips dari pengguna jasa Uber yang dinyatakan oleh Mbak Novi selaku Public Relation (PR)  Uber Indonesia tidak diwajibkan tetapi untuk pembayaran tol dan parkir ditanggung oleh pengguna jasa.  
Hal lainnya yang patut disimak adalah kehadiran jasa aplikasi Uber merupakan ancaman serius bagi perusahaan transportasi lainnya, khususnya yang masih bersifat konvensional. Namun, manajemen Uber Indonesia menyadari betul bahwa kompetitor Uber bukanlah perusahaan aplikasi sejenisnya atau konvensional tetapi perusahaan berkompetisi dengan kepemilikan kendaraan pribadi demi mengurangi dampak lingkungan.


 Foto bersama manajemen Uber Indonesia dan para 
blogger serta media

Untuk lebih jelas tentang mitra perusahaan Uber, kita bisa melihat tayangan video berikut ini. 


Uber Driver Partner (Sumber: Uber Indonesia)

Jika ingin berinteraksi dengan Uber Indonesia, silahkan kunjungi website dan akun sosial media (medsos) Uber Indonesia di sini
Facebook: Uber Indonesia.
Twitter: Uber_IDN.
Instagram: uber_idn.


NB. Semua ilustrasi adalah dokumen pribadi






Jalur Alas Mantingan Ngawi yang Terkenal Angker

  Salah satu jalur Alas Mantingan yang berada dekat dengan kawasan Sidowayah Ngawi (Sumber: Youtube Casmudi Vlog/screenshot)          ...