Monday, May 28, 2018

Mengenal Budaya Unggul dari Sasak Hingga Aceh

Budaya unggul (Sumber: shifindonesia.com)


Bangsa Indonesia mempunyai kurang lebih 17.000 pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Dan, kurang lebih 1340 suku yang ada menasbihkan Indonesia sebagai negara dengan suku terbanyak di dunia. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjelajah semua suku? Tak cukup 1 tahun untuk berkeliling seluruh suku tersebut. Benar-benar kekayaan budaya yang patut dibanggakan. Ini adalah modal besar untuk membangun persatauan dan kesatuan  bangsa dalam ranah “Bhinneka Tunggal Ika”.
Faktanya, setiap suku yang ada di Indonesia mempunyai budaya unggulan yang perlu kita kenal. Kata pepatah, tidak kenal maka tak sayang. Itulah sebabnya, tanpa mengenal adat dan budaya suku lain bisa menimbulkan salah paham. Saya hidup merantau dan bergaul dengan beberapa orang yang berasal dari beberapa suku di Indonesia. Banyak hal-hal unik dan mengagumkan yang bisa saya peroleh. Tentunya, perbincangan saya dan orang lain seputar budaya yang masih lestari hingga sekarang. Dan, yang menarik adalah mereka dengan senang hati akan menceritakan panjang lebar tentang kekayaan budayanya.
Setiap suku di Indonesia mempunyai budaya unggul yang bisa menjadi nilai jual di bidang pariwisata baik taraf nasional maupun internasional. Bahkan, budaya unggul tersebut telah menjadi ikon atau ciri khas yang positif bagi orang yang berada di suku lainnya. Bahkan, ada yang mengalami akulturasi budaya. Ini adalah kekayaan yang sangat saya banggakan. Bagaimana dengan budaya unggul suku-suku di Indonesia seperti: Jawa, Sunda, Melayu, Batak, Madura, Betawi, Minangkabau, Bugis, Banten, Banjar, Bali, Aceh, Dayak, Sasak, dan Tionghoa?
Untuk mempermudah menghafalkan suku-suku tersebut, saya jadi teringat dengan rumus “Jembatan Keledai” yang saya kenal hingga sekarang. Jadi, biar lebih asyik dan kekinian dengan dunia digital sekarang ini, saya biasa menyingkatnya dengan kalimat “Wanda Ayu Badawi Manisnya Tenar dari Bali-Aceh Disangka Hoax”. Mudah menghafalkannya bukan? Dengan kepanjangan sebagai berikut: Wanda (Jawa, Sunda), Ayu (Melayu), Badawi (Batak, Madura, Betawi), Manisnya (Minangkabau, Bugis), Tenar (Banten, Banjar), Bali-Aceh (Bali, Aceh), Disangka (Dayak, Sasak), dan Hoax (Tionghoa). Setiap suku tersebut tentunya mempunyai budaya unggul yang tanpa disadari saya dan anda pernah melihat atau mengalaminya langsung.
Budaya Unggul
Jujur, dari suku-suku di atas saya pernah bersentuhan dengan budaya atau orang yang berasal dari suku tersebut.  Bahkan, beberapa suku di atas saya pernah atau masih tinggal untuk jangka waktu lama, seperti: Jawa, Sunda, Betawi, Banten, Bali dan Sasak. Banyak hal yang membuat saya betah dan kangen untuk tetap tinggal di tanah tersebut. Bukan hanya itu, budaya yang ada seperti dialek atau logat yang khas membuat saya memahami orang yang bersangkutan berasal dari suku mana di Indonesia. Apalagi, menurut Melville J. Herskovits  dan Bronislaw Malinowski yang menyatakan bahwa semua yang ada dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.
Suku Jawa
Saya merasa asli orang Jawa tentu memahami budaya unggulan suku Jawa. Banyak orang bilang bahwa suku Jawa adalah sosok perantau, di manapun pulau di Indonesia pasti ada orang Jawa. Saya merasa beruntung dengan anggapan orang terhadap kondisi tersebut. Setidaknya setiap orang di Indonesia menjadi kenal dengan  budaya Jawa yang adiluhung.
Budaya Jawa yang terkenal dengan orangnya yang santun dalam berbicara dan mempunyai tipe pekerja keras bisa hidup di mana saja. Budaya unggulan yang sering menjadi ikon pada tataran nasional dan internasional adalah seni batiknya, seperti; batik Pekalongan, batik Solo, batik Yogya dan lain-lain. Bahkan, kesenian Reog yang berasal dari Ponorogo sering tampil pada acara atau festival internasional. Yang tidak kalah hebatnya adalah kesenian wayang kulit yang menjadikan dalang Ki Manteb Soedarsono melanglang buana.
Suku Sunda         
            Suku Sunda, di mana saya pernah tinggal lebih dari 5 tahun lamanya memang menarik untuk disimak. Apalagi, mojang (cewek) Priangan yang terkenal geulis (cantik) dan banyak yang menjadi artis untuk tampil di televisi membuat setiap pasang mata masyarakat Indonesia atau dunia penasaran untuk mengetahui lebih jauh suku tersebut. Salah satunya adalah dengan berkunjung langsung ke tanah Pasundan.
Budaya unggulan dari tanah Pasundan yang biasa tampil dalam tataran internasional adalah kesenian Angklung yang digawangi oleh Mang Ujo dari Saung Ujo Bandung. Bahkan, permainan angklung ini pernah mengukir rekor dengan pemain angklung terbanyak di dunia secara massal dan mencatatkan dirinya di Guiness Book of Record. Sebuah rekor yang fantastis dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia dan tanah Pasundan khususnya.
Suku Melayu
            Suku Melayu yang identik dengan Provinsi Riau memang jarang dikenal masyarakat Indonesia secara umum. Untungnya, saya pernah bergaul dengan orang dari daratan Melayu tersebut. Apa yang menarik dari suku Melayu? Perlu diketahui bahwa suku Melayu terkenal dengan keramahtamahan dan kaya akan adat istiadat.
Suku Melayu yang mayoritas beragama Islam tentu memberikan ciri khas budaya yang bernafaskan keislaman. Menjelang bulan Ramadhan, biasanya orang Melayu melakukan tradisi budaya Petang Balimau  merupakan tradisi yang digelar dengan mandi Balimau untuk menyambut bulan puasa di bulan Ramadhan. Kalau orang Jawa mengenal budaya ini sebagai acara “Padusan” alias mandi menjelang bulan Ramadhan.
            Budaya Melayu lainnya yang menjadi unggulan dan diadakan setiap tahun adalah Festival Lampu Colok. Festival tersebut merupakan agenda tahunan masyarakat Riau (Bumi Lancing Kuning) yang merupakan tradisi masyarakat dalam menyambut malam Lailatul Qadar. Lampu Colok (lampu berminyak tanah) dihidupkan secara bersama-sama oleh warga sehingga bisa menerangi seluruh kampung saat bulan puasa.
Suku Batak
Suku di Indonesia yang sangat familiar dan dikenal oleh masyarakat Indonesia adalah suku Batak. Ketika mendengar dialek orang yang berasal dari suku Batak akan merasa terpana karena kaget. Nada komunikasi yang selalu meninggi merupakan ciri dari orang Batak pada saat berbicara dengan orang lain. Banyak anggapan bahwa kesan keras dan kasar sepertinya melekat pada diri orang Batak. Kenyataannya tidak seperti itu. Saya beberapa tahun bergaul sama orang Batak yang asyik diajak ngobrol dan berbagi informasi.
Justru, pernahkan anda sadari bahwa orang Batak adalah sosok yang baik, ramah tamah dan solidaritas yang kuat saat kita mengenal dekat dengannya. Bahkan, menurut saya menggambarkan bahwa di balik keras dialeknya, orang Batak adalah sosok yang melankolis dan cengeng. Anda ingin tahu, dengarlah lagu-lagu orang Batak yang mayoritas memberi kesan “nangis manganung” (menangis dan merintih).  
Mereka benar-benar memahami arti sebuah cinta baik kepada tanah kelahiran, orang lain maupun orang tuanya. Saya terkesima dengan Umpasa (pepatah Batak) yang berbunyi “Manuk Ni Pea Langge Hotek-hotek Laho Marpira, Nasirang Marale Ale Lobian Matean Ina” yang mengambarkan manusia Batak suka bergaul dan mempunyai banyak teman, jika kehilangan seorang handai taulan sepertinya mereka merasa melebihi kehilangan seorang ibu yang dicintainya. Pepatah yang menunjukan bahwa pertemanan adalah perlu dijaga sebaik mungkin.
Budaya unggulan suku Batak yang dikenal dunia di antaranya Tari Tor-Tor  yang merupakan kesenian yang sangat menonjol dari masyarakat Batak Toba. Manortor (menari, Batak Toba) merupakan lambang bentuk syukur kepada Mulajadi Nabolon, dewa pencipta alam semesta dan rasa hormat kepada hula-hula dalam konsep kekeluargaan mereka. Lanjut, Tari Tor-Tor dalam dunia pariwisata sangat termasyhur dan sering menjadi daya tarik pengunjung. Tari Tor-Tor juga sering dipakai pada upacara ritual seperti acara pernikahan.
Selain Tari Tor-Tor, suku Batak juga mempunyai budaya unggulan yaitu Martonun yang merupakan ketrampilan dalam membuat kain Ulos khas Batak dengan alat tenun tradisional yang bisa ditemui di pedalaman pulau Samosir dan daerah-daerah lainnya di sekitar Danau Toba. Kain Ulos ini bisa menunjukan lambang persahabatan atau persaudaraan. Jadi, biasanya pertemanan yang karib dengan orang Batak, mereka memberikan cidera mata berupa kain Ulos. 
Suku Madura
Ingat suku Madura, saya selalu mengingatnya pada sosok pengusaha rongsokan  atau barang bekas. Usaha yang terkesan pinggiran, tetapi telah mencetak banyak jutawan bahkan miliarder orang Madura di tanah perantauan. Menurut saya, budaya ulet dan kerja keras dalam berusaha merupakan kunci keberhasilan mereka. Makanya, kita sering melihat pengusaha rongsokan yang mempunyai rumah dan mobil mewah.
Budaya unggulan suku Madura yang sering kita lihat di media atau menyaksikan langsung adalah Karapan Sapi (balapan sapi). Ya, acara balapan sapi yang menjadi agenda menarik bagi wisatawan telah menjadi ikon pariwisata pulau garam tersebut. Bahkan, tidak lengkap rasanya berkunjung ke tanah Madura jika tidak menyaksikan Karapan Sapi. Gengsi dan harga sapi akan melambung tinggi ketika memenangkan kompetisi Karapan Sapi tersebut.
Suku Minangkabau    
Ketika saya menyantap hidangan di Rumah Makan Minang dengan Gulai Rendang yang merupakan kuliner terlezat di dunia, saya teringat akan ranah Minangkabau dalam roman Siti Nurbaya. Saya berpendapat bahwa Gulai Rendang adalah salah satu produk unggulan di bidang kuliner dari suku Minangkabau. Budaya unggulan lainnya adalah Tari piring khas Minangkabau yang diiringi lagu Salempong. Ranah Minangkabau juga mempunyai seni Silek yang merupakan silat khas Minangkabau. Jenis silat ini sering ditampilkan di berbagai ajang atau festival daerah dan nasional.
            Apalagi, beberapa bulan yang lalu kompetisi silat dunia telah dihelat di Bali. Silek bisa menjadi budaya unggulan yang ditampilkan di acara-acara internasional. Ini merupakan strategi yang baik agar dunia mengetahui bahwa Silek merupakan budaya unggul ranah Minangkabau yang patut dipertahankan. Dan, saya beberapa kali menyaksikan Silek ini ketika tinggal di Jakarta. Saya senang berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk menyaksikan budaya unggul tersebut.  
Suku Bugis
Suku Bugis yang mempunyai jiwa pelaut, pedagang dan pengusaha merupakan sosok perantau ulung. Sompe (bahasa Bugis: merantau) adalah hal yang biasa bagi masyarakat Bugis untuk mendapatkan kebahagiaan. Jangan kaget jika di daratan Afrika Selatan, suku Bugis merupakan suku yang telah berdiam lama. Hal ini ditunjukan dengan keberadaan masjid yang ada di sana. Bahkan, jika mendalami sejarah suku Bugis di negeri Malaysia, maka kita akan tercengang ketika Sultan dan pembesar Malaysia adalah keturunan Bugis-Makasar, seperti Sultan Johor, Selangor, Trengganu dan Pahang. Hebat bukan?
            Budaya unggulan masyarakat Bugis yang menarik buat saya hingga sekarang adalah Uang Panai (uang yang harus ditebus) sang mempelai pria  pada wanita saat acara pernikahan. Bahkan, uang Panai pernah menjadi viral di sosial media (sosmed). Jika, sang pria tidak bisa membayar uang Panai yang diminta sang wanita, maka  jangan harap kedua mempelai bisa melangsungkan pernikahan. Adat yang sakral itu menjadi budaya unggulan yang langgeng hingga sekarang di tanah Bugis.  
Suku Banten
Saya pernah tinggal di tanah Banten hampir satu tahun lamanya. Nuansa agamis sangat kental sekali. Terpesona setiap berkunjung ke Masjid Agung Banten dan menyempatkan diri untuk mencoba memeluk Meriam “Ki Amuk Banten” yang berada di Museum Banten Lama. Kuatnya ajaran agama Islam yang ada di tanah Banten dibuktikan dengan adanya peninggalan jaman Belanda yang berupa benteng Surosowan dan Keraton Kaibon yang telah runtuh dan terjaga hingga sekarang. 
 Mengunjungi tanah Banten, maka kita tak sulit untuk mengenal budaya unggulan yang ada di sana. Seni pencak silat khas Banten sering ditampilkan di berbagai ajang festival baik lokal maupun nasional. Dan, biasanya kesenian silat tersebut berpadu dengan budaya unggulan Banten yang sudah melegenda yaitu: Debus. Debus yang merupakan uji kekuatan tubuh merupakan atraksi yang selalu menarik bagi wisatawan. Pantas, jika Seni Debus merupakan ikon Banten yang sering dikenal baik nasional maupun internasional.  
            Budaya unggulan lainnya adalah kearifan lokal orang Banten yang masih terjaga. Hal ini terbukti dengan adanya orang Badui di kawasan Leuwidamar Lebak yang bertahan dengan kesederhanaan. Mereka tidak terpengaruh dengan kemajuan jaman, khususnya Badui  Dalam. Segala sesuatunya dilakukan tergantung dengan alam. Sangat unik dan tradisional sekali. 
Suku Banjar
Suku Banjar yang merupakan suku yang mendiami Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan memang jarang terekspos media. Namun, saya pernah berinteraksi dengan orang dari suku tersebut. Oarangnya yang ramah dan mudah bergaul membuat komunikasi menjadi lancar. Apalagi, beberapa tahun yang lalu saya berkunjung ke tanah Borneo. Rasa penasaran pun tinggi untuk mencicipi budaya unggulan suku Banjar di bidang kuliner yaitu: Soto Banjar. Kata pak Bondan Winarno, rasanya benar-benar maknyus! Kuliner yang merupakan produk unggulan merupakan warisan budaya nenek moyang yang harus dilestarikan. 
Budaya unggulan lainnya adalah Pasar terapung. Pasar sebagai tempat untuk  melakukan transaksi jual beli di atas air tersebut sudah ada lebih dari 400 tahun lalu. Bahkan, budaya unggulan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Dan, fenomena yang tetap lestari hingga sekarang.   
Suku Bali
            Saat ini saya tinggal dan bergaul dengan masyarakat Bali. Suku Bali yang mayoritas penganut agama Hindu memang menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun internasional. Masyarakat suku Bali yang mempunyai jiwa seni memang menghasilkan berbagai budaya unggulan. Bagi saya, budaya unggulan yang menjadi daya tarik wisatawan adalah seni tari dan seni pertunjukan.
Seni tari yang menjadi budaya unggulan adalah Tari Pendet yang beberapa tahun lalu diklaim sebagai budaya negara lain. Oleh sebab itu, tarian tersebut perlu ditampilkan secara intens di pentas internasional. Sedangkan, dari seni pertunjukan, budaya unggulan yang banyak menyedot perhatian dunia adalah Tari Barong dan Kris yang menampilkan kesenian Barong khas Bali dan adegan melukai diri pada tubuh pemainnya dengan senjata berupa keris.
Seni pertunjukan lainnya yang tidak kalah unggul adalah Drama Gong dan pentas Calonarang. Khusus, Calonarang merupakan kesenian mengandung unsur magis yang menceritakan tentang Barong (kebaikan) dan Rangda (kejahatan). Pementasan kesenian tersebut sering diadakan di tingkat lokal dalam berbagai upacara keagamaan.     
Suku Aceh
Suku yang berada di ujung pulau Sumatera ini sungguh menarik perhatian. Kebetulan saya bergaul lama dengan orang yang berasal dari suku tersebut. Banyak hal yang dibicarakan dengan adat dan budaya daerahnya. Gayo, suku tertua di Aceh menurut sejarah telah menunjukan nama baiknya di tataran internasional dengan hasil alam yang luar biasa yaitu: Kopi Gayo yang rasanya telah melegenda. Hasil alam tersebut yang menarik banyak orang untuk berkunjung ke Aceh. Hingga bangsa Belanda berusaha untuk menaklukkan Aceh dengan strategi penyamarannya yang dilakukan oleh Dr. Snouck Hurgronye.
Budaya unggulan Aceh yang tetap bertahan hingga kini bahkan telah diakui oleh UNESCO adalah Tari Saman. Tari yang menggunakan tepukan tangan dan tanpa alat musik apapun sangat memukau setiap orang yang melihatnya. Gerakan para penari yang harus bergerak serasi menunjukan sebuah kekompakan. Tari Saman sering tampil di acara-acara internasional. Ini adalah budaya unggulan bangsa kita.
Suku Dayak
Beberapa bulan ini, suku dayak sering menjadi sorotan berita baik media televisi maupun online. Suku dayak memang fenomenal dan setiap orang penasaran ingin berkunjung dan mengetahui budayanya. Saya pernah berinteraksi dengan orang Dayak dalam jangka waktu yang lama. Orangnya yang cuek dengan masalah orang lain. Dan yang penting, orang Dayak adalah sosok yang tidak mau diganggu. Karena, bagi mereka harga diri adalah hal yang paling penting. Maka, kalau kita sudah berteman baik dengannya akan menjadi sahabat sejati.
Budaya unggulan suku Dayak yang saya ketahui adalah Rumah khas Dayak yang sering disebut dengan Rumah Betang atau rumah panjang. Rumah khas Dayak tersebut ada yang panjangnya hingga 190 meter dan diisi oleh 35 Kepala Keluarga. Dan, rumah yang  dibangun berbentuk panggung dengan rentang ketinggian 3-5 meter dari tanah berfungsi untuk mencegah banjir di musim penghujan. Yang menarik adalah di Rumah Betang menunjukan bahwa setiap kehidupan individu dalam rumah tangga dan masyarakat secara sistematis yang diatur melalui kesepakatan bersama dan dituangkan dalam hukum adat suku Dayak. Dengan kata lain, peran hukum adat sangatlah penting.
Suku Sasak
Saya hidup di tanah Sasak Lombok lebih dari satu tahun. Banyak hal yang menarik untuk disimak. Budaya unggulan yang kadang ”nyeleneh” justru menjadi daya tarik wisata dan hidup hingga sekarang. Seperti budaya Kawin Culik, merupakan budaya seorang pria untuk menikahi wanita lain dengan jalan diculik terlebih dahulu. Oleh sebab itu, bagi yang mau menikahi wanita Lombok, anda hendaknya pintar menculik wanita.
Masih berhubungan dengan masalah perkawinan, budaya unggulan yang berjalan di tanah Sasak hingga sekarang adalah adat Nyongkolan. Adat ini merupakan  arak-arakan rombongan pengantin dari rumah mempelai pria menuju rumah pengantin wanita yang diiringi dengan tabuhan musik tradisional Sasak, yaitu: Gendang Beleq. Gendang Beleq sendiri merupakan alat musik unggulan yang merupakan ikon pariwisata pulau Lombok.
Suku Tionghoa
Suku ini sebenarnya adalah suku migran yang berasal dari daratan Tiongkok atau dulu disebut China.  Namun, karena telah mendiami bumi Indonesia beberapa ratus tahun lamanya, maka suku ini telah menjadi ciri khas suku yang diakui oleh bangsa Indonesia. Orang dari suku Tionghoa telah tersebar di seluruh Indonesia. Dan, mayoritas berprofesi sebagai pedagang atau pengusaha. Jiwa bisnis yang kuat dan mengakar dari nenek moyangnya membuat orang Tionghoa menjadi pebisnis handal.
Jika kita berkunjung ke Singkawang Pontianak Kalimantan Barat, maka orang dari suku Tionghoa sangat dominan. Bahkan, Wali kota Singkawang yang terpilih dalam Pilkada 15 Pebruari 2017 lalu adalah wanita pertama yang merupakan migran dari Tiongkok bernama Tjhai Chui Mie. Ini merupakan sejarah Wali kota wanita pertama di Indonesia yang berasal dari suku Tionghoa.
Suku Tionghoa yang mayoritas beragama Buddha atau Kong Hu Chu mempunyai budaya unggulan yang mulai bisa kita saksikan degan mudah sejak Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Budaya unggul seperti Tarian Barongsai tidak pernah luput saat perayaan Tahun Baru China atau Imlek. Kue Keranjang yang merupakan kuliner unggulan untuk menyambut Imlek juga menjadi santapan bukan hanya suku Tionghoa saja. Tetapi, kuliner tersebut telah menjadi kuliner lintas suku di Indonesia.
Budaya unggulan lainnya dari suku Tionghoa adalah perayaan Cap Go Meh. Perayaan 15 hari setelah tahun baru Imlek kini merupakan agenda wisata yang menarik wisatawan. Di setiap wihara atau kelenteng semarak dengan pernak-pernik perayaan tersebut. Bisa menyaksikan langsung acara tersebut di kota Singkawang yang tersohor merupakan pengalaman yang luar biasa.
Melestarikan Budaya 
            Kekayaan budaya unggulan yang telah dibahas di atas perlu dipertahankan. Menjadi produk wisata yang mempunyai nilai jual adalah sebuah keniscayaan. Oleh sebab itu, butuh partisipasi semua kalangan. Bukan hanya pemerintah tetapi masyarakat juga berperan aktif dalam menjaga budaya unggul tersebut. Menyuarakan budaya unggul bukan hanya di tataran lokal, namun perlunya menampilkan di ajang nasional hingga internasional merangsang masyarakat Indonesia memahami suku-suku yang ada.
            Keragaman suku yang ada di Indonesia merupakan sebuah anugerah yang tidak ternilai harganya. Memahami setiap suku yang ada di Indonesia merupakan modal untuk berinteraksi satu sama lainnya. Dan, ini merupakan awal dari setiap orang memberikan label yang positif antar suku. Oleh sebab itu, pertikaian antar suku tidak akan terjadi lagi di bumi Indonesia.
            Setiap suku di Indonesia mempunyai budaya adiluhung yang memberikan ciri khas. Dan, budaya tersebut perlu diperkenalkan ke masyarakat dunia. Budaya unggul yang tetap berpegang pada kearifan lokal dan mempunyai nilai wisata hendaknya dikembangkan. Jika 15 suku saja telah memberikan budaya unggulan yang luar biasa, maka saya tidak bisa membayangkan budaya unggul dari 1340 suku di Indonesia tampil di pentas lokal hingga internasional. Sungguh, maha karya budaya Indonesia.

Referensi:   
http://www.kompasiana.com/astrodoni/resensi-film-demi-ucok-yang-haha_551a233e813311917e9de0c7        
http://borneotrip.net/destinasi-wisata/rumah-betang-rumah-panjang-tradisional-suku-dayak-kanayatn/

Menjaga Stabilitas Iklim Investasi Asing di Indonesia






A.    Pendahuluan
Berlakunya Undang-undang Penanaman Modal Asing (PMA) yaitu UU Nomor 1 tahun 1967 bertujuan menarik investasi guna membangun ekonomi nasional. Dan, Badan Koordinasi Penanaman Modal RI (BKPM RI) merupakan lembaga resmi negara yang memberikan persetujuan dan ijin atas investasi tersebut. Negara berupaya mengembangkan investasi nasional untuk menumbuhkan perekonomian bangsa. Menurut Henry F. Noor dalam tulisannya “Investasi dan Peran Pemerintah” menyatakan bahwa pengembangan investasi secara nasional adalah mengorbankan sumber kekayaan  alam (yang sebagiannya adalah sumber kehidupan anak cucu kita di kemudian hari) saat ini, tentunya dengan meningkatkan kesejahteraan anak bangsa, termasuk generasi muda sampai anak cucu kita selama negara ini masih ada.
Sementara, kehadiran Investasi Asing Langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) yang biasa disebut sebagai Penanaman Modal Asing (PMA) bermanfaat mendongkrak devisa negara sebagai cadangan pendanaan, memacu kinerja laju pertumbuhan ekonomi Indonesia, mendorong timbulnya industri pasokan bahan baku lokal, proses alih teknologi,  manajemen dan bagi investor lokal. Namun, manfaat yang paling menonjol adalah kerjasama  yang saling menguntungkan antara investor asing dan kalangan pebisnis lokal.  Investasi asing juga membuka lapangan kerja secara nasional, di mana satu persen laju pertumbuhan ekonomi nasional mampu menyerap antara 700 ribu sampai 800 ribu pekerja.  
Manfaat lainnya adalah pemuda kita mendapatkan pengalaman pada wawasan manajemen modern dan pengenalan terhadap kehadiran pasar global. Bahkan, banyak karyawan yang beralih status menjadi entrepeneur-entrepeneur muda untuk mengembangkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Investasi asing juga meningkatkan sumber-sumber pajak perusahaan dan perseorangan  yang berguna bagi pembangunan daerah. Oleh sebab itu, ekonomi lokal pun ikut terdongkrak secara signifikan.

B.     Memacu Investasi
Namun, perjalanan iklim investasi asing di Indonesia sering mengalami hambatan. Pengaruh adanya birokrasi berbelit-belit, tingkat korupsi yang tinggi, kondisi politik yang belum stabil dan lain-lain adalah beberapa alasan yang menghambat kelancaran investasi asing. Bahkan, kondisi seringnya aksi demonstrasi dan terorisme sering terjadi membuat investasi yang sudah berjalan juga bersiap-siap angkat kaki dan memindahkan investasinya ke negara lain. Padahal, pemerintah kita wajib mengoptimalkan investasi yang sudah ada dan menarik sebanyak mungkin realisasi investasi asing ke dalam negeri. Ini adalah tugas wajib yang harus dilakukan pemerintah untuk memacu investasi asing mau datang ke Indonesia. Bukan hanya di pulau Jawa, tetapi investasi asing juga bisa menyasar ke seluruh Indonesia. Kita bisa melihat perkembangan investasi asing di beberapa pulau di Indonesia sejak tahun 2010 hingga 2016 yang ditampilkan pada infografis berikut ini:   


Infografis perkembangan investasi asing di tiap pulau Indonesia tahun 2010-2016
(Sumber: BKPM RI/Diolah)


Dalam rangka meningkatkan investasi asing langsung di Indonesia, pemerintah melalui BKPM telah melakukan beberapa upaya penyesuaian kebijakan investasi, salah satunya: memperbaharui Daftar Bidang Usaha yang Tertutup bagi Penanam Modal dapat diberikan keleluasaan investor dalam memilih usaha (Keppres No 96 Tahun 2000 jo. No 118 Tahun 2000). Implementasinya, bidang usaha yang tertutup untuk PMA maupun PMDN berkurang dari 16 sektor menjadi 11 sektor. Bidang usaha yang tertutup bagi kepemilikan saham asing berkurang dari 9 sektor menjadi 8 sektor. Pemerintah juga mengeluarkan paket ekonomi yang ke-10 sejak September 2015 dengan membuka 100% investasi asing bagi 35 bidang usaha untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, antara lain jasa penunjang kesehatan, farmasi, pariwisata dan industri film.
Menurut Kepala BKPM, Thomas Trikasih Lembong, untuk mendongkrak realisasi investasi melalui percepatan layanan investasi seperti peserta tax amnesty yang menanamkan investasi di sektor infrastruktur, sektor riil prioritas dan investasi lainnya akan didampingi oleh tim khusus BKPM seperti: izin tiga jam, fasilitas pembebasan bea masuk, percepatan jalur hijau, serta insentif pajak seperti tax allowance atau tax holiday memudahkan investasi.  Pemerintah Daerah I dan II juga perlu  memberikan iklim yang baik dengan tidak memberatkan dunia usaha dan para calon investor di daerahnya.  Dan, perlu kejelasan strategi pengembangan industrialisasi pada Pemerintah pusat sehingga Pemda I dan II bisa bersatu padu.
Indonesia pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia (IORA) pada tanggal 5-7 Maret 2017 lalu di Jakarta Convention Center, Jakarta. Indonesia sendiri sebagai Ketua Umum IORA tahun 2015-2017 yang terdiri: Singapura, Malaysia, Thailand, Mauiritius, Australia,  dan lain-lain. Menurut BKPM, investasi IORA rerata naik 13,4 persen lima tahun terakhir. Tahun 2016, investasi tersebut mencapai 21,6 persen atau USD 11,67 miliar, sebelumnya sebesar USD 9,5 miliar. Sedangkan, persentase investasi asing yang masuk ke Indonesia pada semester I tahun 2016 saja bisa dilihat pada diagram berikut:



Persentase investasi asing di Indonesia semester I tahun 2016 (Sumber: BKPM RI/Diolah)


Data di atas menunjukan bahwa investor asing masih mendominasi tahun 2016. Semester I-2016 mencapai Rp298,1 triliun. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp102,6 triliun. Sedangkan, Penanaman Modal Asing (PMA) senilai Rp195,5 triliun atau 65,6 persen mampu menyerap 458.310 orang tenaga kerja. Tahun 2016, investor asing melirik sektor Industri Kertas, Barang dari Kertas, dan Percetakan dengan dana USD2,4 miliar atau Rp31,5 triliiun. Sektor Industri Logam Dasar, Barang Logam, Mesin dan Elektronik, senilai USD1,6 miliar atau Rp21 triliun. Industri Kimia Dasar, Barang Kimia dan Farmasi sebesar USD1,5 miliar. Industri Alat Angkutan dan Transportasi meraup USD1,3 miliar. Dan, sektor makanan sebesar USD1,0 miliar.
Perjalanan investasi asing sejak tahun 2010-2016 mengalami kenaikan. Jumlah proyek dan nilai investasi diagram di bawah mengambarkan Indonesia masih menjadi magnet investasi. Namun, pada tahun 2016 mengalami penurunan baik jumlah proyek maupun nilai investasinya. Jumlah proyek pada tahun 2014 mengalami penurunan 8.885 proyek dibandingkan tahun sebelumnya, 9612 proyek. . 



*) Tidak termasuk investasi Sektor Migas, Lembaga Keuangan Non Perbankan, Asuransi, Sewa Guna Usaha, Investasi yang perijiananya dikeluarkan oleh instansi teknis atau sektor, Investasi Pasar Modal dan Investasi Rumah Tangga (Sumber: BKPM RI)


Pada tahun 2017, investasi asing juga mulai berdatangan. Industri petrokimia asal Korea Selatan Lotte Chemical menanamkan investasi US$ 3-4 miliar untuk memproduksi Naphtha Cracker berkapasitas 2 juta ton per tahun yang menghasilkan ethylene, propylene dan produk turunan lainnya. Indonesia memposisikan sebagai produsen terbesar ke-4 ASEAN setelah Thailand, Singapura dan Malaysia. Lagi, BUMN Qatar, Nebras Power (NP) mengakusisi PT Paiton Energy Indonesia senilai US$1,3 miliar atau Rp 17 triliun melalui anak perusahaannya Nebras Power Netherland BV atas 35,5 persen saham PT Paiton Energy.  
C.    Kesimpulan
Masuknya investasi asing langsung (FDI) mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional, devisa negara, membuka lapangan pekerjaan dan lain-lain. Namun, besaran investasi asing belum mampu bersaing dengan negara lain di Asia tenggara. Banyak hambatan yang membuat investor asing masih menahan untuk menanamkan modalnya, seperti ribetnya birokrasi, tingginya tingkat korupsi, kondisi politik yang belum stabil, sering terjadinya huru-hara atau demonstrasi dan tindakan terorisme. Di luar hal tersebut, masih banyak hambatan yang menghantui iklim investasi asing di negeri ini.
Memacu iklim investasi asing merupakan tanggung jawab Pemerintah Pusat dan Daerah. Keterpaduan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah I dan II dalam membuat strategi industrilasisasi. Badan Koordinasi Penanaman Modal RI (BKPM RI) bertugas memberi ijin dan mengawasi investasi di Indoensia memberikan tim khusus untuk pendampingan investor yang menanamkan modalnya di bidang infrastruktur.  Kemudahan pelayanan BKPM seperti izin tiga jam, fasilitas pembebasan bea masuk, percepatan jalur hijau, serta insentif pajak seperti tax allowance atau tax holiday memudahkan investasi. Masalah yang menjadi perhatian besar Pemerintah harus serius memberantas korupsi tanpa tebang pilih agar kondisi politik stabil, mencegah aksi demonstrasi anarkis serta terorisme yang membuat kekhawatiran para investor.   


    
Sumber :
Badan Koordinasi Penanaman Modal RI (BKPM RI).
Fauzan (2013). Perkembangan Investasi Di Indonesia. Diakses dari http://zempat.blogspot.co.id/ 2013/01/makalah-perkembangan-investasi-di-indonesia-by-fhawzhand.html
Henry F. Noor (2016). Investasi dan Peran Pemerintah. Diakses dari http://www.seputarindonesia. com/edisicetak/opini/investasi-dan-peran-pemerintah
Kementrian PPN/Bappenas RI.
Kompas.id (2016). Perkembangan dan Manfaat Investasi Asing di Indonesia. https://muda.kompas. id/2016/09/13/investasi-asing-di-indonesia/
Muhammad Nur Rochmi (2016). Investor asing dominasi investasi di Indonesia. Diakses dari https://beritagar.id/artikel/berita/investor-asing-dominasi-investasi-di-indonesia
Sri Lestari (2016). Investasi asing kini dapat kuasai 35 bidang usaha. Diakses dari http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160209_indonesia_paket_ekonomi
Tempo.co (2017). BUMN Qatar Akusisi PT Paiton Energy Senilai Rp 17 Triliun. Diakses dari https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/02/19/090848127/bumn-qatar-akusisi-pt-paiton-energy-senilai-rp-17-triliu
________. (2017). Korea Selatan Rogoh US$ 4 Miliar Bangun Pabrik di Cilegon. Diakes dari
https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/02/17/090847701/korea-selatan-rogoh-us-4-miliar-bangun-pabrik-di-cilegon
________. (2017). 5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA di RI naik 13,4%. Diakses dari 
https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/03/06/090853204/5-tahun-terakhir-investasi-negara-iora-di-ri-naik-13-4

Tuesday, May 22, 2018

Signify Resmikan Philips Home Lighting Store Baru di Bali


Pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Rami Hajjar 
(Presiden Direktur Signify) pada peresmian Philips Home 
Lighting Store Bali (Sumber: dokumen pribadi)


Hadirkan solusi pencahayaan rumah inovatif, termasuk Philips Hue, system pencahayaan terkoneksi terkemuka di dunia untuk rumah.




Signify (Euronecxt : light), pemimpin dunia di bidang pencahayaan, hari ini mengumumkan bahwa perusahaan telah membuka Philips Home Lighting Store baru di Denpasar, sebagai bagian dari komitmennya untuk membawa solusi pencahayaan rumah yang inovatif lebih dekat ke pelanggan Bali.
Kinerja ekonomi di Bali tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari 6% setelah hasil yang mengecewakan pada kuartal keempat tahun 2017 akibat letusan Gunung Agung. Bali yang tengah bersiap untuk menyambut 15.000 tamu internasional yang akan menghadiri Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional 2018 dari kelompok Bank Dunia. “Bali merupakan tujuan wisata utama dunia yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan kami berada di sini untuk mengambil peluang yang ada dengan membawa inovasi pencahayaankami lebih dekat kepada para pelanggan kami,” kata Rami Hajjar, Presiden Direktur dari operasi/bisnis Signify di Indonesia.
Di era internet of Things (IoT), konsumen di Bali dapat memanfaatkan system pencahayaan terkoneksi yang ditawarkan di Philips Home Lighting Store, termasuk Philips Hue. Sistem pencahayaan rumah nirkabel ini, yang dipergunakan menggunakan koneksi internet dan aplikasi yang tersedia untuk diunduh di ponsel pintar, dapat mengubah suasana ruangan dan memungkinkan pengguna untuk menciptkan pengalaman pencahayaan baru yang menakjubkan. Dengan kemampuan memproyeksikan enm belas juta warna berbeda, Philips Hue dapat diperintah melalui control suara, sangat dapat disesuaikan dengan beradaptasi dengan setiap suasana hati yang dibutuhkan, mulai dari pesta dansa hingga makan malam romantic, atau suasana malam yang tenang. Lampu ini juga bisa dipasangkan dengan music, film atau game yang sedang dimainkan.
Selain Philips Hue, galeri pencahayaan ini menawarkan berbagai koleksi lampu dekoratif-lebih dari 300  produk- yang dapat mengakomodasi berbagai arsitektur rumah dan desain interior yang dimiliki  konsumen. Koleksi bohlam dan dan lampu LED berkualitas dengan kriteria nyamandi mata  - tidak berkedip, tidak silau dan memiliki distribusi cahaya yang merata-juga tersedia.

“Kami senang penduduk di Bali dapat merasakan teknologi pencahayaan kami yang dirancang untuk mengubah kehidupan masyarakat, yang memungkinkan mereka menjadi lebih bahagia dan lebih produktif. Philips Home Lighting Store ini adalah cara kami untuk memastikan inovasi kami dapat bermanfaat bagi konsumen di pulau Dewata,” tambah Rami.

Philips Home Lighting Store menawarkan pengalaman one-stop-shopping yang unik, termasuk konsultasi gratis dengan ahli pencahayaan hanya dengan membawa rencana pencahayaan dan cetak biru. Galeri seluas 100m2 berlokasi di area bisnis terbesar di Denpasar, dan dapat dikunjungi pada hari Senin hingga Sabtu di Jalan Gatot Subroto Barat No. 466. Padangsambian Kaja, Denpasar, Bali dengan nomor telepon (0361) 9078680/9074586.
Signify N.V. menjadi nama perusahaan baru Philips Lighting N.V terhitung sejak 16 Mei 2018. Seturut hal itu, nama Philips Indonesia akan diubah paling lambat pada kuartal satu tahun 2019.

Untuk informasi lebih lanjut, langsung menghubungi:

Head of Integrated Communication dari Operasi/bisnis Signify di Indonesia.
Lea Indra
Tel. +62859 2194 0574
Email: lea.indra@signify.com

Friday, May 11, 2018

Langkah Membuat Paspor Online: Lebih Mandiri, Cepat dan Aman




Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar (Sumber: dokumen pribadi)




Traveling merupakan hobi yang menyenangkan. Bahkan, jika aktivitas traveling anda dibayar oleh orang atau pihak lain maka akan mendapatkan pundi-pundi yang menggiurkan. Ada pepatah yang mengatakan bahwa pekerjaan yang menyenangkan adalah melakukan hobi yang dibayar. Asyik bukan? Apalagi, jika bisa traveling ke luar negeri. Bukan hanya wawasan tentang dunia luar yang bisa diperoleh tetapi banyak budaya yang perlu dipelajari di muka bumi ini.
Untuk melakukan perjalanan ke luar negeri tentu membutuhkan dokumen resmi negara. Salah satu dokumen yang “wajib” dan merupakan jantung kehidupan saat anda melakukan perjalanan ke luar negeri adalah PASPOR. Tanpa paspor, maka anda akan dianggap sebagai penyusup, pencuri, masyarakat illegal dan lain-lain di sebuah negara. Tentu, akan mengalami masalah hukum sesuai peraturan negara yang bersangkutan. Nah, bagi anda yang ingin traveling ke luar negeri maka Paspor perlu diurus sedini mungkin. 
Sesuai dengan 4 (empat) pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yaitu;: 1) Pancasila, 2) UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, 3) Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan 4) Bhinneka Tunggal Ika maka pengurusan paspor merupakan kewajiban bagi setiap warga ketika bepergian ke luar negeri. Apalagi, sesuai pasal 27 ayat (1) yang berbunyi “Segala Warga Negara bersama kedudukannya  di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya”. Ayat tersebut menunjukan bahwa setiap warga negara sama kedudukananya dalam pengurusan paspor sebagai dokumen resmi negara.
Dengan membawa paspor berarti  ikut membawa nama baik bangsa Indonesia. Apalagi, saat melewati lintas batas negeri ini seperti perbatasan dengan negara tetangga Malaysia atau PNG (Papua New Guinea) atau Papua Nugini maka kepemilikan paspor adalah cerminan negeri ini. Apa jadinya jika warga kita tertangkap tangan sedang jalan-jalan atau bekerja di negeri tetangga melalui ”jalur tikus”, tetapi dokumen penting seperti paspor tidak memilikinya. Bukan hanya dideportasi paksa atau dikenakan hukuman dan denda yang tinggi tetapi bisa merusak nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu, tidak ada tawar menawar untuk memiliki paspor ketika melewati negera lain.
Jadi, mengurus paspor adalah penting bagi warga negara ketika hendak melakukan perjalanan ke luar negeri seperti seorang Travel Blogger atau sekedar liburan biasa. Apalagi, ketika teknologi mengalami perkembangan yang luar biasa di era digital maka paspor bisa diurus melalui  Paspor Online.  Meskipun, pembuatan paspor biasa masih diberlakukan tetapi proses pembuatan paspor online lebih mudah dilakukan bagi setiap pemohon Paspor Online. Lantas, apa yang harus  anda lakukan saat mengurus Paspor Online? Berikut, langkah-langkah yang bisa menjadi panduan anda jika ingin mengurus paspor online.
 
Pendaftaran Nomor Antrian Paspor Online
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah anda perlu melakukan membuka website Kantor Imigrasi Indonesia dan membuat akun di laman milik negara tersebut. Jika, anda berhasil membuat akun maka akan ditunjukan tampilan seperti berikut.


Membuat akun di website Kantor Imigrasi (Sumber: imigrasi.go.id/screenshoot)



Pembuatan akun di website Kantor Imigrasi berhasil  (Sumber: imigrasi.go.id/screenshoot)


Setelah anda berhasil membuat akun di website Kantor Imigrasi Indonesia, maka anda telah siap untuk mendapatkan nomor antrian permohonan paspor online. Anda bisa pilih di Kantor Imigrasi mana yang ingin mengurus paspor online? Tentukan dengan seksama tempat pengurusan paspor online. Ini memberikan anda kemudahan waktu pengurusan. Sebagai contoh, anda ber-KTP di salah satu Kabupaten/Kota di Jawa Timur tetapi jika anda bertempat tinggal di Kota Denpasar Bali maka anda “lebih baik” klik tombol “Buat Permohonan” di Kantor Imigrasi Denpasar untuk mendapatkan nomor antrian secara online.  



Anda tinggal memilih Kantor Imigrasi yang diinginkan (Sumber: imigrasi.go.id/screenshoot)



Untuk mendapatkan nomor antrian online, maka anda perlu menentukan tanggal kedatangan serta waktu yang diinginkan. Hal ini bertujuan untuk memberikan waktu luang pada anda saat mengurus paspor online.  Tentukan juga siapa saja yang akan membuat antrian paspor online. Sebagai contoh, jika anda sudah berkeluarga maka nomor antrian yang bisa dijadikan permohonan paspor online adalah anda sendiri, Suami/Isteri dan anak. Anda bisa melihat tampilan seperti gambar berikut ini.


Menentukan tanggal dan waktu permohonan paspor online (Sumber: imigrasi.go.id/screenshoot)



Registrasi antrian permohonan Paspor Online telah tercatat (Sumber: imigrasi.go.id/screenshoot)



Jika anda sudah melakukan permohonan nomor antrian paspor online maka anda akan mendapatkan balasan dari pihak Kantor Imigrasi yang berisi tentang Kode Antrian, Kantor Imigrasi yang diinginkan, Nama Pemohon, Tanggal Kedatangan dan Waktu kedatangan (Pagi/siang). Ini menunjukan bahwa anda secara resmi mendapatkan nomor antrian paspor online.


Daftar permohonan Paspor Online telah tercatat oleh Kantor Imigrasi Denpasar (Sumber: imigrasi.go.id/screenshoot)



Silahkan anda klik tombol “ Kode Antrian” yang berwarna biru. Anda akan mendapatkan QR-CODE. Saya sarankan bagi anda agar  QR-CODE tersebut di-print. Ini akan memudahkan anda saat anda menunjukan ke petugas Kantor Imigrasi nanti. Bisa sih tinggal menunjukan QR-CODE pada perangkat Smartphone anda. Yang saya takutkan adalah anda akan kerepotan saat kuota smartphone kehabisa. Tentu anda susah untuk membukan QR-CODE tersebut, bukan?



Kode antrian permohonan Paspor online  (Sumber: imigrasi.go.id/screenshoot)


Setelah nomor antrian paspor online sudah didapat maka saatnya anda mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan permohonan paspor online. Menurut website Kantor Imigrasi Indonesia maka  Persyaratan Permohonan Paspor Republik Indonesia adalah Mengisi aplikasi data dan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan yang terdiri atas :
1.      Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri;
2.      Kartu Keluarga (KK);
3.      Akta kelahiran, Akta Perkawinan atau Buku Nikah, Ijazah, atau Surat Baptis;
4.      Surat Pewarganegaraan Indonesia bagi Orang Asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan;
5.      Surat Penetapan Ganti Nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama;
6.      Surat Rekomendasi Permohonan Paspor yang diterbitkan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi atau Kabupaten/Kota bagi calon Tenaga Kerja Indonesia;
7.      Kartu Tanda Penduduk ayah atau ibu yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri dan Akta Perkawinan atau Buku Nikah orang tua bagi Anak Warga Negara Indonesia;
8.      Surat Rekomendasi dari Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan Surat
9.      Keterangan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji Khusus/Umrah
10. (PPIH/PPIU) bagi pemohon yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri
11. dalam rangka menunaikan ibadah haji khusus/umrah;
12. Surat Keterangan Laporan Kehilangan dari Kepolisian bagi pemohon
13. penggantian paspor Karena hilang Kehilangan Paspor;
14. Untuk Penggantian Paspor Habis Masa Berlaku pemohon hanya melampirkan Paspor Lama dan Kartu Tanda Penduduk (jika tidak ada perubahan data kependudukan).

Hari Pertama: Pemeriksaan Berkas, Pemotretan dan Wawancara
Sesuai dengan hari yang diinginkan untuk melakukan permohonan paspor online maka anda perlu mempersiapkan semua berkas yang diperlukan. Anda perlu membawa dokumen asli dan fotokopi-an agar tidak  ribet saat di Kantor Imigrasi. Bukan itu saja, antrian untuk melakukan foto kopi di Kantor Imigrasi lumayan banyak. Serta, harga fotokopian dan berkas-berkas lainnya yang diperlukan lumayan mahal. Anda pasti paham masalah ini, bukan? 
Permohonan paspor online memberikan kemudahan. Anda tidak perlu antri secara konvensional untuk mendapatkan secarik kertas nomor antrian. Jika anda ingin mendapatkan kemudahan maka anda perlu mengisi formulir pendaftaran permohonan paspor online sebanyak 2 halaman yang telah disediakan. Ada tempat atau meja tulis untuk mengisi formulir tersebut kok. Kayak meja tulis di kantor pos. Saya sarankan anda datang lebih awal atau pagi, jadi anda ingin “nyantai” atau leluasa saat mengisi formulir permohonan paspor online.  Hal yang perlu diperhatikan adalah anda perlu membeli 2 lembar materai 6000,- yaitu: satu untuk Formulir Permohonan Paspor Online dan Surat Pernyataan saat melakukan pemotretan dan wawancara dengan petugas Kantor Imigrasi.


Antrian pemohon paspor sudah memenuhi ruang tunggu (Sumber: dokumen pribadi)


Saat formulir permohonan paspor online dan semua berkas telah lengkap dalam satu map maka anda bisa langsung menyerahkannya ke bagian pemeriksaan berkas. Bagi anda yang melakukan permohonan di Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar maka anda tinggal masuk dan berbelok sedikit ke kanan. Di meja kasir panjang bagian sebelah kiri anda bisa menyerahkan berkas-berkasnya untuk diteliti kelengkapannya.



Penyerahan dokumen untuk dilakukan pemeriksaan berkas oleh petugas Kantor Imigrasi (Sumber: dokumen pribadi)



Jika berkas-berkas yang dibutuhkan pihak kantor Imigrasi dinyatakan lengkap maka anda akan mendapatkan kertas “Sistem Antrian seperti gambar di bawah. Biasanya yang melakukan permohonan paspor online mendapatkan kode B beserta nomor antriannya.  Di sini anda bisa santai duduk-duduk sambil menunggu panggilan nomor antrian anda. Tidak usah khawatir, nomor antrian akan ter-update di layar monitor yang bisa dipantau oleh pemohon paspor online.


Nomor antrian pemotretan dan wawancara paspor online yang dirilis oleh petugas (Sumber: dokumen pribadi)



Menunggu giliran tinggal melihat nomor antrian yang ada di layar monitor (Sumber: dokumen pribadi)


Selanjutnya, saat nomor anda mendapatkan giliran dipanggil maka anda langsung menuju area pemotretan dan wawancara. Sebelumnya anda akan mendapatkan satu map berlogo Kantor Imigrasi yang berisi tentang berkas-berkas permohonan paspor online anda. Anda pegang dan menunggu di kursi antrian. Uniknya, anda tidak sembarangan duduk di kursi tunggu. Anda wajib duduk sesuai dengan nomor antrian atau arahan dari petugas Kantor Imigrasi. Mungkin, Ini memudahkan bagi pihak Kantor Imigrasi  agar pemohon paspor online bisa dipantau dengan baik.


Satu map berlogo resmi Kantor Imigrasi yang berisi berkas-berkas yang lolos verifikasi (Sumber: dokumen pribadi)


Saat anda mendapatkan giliran dipanggil maka berkas map anda diserahkan ke petugas Kantor Imigrasi  kembali untuk dilakukan pemeriksaan serta pemotretan wajah dan wawancara. Wawancaranya pun ringan-ringan saja. Seperti, apa alasan ke luar negeri, mau ke mana tujuannya, apakah punya saudara diluar negeri dan lain-lain. Anda tidak perlu tegang untuk menjawabnya. Petugasnya ramah dan baik hati kok. Jawab sebaik mungkin dengan kejujuran anda.
Di sesi ini, anda akan mendapatkan kertas satu halaman “Surat Pernyataan” yang isinya tentang larangan untuk melakukan aktivitas “Bekerja” atau “Magang” di luar negeri. Jika melanggarnya maka akan dikenakan hukuman penjara atau denda. Besaran dendanya sebesar Rp 500 juta. Nah, Surat Pernyataan inilah yang membutuhkan materai 6.000,- seperti yang saya jelaskan di bagian awal.  Petugas Kantor Imigrasi juga memastikan kembali tentang apakah ada kesalahan Nama dan tanggal lahir anda.


Sesi pemotretan wajah dan wawancara berlansgung santai dan mencair (Sumber: dokumen pribadi)



Setelah melakukan pemotretan wajah, wawancara dan mengisi Surat pernyataan maka anda akan mendapatkan satu halaman untuk melakukan pembayaran proses pengurusan paspor online.  Kantor Imigrasi memberikan kesempatan 3-4 hari untuk datang kembali ke Kantor Imigrasi setelah proses pembayaran telah dilakukan. Maksudnya jelas, mengambil Buku Paspor Online.
Nah, masalah pembayaran paspor online sebesar Rp 355.000,-, anda bisa membayar di bank. Tetapi, pihak Kantor Imigrasi telah bekerja sama dengan pihak Kantor Pos. Jadi, anda bisa melakukan pembayaran langsung di mobil keliling milik Kantor Pos yang terparkir di depan Kantor Imigrasi. Anda perlu menyimpan baik-baik bukti pembayaran tersebut sebagai bukti pengambilan buku Paspor Online. Menarik, Kantor Pos menawarkan jasa pengiriman buku paspor kepada pemohon Paspor baik konvensional maupun online.


Berkas bukti pembayaran Paspor Online dari Kantor Pos dan Kantor Imigrasi  (Sumber: dokumen pribadi)



Mobil keliling dari Kantor Pos yang terparkir di bagian depan Kantor Imigrasi Denpasar memudahkan pembayaran para pemohon paspor (Sumber: dokumen pribadi)


Setelah melakukan proses pembayaran pengurusan paspor online maka tugas anda lebih ringan.  Anda telah melakukan rangkaian permohonan paspor online yang menjadikan anda lebih mandiri tanpa melalui calo. Bukan itu saja, pengurusan paspor online juga lebih cepat dan aman. Dari proses pengisian Formulir Permohonan hingga pembayaran melalui Kantor Pos membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam.

==== MENUNGGU 3-4 HARI KERJA ====


Hari Kedua: Pengambilan Paspor
Pada hari yang ditentukan maka anda akan melauangkan waktu kembali untuk pengambilan paspor online anda. Jangan lupa untuk membawa bukti pembayaran paspor online. Jika anda datang lebih awal maka anda akan lebih cepat melakukan pengambilan paspor online. Bukti pembayaran paspor online bisa anda serahkan di bagian pengambilan paspor online yang ada di paling kanan meja pelayanan. Anda tinggal serahkan ke bagian tersebut dan mengantri untuk menunggu panggilan.


Menunggu mendapatkan giliran pemanggilan oleh petugas Kantor Imigrasi (Sumber: dokumen pribadi)


Biasanya pemanggilan proses pengambilan Paspor Online dilakukan secara digital melalui layar monitor. Tetapi, saat saya melakukan pengambilan pasor online, koneksi digital sedang mengalami kendala (mati) maka proses pemanggilan dilakukan secra konvensional atau suara petugas Kantor Imigrasi. Jadi, jika suara petugasnya terdengar agak pelan maka kurang direspon oleh pemohon paspor online yang mendapatkan giliran untuk mengambil Paspor Online.  Oleh sebab itu, petugas Kantor Imigrasi akan mengulanginya hingga 3 (tiga) kali. Jika, tidak direspon oleh pemohon maka akan berganti ke giliran pemohon Paspor Online selanjutnya.


Layar monitor yang menunjukan nomor antrian sedang mengalami masalah koneksi digital (Sumber: dokumen pribadi)


Anda perlu mempersiapkan KTP asli saat anda mendapatkan giliran dipanggil petugas Kantor Imigrasi. Petugas tersebut akan meyakinkan kembali apakan identitas anda sesuai dengan yang diharapkan (tidak ada kesalahan). Juga, anda diberi panduan untuk mengisi dengan tulisan tangan menggunakan pulpen warna hitam tentang: alamat sesuai identitas di KTP dan Nama & alamat pihak terdekat yang bisa dihubungi.
Isian tersebut dilakukan di halaman akhir paspor online anda. Anda juga disuruh petugas Kantor Imigrasi untuk mem-fotokopi paspor online halaman ke-2 yang berisi tentang identitas anda dan halaman terakhir (sebelum diisi pakai pulpen warna hitam) paspor online anda masing-masing sebanyak 1 lembar. Fotokopian tersebut diserahkan kembali ke petugas Kantor Imigrasi untuk mendapatkan Buku Paspor Online dan KTP anda.  


Mengambil buku Paspor Online perlu menyiapkan KTP dan foto kopi buku Paspor Online yang diserahkan kembali ke petugas Kantor Imigrasi  (Sumber: dokumen pribadi)




Terakhir, ketika anda sudah mendapatkan paspor online di genggaman anda maka anda secara resmi bisa melintasi negara-negara di dunia sesuai dengan keinginan anda. Sekarang, saatnya jalan-jalan dan luaskan wawasan anda tentang dunia. Karena, beragam budaya di dunia telah menunggu  kedatangan anda.

Happy Travelingggggggg …………


Buku Paspor Onlne telah di tangan. Saatnya melakukan eksplorasi dunia tanpa batas  (Sumber: dokumen pribadi)





Lima (5) Pose Foto Keren di Pantai yang Bikin Baper

Saatnya membuat pose foto keren kalian di pantai (Sumber: dokumen pribadi) Traveling atau jalan-jalan selalu memberi k...